
Wiraditya pada akhirnya melepaskan tangannya dari Queen W, mengalihkan bola matanya kearah yang berbeda, mencari minuman dingin mungkin pilihan yang bijak dan beberapa cemilan lainnya.
"Aku akan mencari cemilan dan minuman." Wiraditya bicara cepat.
Queen W terlihat diam, menatap laki-laki tersebut untuk beberapa waktu. Tidak pernah ada yang tahu apa yang dipikirkan gadis tersebut sebenarnya, sifat banyak diam nya benar-benar menyulitkan siapapun untuk tahu apa yang sebenarnya dia ingin kan.
"Apa kamu ingin memilih minuman sendiri? atau aku yang pilihkan?, aku tidak begitu paham minuman atau cemilan disini, hanya tahu dari drama Korea yang sering di tonton oleh Aisyah." Ucap Wiraditya lagi, dia menyebutkan nama adiknya, karena gadis tersebut pecinta drakor,paling tahu soal beberapa minuman trend dan cemilan trend mereka.
Dulu Aisyah sering bercerita, meskipun hanya mengangguk-angguk kan kepala tapi Wiraditya pendengar yang baik, dia menyaring ucapan orang lain dengan baik. Jadi ingat beberapa nama yang disebutkan oleh adiknya.
"Pilihkan saja." Queen W menjawab seadanya, dia mengalihkan pandangannya dan mengabaikan Wiraditya.
__ADS_1
Laki-laki tersebut hanya mengangguk, menatap punggung Queen W yang beranjak menjauhi nya.
Itu yang dia suka dari gadis tersebut, meskipun pernikahan ini tidak sungguh-sungguh atau pura-pura, gadis tersebut selalu berusaha menghargai nya, membebaskan dia memilih atau menentukan segala sesuatu soal mereka tanpa harus melewati batasan nya.
Seulas senyuman mengembang dibalik wajah Wiraditya, dia menatap punggung Queen W yang bergerak menjauh dan mencari sesuatu.
Suasana di sana terlihat tidak terlalu ramai juga tidak terlihat sepi, membiarkan diri masing-masing memilih untuk mencari apa yang ingin mereka cari. Wiraditya bergerak mencari beberapa makanan di rak yang berjajar rapi, persis seperti Indomaret dan Alfamart di Indonesia, tidak membuat sulit dia memilih dan mencari, berdasarkan gambar meskipun tulisan nya dengan bahasa yang tidak dia pahami, setidaknya dia tahu jika cemilan tersebut terbuat dari apa, potato kentang tetap pada gambar yang sama, yang membedakan hanya tulisan rumit yang tidak dia pahami saja.
Bola matanya mencari gadis tersebut untuk beberapa waktu.
Disisi lain Queen W terlihat sibuk mencari beberapa barang, menatap berbagai macam makanan didalam rak, percayalah dia gelisah jika harus kembali ke kamar, karena bagi nya malam ini mungkin tidak akan membuat tidur mereka nyaman.
__ADS_1
Tidur di kasur yang sama cukup memberatkan dirinya, dia pikir apakah kakak nya sengaja melakukan nya?. Satu kekhawatiran menghantam dirinya, jika Nyx tahu juga tidak mungkin karena dia tahu betul bagaimana kakaknya terserah karena saya mengetahui sesuatu laki-laki itu pasti akan marah besar dan mungkin akan melakukan hal di luar pemikiran.
Dia menghela pelan nafasnya, memilih bergerak ke arah meja kasir secara perlahan sembari bola matanya mencari sosok wiraditya secara perlahan. Nyatanya saat pandangannya mencari ke arah lain dia tidak menemukanmu hingga pada akhirnya pandangannya tertuju pada laki-laki tersebut yang berdiri tepat di samping meja kasir sembari mengembangkan senyuman yang menunggu dirinya di ujung sana.
Gadis tersebut bergerak melangkah hendak mendekati Wiraditya tapi-,
Sejenak Queen W menghentikan gerakan langkah kakinya, saat dia menyadari satu sosok berdiri tidak jauh dari Wiraditya, seorang laki-laki tampak berdiri mematung menatap gadis tersebut untuk beberapa waktu, dalam pandangan hangat yang begitu penuh kerinduan.
"W?." Lengkungan bibir laki-laki tersebut tampak jelas menyebutkan nama nya.
Hal tersebut seketika membuat Queen W mematung untuk beberapa waktu, 2 laki-laki berdiri dari arah tidak berjauhan, menatap dirinya dalam pandangan yang sama penuh dengan kerinduan.
__ADS_1