
Gadis tersebut jelas saja bertanya dengan keterkejutan nya, menatap Wiraditya dengan tatapan rumit, jantung nya tiba-tiba berdetak begitu kencang dan perasaan nya menjadi tidak baik-baik saja. Dia ingat dengan sesuatu dan seseorang.
"Aku akan pergi mengerjakan beberapa proyek di Singapura dalam beberapa bulan, apakah itu boleh?," kala itu Leon pernah menanyakan hal tersebut pada dirinya.
"Bukan masalah," dan jawaban Queen W di luar prediksi.
Andaikan melepaskan dan membebaskan akan berakibat fatal, dia tidak mungkin melakukan nya.
"Ginanda tiba-tiba mengambil libur di perusahaan, dia bilang ada hal yang penting yang harus dia kerjakan bersama keluarga nya," kala itu salah satu sepupunya berkata seperti itu, menatap Queen W dengan tatapan rumit.
"Sangat kebetulan sekali, dia juga pergi ke Singapura W."
"Dan dia sama sekali tidak menaruh rasa curiga, dan semua kejahatan, perselingkuhan dan lain nya terjadi karena ada kesempatan," Nyx Zaighum bicara padanya sambil menatap dalam bola mata adik kesayangannya tersebut.
"Beruntung nya aku tidak selingkuh setelah menikah, tapi jika diberikan kesempatan, terkadang Ketika kucing diberikan ikan asin mereka akan menerkam nya juga W, dan saat penggoda begitu handal bermain, pasangan bisa berkata apa?,"
Queen W terlihat bergetar mengingat urutan kejadian yang terjadi di masa lalu, menatap Wiraditya dengan tatapan berkaca-kaca.
"Tidak boleh," dia langsung menggeleng kan kepalanya dengan cepat.
Mendengar apa yang diucapkan Queen W membuat Wiraditya langsung mengerutkan keningnya.
"Aku tidak usah melanjutkan pendidikan?," dia bertanya pelan takut menyinggung perasaan istrinya.
Queen W dengan perasaan bergetar dan bergejolak kembali berkata.
"Bukan begitu, maksud ku bukankah bisa melanjutkan pendidikan di sini? kenapa harus di luar negeri?," ini kali pertama dia bicara dengan suara sedikit meninggi, gadis tersebut lupa ada Eros kecil dibelakang punggung nya.
Queen W langsung menepis telapak tangan Wiraditya, dia bangun dari posisi nya dan berusaha untuk bergerak dari sana.
__ADS_1
Melihat sifat Queen W yang aneh dan menepis tangan nya juga suara Queen W yang meninggi membuat Wiraditya panik, ini kali pertama dia melihat Queen W terlihat marah dalam keadaan membingungkan. Dia pikir ini hanya soal pendidikan lanjutan, lalu apakah respon nya harus se kesal itu.
"W?," dia ikut bangun, mencoba mengejar langkah istri yang bergerak mencari sesuatu.
"Aku akan bicara dengan mereka," Queen W seperti orang yang lepas kendali, mencari sandal rumah dan berusaha bergerak menuju kearah pintu kamar.
Wiraditya semakin mengerutkan keningnya, meraih tangan istrinya yang akan menggapai gagang handle pintu.
"Tidak W, ini bukan jam yang baik," dia langsung menggenggam erat lengan istrinya, menggelengkan kepalanya dengan reflek.
"Ini hampir pukul 2 W, kamu tidak mungkin bicara dengan mereka sekarang," Wiraditya mencoba untuk mengingatkan soal pukul berapa sekarang.
"Maksud ku, kita bisa mendiskusikan nya berdua lebih dulu, setelah itu kita bisa bicara dengan grandma dan grandpa, juga dengan daddy Ahem dan mommy Hayat, ini ide mommy dan daddy," sangat sulit sekali menjelaskan semuanya ketika dia melihat respon Queen W yang cukup aneh.
"Kamu menyetujui nya? ingin pergi jauh? maksud ku bukankah ada banyak kampus disini, kenapa harus di luar negeri? aku bisa mencari rekomendasi kampus terbaik disini," nada bicara Queen W terlihat tidak beraturan, dia tidak bisa mengatur degub jantung nya, bola mata nya terlihat berkaca-kaca, dia khawatir dan panik, tidak sadar jika nada suaranya meninggi sejak tadi.
"W kamu bisa membangun kan Eros," Wiraditya berusaha kembali mengingatkan.
Wiraditya jelas saja terkejut.
"W ada apa dengan mu? W, apakah aku salah bicara?," dia panik, menyentuh kedua wajah istrinya dengan perasaan bingung.
"Apa agar Amanda bisa menyusul mu?," dia refleks bertanya, akhirnya kalimat itu keluar juga m.
"Apa?," mendengar kata Amanda membuat Wiraditya terkejut, dia diam mematung, mencoba mencerna kata-kata istrinya.
Dibeberapa detik berikutnya seolah-olah sadar atas respon Queen W, Wiraditya langsung mengulum senyumannya, dia mencoba menahan rasa, kemudian bertanya.
"Apa ini cemburu?," tanya nya dengan nada refleks, seharusnya tidak langsung bertanya seperti itu, tapi dia tidak bisa menahan nya.
__ADS_1
Mendengar pertanyaan Wiraditya, Queen W merasa cukup kesal, tiba-tiba air matanya yang tumpah benar-benar membuat dia malu dengan keadaan, dalam balutan rasa kesal dan malu dua langsung memukul dada Wiraditya dengan kesal berkali-kali
"Tentu saja tidak," dia mengelak tapi ekspresi nya benar-benar terlihat marah.
Wiraditya meringis tapi jantung nya terasa terlalu kembung kempis, membiarkan Queen W memukul nya berkali-kali kemudian dengan cepat dia meraih kedua belah tangan Queen W dengan cepat, dan di detik berikutnya laki-laki tersebut langsung memeluk Queen W dengan cepat.
"Ohhh aku baru tahu bagaimana rasanya dimarah istri dan dicemburui," ucap Wiraditya tanpa malu-malu.
Queen W merasa wajahnya memerah saat seperti udang bakar.
"Aku tidak cemburu," dia kesal, sedikit meninggikan suaranya dengan perasaan malu yang luar biasa, mencoba memberontak dan melepaskan pelukan suaminya.
Tapi Wiraditya enggan melepaskan nya, dia semakin mempererat pelukannya.
"I love you W, sungguh. Dan jangan pernah berpikir aku akan melihat ke masa lalu atau berpaling pada yang baru, Wallahu alam, aku tidak pernah memikirkan nya hingga detik ini," laki-laki tersebut bicara, memejamkan bola matanya dan memeluk istrinya tanpa jeda.
Queen W sejenak diam, mendengar ucapan Wiraditya cukup membuat emosi nya barusan meredam.
"Bukankah aku sudah bilang sebelumnya, aku tidak pernah menganggap pernikahan kita seperti sebuah perjanjian W, aku berjanji pada Allah, bukan berjanji pada mu atau pada daddy Ahem."
Dan sejenak keheningan terjadi, dimana Wiraditya semakin menenggelamkan pelukannya. Queen W yang awalnya tidak balik memeluk Wiraditya, secara perlahan menaikkan kedua belah telapak tangannya, dia membiarkan kedua belah tangannya menyentuh punggung Wiraditya lantas memeluk balik laki-laki tersebut.
"Mari bicara dengan semua orang besok, mendiskusikan nya dan mencari titik tengah nya,"
******
Catatan \= jelang ending, kemungkinan Mak author bikin S2 mereka dengan konflik ringan sampai mereka benar-benar happy ending.
Yang tanya kisah Nyx Zaighum dan Egalita juga Jessica dan Yavuz silahkan chat atau ke I.G Mak. tidak terbit di Ntun karena mengingat beberapa kisah selalu di tolak kont.rak nya.
__ADS_1
Mereka sudah on'going di rumah lain Mak sejak minggu-minggu kemarin ❤️🙏.