Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Segitiga bermuda dan tutup semangka


__ADS_3

Begitu masuk ke dalam kamar mereka sejenak gadis tersebut menatap ke arah kasur tanpa sengaja di mana terdapat sebuah paper bag di sana. dan ketika bola mata gadis tersebut menatap ke arah itu tiba-tiba saja Wiraditya berkata.


"Sayang, jika tidak nyaman dengan pakaian yang kamu gunakan saat ini, gantilah," ucap laki-laki itu dengan cepat sembari menoleh ke arah sang istrinya.


Mendengar apa yang diucapkan Wiraditya membuat gadis itu langsung menoleh ke arah laki-laki tersebut dengan cepat.


"Ya?," Queen W bertanya dengan perasaan bingung.


Wiraditya melirik ke arah kasur di mana sebuah paper bag terdapat di atas sana.


"aku mau belinya dengan cara cukup buru-buru dan maafkan aku jika ukurannya mungkin tidak begitu tekan karena aku tidak mungkin bertanya pada orang-orang-," laki-laki itu kembali bicara namun menjeda kata-katanya, sengaja tidak melanjutkan ucapannya dan langsung fokus kembali pada Eros J.

__ADS_1


Queen W yang masih bingung seketika diam untuk beberapa waktu menatap di raditnya yang kini tidak lagi menatap karena dirinya, gadis tersebut pada akhirnya langsung menoleh ke arah paper bag yang ada di atas kasur kemudian secara perlahan dia bergerak mendekati arah kasur dan meraih paper bag mendominasi berwarna coklat yang kini ada di hadapannya tersebut. Queen W mencoba untuk memimpin isi paper bag itu dan mengeluarkannya secara perlahan, ingin tahu apa sebenarnya yang dibeli dan dibawa oleh suaminya.


Sejenak gadis itu membulatkan bola matanya begitu dia menyadari apa yang kini ada di tangannya tersebut, bola mata Queen W seketika membulat ketika dia membongkar satu persatu isinya dan apa yang didapatnya pada tumpukan terakhir, membuat dia berteriak kecil dan langsung menutup bola matanya dengan kedua belah telapak tangannya di mana dia langsung membuang barang yang ada di hadapannya tersebut tanpa sengaja ke arah depan, melemparkannya ke atas kasur karena panik dan malu.


"Akhhhhh," Sumpah demi Allah dia benar-benar malu saat menyadari apa yang dibeli oleh suaminya itu.


Satu set pakaian biasa, lingerie ditambah segitiga bermuda berwarna merah dan......


"Apakah kebesaran sayang?," lagi-lagi itu pada akhirnya bertanya sembari melirik ke arah istrinya.


"Aku tidak tahu ukurannya," bisa-bisanya dia bertanya seperti tanpa dosa tapi tidak lupa mengeluarkan ekspresi malunya.

__ADS_1


Sebenarnya dia tidak berniat untuk membeli barang seperti itu, bukan disengaja tapi karena melihat istrinya tidak berganti pakaian sejak semalam, dia memiliki alternatif dan juga inisiatif untuk membelinya dengan cepat.


"Mereka bilang itu cocok untuk pengantin baru," tambahnya lagi sembari menggaruk-garuk belakang lehernya dengan perasaan sedikit malu-malu.


"Aku bilang bisakah minta warna hitam tapi mereka bilang merah lebih menyala, aku tidak mengerti maksud nya." bisa-bisanya laki-laki tersebut bicara seperti itu.


Jelas saja membuat wajah Queen W semakin memerah karena malu, warna untung tidak semerah warna segitiga bermuda dan sepasang tutup semangka yang dibeli dadakan dengan ukuran yang belum Queen W lihat nomor nya.


"Kenapa membeli nya sendiri, aku bisa pergi untuk membeli nya, itu memalukan," pada akhirnya gadis tersebut membuka suaranya, dia pikir bagaimana bisa laki-laki tersebut membelinya tanpa membawanya dan tidak bisa dia bayangkan apa yang dilakukan Wiraditya di toko tersebut.


Ohhhhh dia takut membayangkan nya.

__ADS_1


Queen W buru-buru membalikkan tubuhnya, menatap kearah barang-barang memalukan yang dibelikan oleh suaminya tersebut.


__ADS_2