Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Aku masih mencintaimu


__ADS_3

Restoran xxxxxxxx,


Seoul, Korea.


Sejenak Queen W menggenggam erat telapak tangannya untuk beberapa waktu, memilih untuk tidak mengeluarkan suaranya sama sekali, membiarkan bola matanya menatap kearah laki-laki dihadapan nya tersebut untuk beberapa waktu kemudian dia secara perlahan membuang pandangannya, menatap hidangan makanan yang ada dihadapan dengan perasaan yang bercampur aduk menjadi satu.


"Sudah berapa tahun berlalu." laki-laki dihadapan Queen W memulai percakapan nya secara perlahan, menatap gadis yang pernah hadir didalam kehidupan nya untuk beberapa waktu.


"Kamu tidak pergi bersama Farah?, aku tidak melihatnya disini?." Dan Queen W memotong ucapan laki-laki tersebut, membiarkan bola matanya menatap ke beberapa tempat.


Gadis tersebut gelisah, sesungguhnya tidak ingin menatap laki-laki dihadapan nya untuk waktu yang lama.


"Dia sudah meninggal, Queen." Dan laki-laki tersebut menjawab cepat pertanyaan gadis yang ada dihadapan nya tersebut.


"Di hari yang sama pada hari pernikahan mu, Queen." Ulang laki-laki tersebut lagi.

__ADS_1


Mendengar ucapan laki-laki dihadapan tersebut seketika Queen W meluruskan pandangan nya pada laki-laki itu, entah kenapa bola matanya terlihat berkaca-kaca dengan tangan yang bergetar hebat di buat nya.


"Aku mencoba menghubungi kamu pada hari pernikahan kamu, tapi kamu tidak menjawab sama sekali panggilan ku, W." pandangan bola mata laki-laki tersebut seolah-olah menyiratkan penuh harapan, memberitahukan tentang masa lalu yang menghalangi mereka telah menghilang.


"Aku cukup senang kamu dan Leon mengurungkan pernikahan, aku pikir aku masih memiliki kesempatan untuk hadir kembali didalam hidup kamu sesuai perjanjian kita." terdengar cukup egois atas apa yang diucapkan oleh laki-laki di hadapan Queen W, dia bicara sambil terus membiarkan bola matanya menatap dalam gadis di depannya itu dan tanpa ingin melepaskannya.


Ada jutaan kerinduan yang menggebu di balik bola matanya, seakan-akan berkata betapa dia ingin bertemu dengan gadis tersebut dalam beberapa waktu belakangan.


"ini sudah terlambat Adn, sudah teelwmbay ." dan Queen W berkata pada laki-laki dihadapan nya dengan cepat, dia menggelengkan kepalanya secara perlahan.


"Aku tahu kamu tidak mencintainya bukan?." Lanjut laki-laki itu lagi sambil menoleh kearah Queen W lagi.


Mendengar ucapan Adn membuat Queen W terdiam, dia menelisik wajah laki-laki tersebut untuk beberapa waktu.


"Aku pernah memberikan mu kesempatan dimasa lalu, pertama, kedua dan ketiga, lalu aku sampai pada titik lelah dalam segala keadaan yang ada Adn, dan kini maafkan aku." Secara perlahan Queen W menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ini semua sudah terlambat."


"Aku dan Farah tidak pernah menikah." Dan Adn bicara kembali kearah Queen W dengan pernyataan yang luar biasa.


Mendengar apa yang diucapkan oleh Adn seketika membuat bola mata Queen W membulat dengan sempurna.


"Apakah terlihat mudah untuk ku melakukan segalanya?, berdiri di antara kalian dalam perasaan yang menyiksa?, meskipun aku bersama nya, aku tidak bisa hidup bersamanya tanpa mu, Queen."Lanjut laki-laki tersebut lagi kemudian.


"Aku masih mencintai kamu seperti itu Queen, masih, seperti dulu dan tidak sedikitpun berubah."


******


Wiraditya mencoba menghabiskan minuman kaleng milik nya, berusaha untuk tidak berburuk sangka atas laki-laki yang ada bersama istrinya. Meskipun tidak dipungkiri satu ingatan menghantam dirinya saat seseorang pernah berkata padanya.


"Dia memiliki cinta pertama yang pernah menyakiti dirinya, seorang teman merampasnya dengan paksa karena sakit yang diderita nya, semua impian pupus di usia muda, berganti harapan pada Leon yang meminang nya. Dua kali disakiti tidak mudah untuknya, ketiga mungkin bisa membunuhnya, Wiraditya."

__ADS_1


__ADS_2