
Masih di hotel xxxxxxx,
Seoul, Korea.
Wiraditya bangun jauh lebih pagi dari Queen W, memilih membersihkan dirinya lebih dulu karena mereka akan mengejar waktu untuk sarapan pagi, setelah itu mereka akan mengejar jadwal kembali ke Indonesia sebab pekerja di sana sudah cukup menunggu saat ini.
Begitu selesai membersihkan tubuhnya laki-laki tersebut bergegas penarik handuknya dengan cepat dan ketika dia sadar jika dia lupa membawa baju ganti hingga pada akhirnya Wira dia buru-buru langsung keluar dari kamar mandi dan bergerak menuju ke arah lemari pakaian namun siapa sangka istrinya rupanya sudah bangun, Queen W terlihat duduk di tepian kasur sembari mencoba untuk menguap.
Saat Wiraditya keluar dari arah kabar mandi dan menatap ke arah Queen W, bisa dia lihat rupa nya gadis itu baru saja membuka mulutnya dan menguap, dan bayangkan saat bola matanya bertemu dengan Queen W, bisa Wiraditya lihat istri nya langsung menutup mulutnya dengan cepat dan membuang pandangannya, hal tersebut Wiraditya mengulum senyumannya.
"Dia memang cantik saat bangun tidur." Batin Wiraditya.
__ADS_1
Dan tanpa dia sadari Queen W merasa cukup malu saat menguap tadi belum lagi gadis tersebut terlihat malu atas kejadian semalam yang masih terus terngiang-ngiang di atas kepalanya. Gadis itu langsung berbalik dan pura-pura bergerak menuju ke arah lemari pakaian dan berusaha untuk mencari di mana pakaiannya.
"Kak Nyx sudah menunggu kita di bawah, pergilah mandi, aku akan bersiap dan menunggu kamu disini." Wiraditya buru-buru mendekati gadis tersebut, dia bicara kemudian membuka lemari satunya di mana dia mencari pakaian miliknya.
Queen W melirik kearah Wiraditya, menatap tubuh polos tanpa pakaian, hanya mengenakan handuk mandi mendominasi berwarna putih saja di bagian pinggang hingga menutup sampai ke arah lututnya.
Wajah gadis tersebut seketika memerah saat melihat penampilan suaminya, dia tidak pernah melihat Wiraditya seperti itu sebelumnya, sebenarnya mungkin dia tidak akan malu melihat Wiraditya saat ini, tapi ketika dia ingin apa yang dilakukan laki-laki itu semalam dan ucapannya membuat Queen W seketika malu setengah mati.
"W." Dan seketika suara Wiraditya yang memanggil nya membuat 1/Queen W menghentikan langkah kakinya, dia berbalik dan bertanya.
"Masih ada waktu untuk membeli oleh-oleh di samping, mau pergi ke sana?." Dan laki-laki tersebut bertanya, menatap wajah Queen W yang menatap gelisah kearah dirinya.
__ADS_1
Wiraditya ingat ada toko pernak-pernik dan oleh-oleh yang letaknya hanya beberapa meter dari tempat mereka menginap, dia ingin membawa istrinya membeli oleh-oleh disana dan bicara soal sesuatu di sana.
Queen W terlihat berpikir dengan keras, menatap Wiraditya untuk beberapa waktu hingga akhhhh dia menganggukkan kepalanya secara perlahan.
"He em."
Dan melihat anggukan dari istrinya, seketika membuat Wiraditya langsung mengembangkan senyumanmu. Ada perasaan senang saat dia tahu istrinya tidak menolak ajakannya, dia pikir belakangan istrinya jauh lebih mudah untuk diajak bicara dari biasanya dan tidak rumit untuk diajak kemana-mana.
"Itu bagus." Wiraditya bicara perlahan sambil terus melebarkan senyumannya.
Queen W menyentuh lembut tengkuknya untuk beberapa waktu, dia membalikkan tubuhnya secara perlahan dan mencoba melesat ke arah kamar mandi dengan cepat.
__ADS_1