Suami Kontrak Nona Crazy Rich

Suami Kontrak Nona Crazy Rich
Sentuhan yang begitu manis


__ADS_3

Masih di mansion utama tuan Eden dan nyonya Ramira,


Kamar tidur utama.


Setelah obrolan cukup panjang yang terjadi tadi pada akhirnya Wiraditya melangkah naik menuju ke kamar di mana dia dan Queen W tinggal menginap. Dengan langkah yang rumit dia bergerak menuju ke arah kamar sembari memikirkan berbagai macam pembicara tadi.


Melanjutkan pendidikan? SI jelas bukan waktu sebentar, itu benar-benar ide yang baik sebenarnya untuk pasangan suami istri tanpa kejelasan seperti mereka, tapi jika hubungan ini membaik dan memiliki kemajuan untuk kedepannya juga terasa begitu berat.


Namun mengingat bagaimana keadaan hubungan pernikahan mereka membuat Wiraditya merasa dia tidak tahu harus memutuskan apa.


Kini dia berdiri didepan kamar, memilih membuka pintu secara perlahan, sejenak bola mata Wiraditya menatap kearah sosok istri nya untuk beberapa waktu, bisa dia lihat gadis tersebut sudah terlelap disamping Eros J entah sejak kapan. Mungkin sudah lama karena Wiraditya akui dia melakukan obrolan panjang bersama semua orang dilantai bawah untuk waktu yang cukup lama.


Laki-laki tersebut memilih melangkah mendekati kasur dimana istrinya dan Eros J berada, dia mengembangkan senyumannya menatap kearah Queen W yang benar-benar tenggelam kedalam alam mimpi nya.


Wiraditya berdiri menatap wajah istrinya dengan lembut, memilih duduk tepat di samping Queen W kemudian laki-laki tersebut memberanikan diri untuk menyentuh lembut wajah istrinya itu dengan gerakan cukup hati-hati.

__ADS_1


"Ini cukup berat untuk aku putuskan sendiri, W," dia bicara pelan, membiarkan jemari-jemari nya mengelus lembut wajah Queen W dengan kehangatan nya.


"Mendiskusikan nya dengan mu juga, membuat ku cukup bingung sebenarnya," lanjut laki-laki tersebut lagi kemudian.


Wiraditya pada akhirnya melepaskan elusan nya pada pipi Queen W, memilih untuk naik ke atas kasur dan berbaring disamping gadis tersebut. Dalam sebuah balutan keberanian, Wiraditya mencoba memeluk Queen W secara perlahan, menenggelamkan dirinya juga kedalam tidur panjangnya.


"W, good night and I love you," bisik laki-laki tersebut kemudian.


******


Gadis tersebut seketika membulatkan bola matanya begitu dia menyadari tentang sesuatu, sebuah tangan melingkar di pinggang nya saat ini, membuat Queen W langsung membulatkan bola matanya karena terkejut.


Dia mencoba untuk memahami situasi, menatap tangan seseorang yang melingkar di perutnya saat ini. Bisa dia lihat sebuah cincin pernikahan melekat di jari manis tangan yang melingkar di pinggang nya, membuat Queen W mengernyit kan kening nya.


Itu adalah Wiraditya.

__ADS_1


Yah itu Wiraditya, dia tahu betul siapa pemilik tangan kokoh dengan cincin pernikahan yang melingkar di jari manisnya itu. Queen W diam bebatu butuh beberapa waktu udah berusaha untuk bercerna apa yang terjadi dan apa yang dilakukan laki-laki tersebut saat ini.


Hingga akhir juga di situ secara perlahan mencoba untuk membalikkan tubuhnya, dan dia sadar jika Wiraditya sudah terlelap didalam tidurnya sembari memeluk Queen W dengan erat. Dia menatap wajah lelap Wiraditya untuk beberapa waktu dimana Queen W berpikir seperti nya Jantung nya sedikit tidak baik-baik saja tiap kali melihat laki-laki tersebut saat ini.


Queen W menggigit bibir bawahnya pelan, dengan sedikit ragu-ragu gadis tersebut menggerakkan jemari-jemari nya untuk menyentuh wajah tampan Wiraditya. Begitu gadis tersebut menyentuh wajah suaminya, secara perlahan dia membiarkan jemari-jemari mengelus lembut pipi suaminya tersebut.


Tapi siapa sangka saat gerakan jemari nya mengelus lembut wajah Wiraditya, hal mengejutkan terjadi saat laki-laki tersebut tahu-tahu mengembangkan senyumannya dan menangkap telapak tangan Queen W dengan hangat dan lembut.


"Apakah saat tidur aku terlihat tampan?," Wiraditya bertanya sambil menggoda, membuka bola matanya dengan cepat.


Queen W seketika gelagapan, dia ingin menarik tangan nya tapi Wiraditya tidak ingin melepaskan genggaman nya. Wajah Queen W langsung memerah, cukup malu seolah-olah baru saja tertangkap basah dan ketahuan ingin mencuri sesuatu.


"W, itu, aku-," dia gugup setengah mati.


"Biarkan seperti ini W, aku menyukainya," dan laki-laki tersebut bicara dengan cepat, menatap dalam wajah istrinya sembari telapak tangan nya menggenggam hangat dan erat telapak tangan istrinya, membiarkan telapak tangan lembut tersebut tetap di pipi nya.

__ADS_1


__ADS_2