Suami Tidak Tau Diri

Suami Tidak Tau Diri
Riana & Keluarga Nathan


__ADS_3

“Ya ampuuun. Kamu apa kabar?” Mbak Megan terlihat antusias saat menyambut gadis itu, bahkan memeluknya seperti saudara yang lama tidak bertemu.


Seseorang yang sudah memiliki hubungan yang cukup lama dengan Nathan, membuat mereka akrab bahkan sering terlihat bersama dulu. Tapi, sejak Nathan dan gadis itu putus serta Nathan memutuskan untuk menikahi Arianti, mereka jadi tidak bertemu.


“Baik banget mbak. Mbak apa kabar?” Ucap Arianti.


“Baik dong, kamu kesini sendiri? Atau sama pacar?” Tanya mbak Megan, dia celingukan mencari motor atau seseorang yang menemani gadis itu sampai kesana.


“Di jemput Nathan, kami mau kondangan bareng. Kebetulan aku kenal dengan mempelai wanitanya jadi, aku bareng Nathan kesana” Arianti mencoba menjelaskan agar tidak terjadi kesalah pahaman mengingat Nathan sudah menikah.


“Hey, tidak apa-apa. Sering-sering saja main kesini, kami tidak akan keberatan kok” Ucap mbak Megan.


Sama sekali tidak terlihat kehadiran Arianti tidak di terima di keluarga itu.


Riana melihat dan mendengar dengan kepalanya sendiri, mereka akrab sekali. Ibu mertuanya juga baik sekali, tidak se-ketus ketika bersamanya.

__ADS_1


“Aku dengar ayah sakit karena jatuh dari pohon jadi, aku berinisiatif menjenguk tapi, Nathan bilang kalian sudah pindah rumah jadi, aku meminta Nathan menjemputku”


****, Riana hampir saja mengumpat dari balik jendela itu.


Riana sengaja memarkirkan mobilnya di depan jalan karena rumah kontrakan orang tua Nathan memang tidak jauh dengan jalan besar. Saat memasuki gang, Riana mendengar teriakan mbak Megan yang cukup sumringah. Alih-alih masuk, dia malah hanya ada di samping rumah, melihat dari balik jendela tamu siapa yang datang.


“Iya, memang kami banyak tertimpa musibah akhir-akhir ini” Ucap ibu mertua.


“Arianti sudah punya pacar lagi belum?” Tanya mbak Megan, iseng.


Arianti tersenyum, “Belum mbak”


“Waduh, tidak apa-apa jika mau balikan. Asal jangan sampai ketahuan si Riana, sebenarnya aku juga tidak begitu suka dengan wanita itu. Cantik juga tidak, di ajak bergosip juga mana mau, hanya karirnya saja yang melejit. Aku lebih nyambung denganmu kalau urusan kecocokan” Ucap mbak Megan.


Hal itu tentu saja membuat jari jemari Riana menggenggam sempurna, melampiaskan kekesalannya disana.

__ADS_1


“Kalau kamu gimana, Than?” Tanya mbak Megan, bertanya perihal kecocokan dan perasaanya kepada mantan kekasihnya itu.


“Aku sih oke oke saja, asal kalian tidak ada yang bocor ke Riana” Ucap Nathan, santai sekali dengan menyeruput kopinya.


“Nathan,kau tidak boleh begitu sebagai lelaki. Jangan mengikuti jejakku yang tidak baik, tiru yang baik-baik saja” Itu adalah nasehat yang keluar dari mulut sang ayah mertua.


Ayah mertuanya itu memang baik, meksipun ia tidak tau masalalu seperti apa yang di maksud sang ayah mertua.


“Ayah bahkan bisa memiliki tiga istri lalu, kenapa aku tidak?” Sahut Nathan.


“Nathan, ayah menikah lagi karena mereka meninggal. Bukan karena bercerai apalagi hasil selingkuh. Jika kau melakukan hal itu, kau hanya harus bersiap dengan bom yang bisa meledak kapanpun” Sang ayah mertua terlihat sedikit murka, terbukti dari cara bicaranya yang mulai menaikkan nadanya.


“Jangan bodoh, yang menemanimu di masa sulit itu Riana. Arianti mungkin menemanimu di masa sekolah lebih lama tapi, Riana berani mengorbankan segalanya untuk keluarga kita dan dia nyata sebagai masa depanmu”


“Sudahlah, ayah. Namanya juga masih muda, dia pasti bisa mengatasi masalahnya sendiri” Ucap ibu mertua, lebih memilih membela sang putra.

__ADS_1


“Terserah kalian saja tapi, aku tidak akan bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi nanti” Sahut ayah mertua.


Setelah itu Riana langsung mengendap-endap, berniat pulang saja setelah menelan kenyataan pahit itu.


__ADS_2