Suami Tidak Tau Diri

Suami Tidak Tau Diri
Drama Sup Ayam Suwir


__ADS_3

“Mama diam saja di pantry, aku yang akan menyiapkan bahan-bahannya dan juga memasaknya” Ucap Ardian menuntun Rifa duduk di pantry.


“Tapi, itu dirapikan dulu di kulkas Ardian” Ucap Rifa.


Ardian mengangguk mengerti, lelaki itu dengan cekatan memindahkan barang-barang belanjaannya di samping kulkas dan memasukkannya satu per satu ke dalam kulkas tersebut.


“Ma, ini di taruh disini ya?” Tanya Ardian jika tidak tau dimana kategori barang yang ia pegang terletak dimana.


“Iya, situ saja” Sahut Rifa.


Wanita paruh baya itu tentu saja senang dengan kehadiran Ardian. Dia seperti memiliki anak baru di hidupnya.


Bayangkan saja hampir satu tahun Riana meninggalkan rumah, dirinya hanya mampu dipeluk sepi di rumah itu. Tidak ada kabar atau apa yang membuat komunikasinya dengan Riana terputus setelah wanita itu memutuskan menikah dengan Nathan.


Sempat terbesit kesedihan mendalam di relung hati Rifa. Anak perempuan yang begitu ia cintai tiba-tiba saja memilih keluar dan meninggalkan rumah demi seorang lelaki.


Diam-diam Rifa menangis, lalu dengan cepat menghapusnya. Takut saja jika Ardian melihatnya.


“Sudah selesai ma, sekarang aku harus menyiapkan apa?” Tanya Ardian setelah semuanya rampung.


“Jadi, sekarang kita akan memasak sup ayam suwir. Pertama siapkan ayam filletnya dulu”


Ardian dengan cekatan mengambil ayam.


Tapi, yang ia pegang bukan ayam fillet, melainkan ayam utuh yang sudah hilang kepala dan kakinya.


“Itu ayam utuh, Ar” Sahut Rifa.

__ADS_1


Ardian hanya meringis, malu. “Hehehe, maafkan aku ma” Ucapnya.


Lalu Ardian mengambil satu bungkus ayam yang sudah di tata pada steorofoam, “Apakah ini?” Tanyanya memperlihatkan daging ayam tanpa tulang itu pada Rifa.


Sebagai jawaban, Rifa hanya mengangguk, “Selanjutnya ambil dua buah wortel dan dua buah jagung manis”


Ardian mengangguk, mengambil wortel dan juga jagung? “Apakah rasanya ada yang tidak manis?” Tanya Ardian.


Hal itu sontak membuat Rifa tersenyum lebar dengan kepolosan Ardian. Bukankah Ardian adalah owner dari beberapa café?


“Itu semua jagung manis, ambil saja secara random, dua buah” Ucap Rifa.


Meskipun sulit, Rifa dengan telaten memandu Ardian yang keukeuh memasak untuk putrinya.


“Ardian, jangan dimasukkan utuh begitu jagungnya”


“Oh salah ya?” Ardian segera mengambil jagung itu dengan alat capit.


“Itu seharusnya di serut dulu” Ucap Rifa.


“Dengan apa?” Tanya Ardian lagi.


“Dengan pisau, kau harus memotong biji-biji itu satu arah tapi, usahakan juga jangan terlalu tipis saat memotongnya” Sahut Rifa.


Ardian pun mengangguk, mencobanya dengan ketelatenan. Ya, meskipun pada akhirnya, “Ma, kenapa dia loncat-loncat?”


Ya, biji jagung itu banyak yang berserakan di lantai akibat tekanan Ardian yang tidak tepat.

__ADS_1


Rifa hanya menepuk dahinya, “Ya sudah biar mama saja, sini” Ucapnya, sudah mau turun dari kursinya.


“Stop” Tapi, Ardian langsung menahannya.


“Biarkan aku berjuang sendiri” Ucap Ardian, lelaki itu terlihat begitu tekun belajar.


Setelah bisa mengendalikan si jagung, Ardian akhirnya bisa melakukan memotong jagung dengan baik, meskipun ada sedikit yang berserakan.


“Nanti akan Ardian ganti jagung mama yang berserakan itu” Ucap Ardian dengan senyum polos, tanpa dosa.


“Tidak perlu, kau membuat ini kan untuk putri mama”


Setelah selesai dengan drama memotong jagung dan wortel beserta menyuir daging ayam yang sudah di rebus, Ardian bisa bernapas dengan lega karena dia hanya tinggal memasukkan bahan-bahan itu ke dalam air.


“Coba dulu, ma. Apakah rasanya pas?” Ardian memberikan satu mangkuk kecil, tidak terlalu penuh kepada Rifa.


Rifa mencobanya sedikit, lalu melahap ayamnya setelah itu wortel dan jagungnya.


“Ini sudah pas” Ucap Rifa, membuat Ardian akhirnya tersenyum senang.


“Masukkan ke dalan rantang lalu pergilah kepada Riana, mumpung masih hangat” Sahut Rifa.


“Aku akan membersihkan semua kekacauan ini dulu” Ucap Ardian.


Rifa pun segera mencegah, “Tidak perlu, nanti keburu dingin” Ucapnya.


Benar juga, Ardian lalu menyiapkan sup itu dan meluncur pergi.

__ADS_1


__ADS_2