
Bernard memerintahkan Jos untuk langsung pergi ke pantai, dengan patuh Jos mengangguk.
Bernard memutuskan akan langsung liburan bersama Viona, dan berencana akan makan malam di sana saja.
Resort terlihat ramai setelah dibuka untuk umum, dan terlihat banyak orang yang berjemur di pantai.
Bernard membawa Viona ke kamar Presidential Suite, dan tentu saja membuat Viona tertegun melihat kamar tersebut.
Perasaan waktu terakhir kali mereka datang melihat Resort tersebut kamar ini belum ada.
Ini kamar paling mewah dan pasti sangat mahal, Viona terkagum-kagum melihat seisi kamar.
Kamar itu luas, lengkap dengan sofa dan mejanya, ada juga meja makan disudut kamar dekat jendela kaca yang bisa dibuka agar angin masuk kedalam kamar.
Tempat tidur mewah king size terletak di tengah-tengah ruangan kamar, terlihat sangat indah dengan warnanya yang lembut.
Dan ada walk in closet nya, walau tidak sebesar di Mansion kastil mereka tapi setidaknya cukup mewah juga untuk menyimpan baju.
Ini kamar yang sangat mewah, Viona menyukai nya.
Viona masuk kedalam walk in closet, dia melihat lemari sudah terisi pakaian wanita dan pria.
"Kak...!" panggil Viona.
"Ada apa sayang?" Bernard masuk kedalam walk in closet.
"Ini pakaian siapa? lemarinya sudah penuh dengan pakaian?" tanya Viona melihat pakaian yang ada didalam lemari.
__ADS_1
"Pakaian kita, aku sudah menyuruh Jos yang membelikannya dan mengaturnya di lemari, apa kamu suka?"
"Ini punya kita ya, iya aku suka!" kata Viona tersenyum.
Ternyata Bernard yang membeli pakaian tersebut, dan menyusunnya dengan rapi, juga tatanannya sama seperti di Mansion mereka baik itu pakaian dalam pria dan wanita, dan lemari sandal.
"Ini khusus kamar kita kalau berlibur di Resort, kamar ini tidak akan disewakan kepada pengunjung!" kata Bernard menjelaskan.
Viona tidak menyangka ternyata suaminya telah mengatur semuanya untuk mereka berdua, dia sangat kagum dengan kerja suaminya yang cekatan.
Viona tersenyum senang mendengar penjelasan Bernard, dia pun menghamburkan dirinya memeluk Bernard.
"Suamiku memang yang terbaik, dia sangat memperhatikan kenyamanan keluarganya!"
Viona memeluk tubuh Bernard erat-erat.
"Iya sayang, tentu saja perhatianku hanya untuk istriku yang nomor satu!" kata Bernard mengecup ujung kepala Viona.
Mereka pun berpelukan sesaat seperti itu sambil tersenyum bahagia, Bernard mengelus punggung Viona dengan penuh sayang.
Dan kemudian Bernard mengangkat tubuh Viona, membopong Viona keluar dari walk in closet.
Bernard membawa Viona ketempat tidur, meletakkan tubuh istrinya dengan lembut ke atas tempat tidur.
"Istriku, mau berapa hari kita berlibur disini katakan saja, kita akan bersantai untuk sementara disini!" kata Bernard membelai pipi Viona dengan lembut seraya menatap mata Viona.
"Aku tidak tahu, terserah suamiku saja!" kata Viona.
__ADS_1
"Baiklah, sampai kita bosan saja baru pulang" kata Bernard.
Viona terkekeh mendengar perkataan Bernard.
"Baiklah, sampai kita bosan"
"Sebentar lagi kita makan malam, kita makan malam di taman Resort sambil barbeque, apakah kamu mau?"
"Iya, aku mau...aku mau, aku suka sekali!" kata Viona kegirangan.
Viona memeluk leher Bernard, dia sangat bahagia dimanjakan oleh suaminya.
Viona mengecup leher Bernard, lalu mengecup pipi Bernard.
"Suamiku, aku merasa terlalu dimanjakan oleh mu, jangan-jangan nanti aku jadi lupa diri keenakan dimanjakan"
Bernard tersenyum mendengar perkataan Viona tersebut, dia membelai rambut Viona dengan lembut.
"Sudah seharusnya sayang, tidak apa-apa sampai lupa diri, asal jangan tinggalkan aku, mau apapun yang kamu mau aku pasti sediakan dan turuti"
"Mana mungkin aku akan tinggalkan kamu suamiku, aku sangat mencintaimu, aku sudah lama mengagumimu, aku ingin selamanya hidup bersama denganmu" kata Viona mengelus pipi Bernard dengan lembut.
"Istriku, aku bahagia mendengarnya, aku juga mencintaimu sayang, selamanya hanya kamu!"
Bernard memeluk Viona dengan erat, membenamkan wajahnya di balik leher Viona dalam-dalam.
Bersambung.....
__ADS_1