
Bernard menatap istrinya tidak percaya, sudut bibirnya berkedut menahan senyum senangnya.
Lelaki manapun pasti bahagia mempunyai istri yang pandai menggoda suaminya, ini sungguh diluar dugaan Bernard.
Dia semakin terpesona oleh sikap istrinya, ia memiliki seorang istri yang paling hot, yang pandai dalam menggodanya.
Bernard menyukai istri yang seperti ini, membuat hari-harinya pasti akan selalu penuh rasa cinta.
Tangan kecil Viona yang dipegang Bernard didaerah ereksinya berlahan bergerak, jemari Viona mengelus bagian luar celana renang Bernard.
Tubuh Bernard semakin menegang, nafasnya memburu merasakan tangan kecil itu mengelus ereksinya, dan sensasinya membuat tubuhnya meremang.
Mereka saling menatap satu sama lain, Viona tidak berpaling dari tatapan mata suaminya yang begitu lekat menatapnya.
Saat Viona ingin melepaskan tangannya dari genggaman tangan suaminya agar masuk kebalik celana renang suaminya, tiba-tiba terdengar suara seseorang berteriak memanggil nama Bernard.
Sontak mereka berdua menoleh kearah sumber suara yang berteriak tersebut.
Tampak Irina berjalan kearah mereka dengan tergesa-gesa.
Wajah Bernard yang tadi merona karena digoda istrinya, langsung menggelap melihat siapa pengacau yang mengganggu kesenangan mereka.
Sungguh lancang.
"Berhenti disitu!!" teriak Bernard dengan lantang, suara baritonnya terdengar menakutkan karena berteriak.
Irina langsung menghentikan langkahnya, wajahnya terlihat sangat tidak senang.
__ADS_1
Dipandangnya Viona yang berbaring dikursi santai kolam renang dengan posisi memegang paha Bernard.
Sungguh pemandangan romantis yang membuat Irina tidak senang.
Dia belum pernah disentuh Bernard selama berpacaran dulu, memegang tangannya pun belum pernah.
Melihat Bernard membiarkan Viona menyentuh tubuhnya, membuat Irina marah dan cemburu.
Dia ingin kembali lagi pada Bernard, kemarin dia tidak berhasil meluluhkan hati Bernard.
Dan bahkan mencoba bunuh diri pun tidak berhasil juga, dia tidak mau menyerah dan ingin mencoba lagi.
"Siapa yang mengijinkan dia masuk kedalam rumah?!" tanya Bernard marah pada anak buahnya yang ikut ke halaman belakang Mansion karena mengejar Irina.
"Kami sudah mencoba menghalanginya Tuan, tapi dia berontak dan berlari mencari Tuan masuk kedalam rumah!" sahut anak buah Bernard.
Bernard sungguh tidak senang dengan keadaan ini, waktu santainya bersama istrinya diganggu orang yang tidak penting sama sekali.
Wajahnya sudah terlihat sangat dingin, dia benar-benar kesal.
Bernard membantu Viona untuk duduk, lalu meraih ponsel dari atas meja bundar.
Dia menekan satu nama, setelah terhubung dia mengatakan untuk datang ke halaman belakang Mansion.
Irina tahu sepertinya Bernard memanggil Bodyguard nya untuk mengusirnya pergi dari Mansion nya.
Dia harus cari akal untuk bisa bicara dengan Bernard, dia ingin berbaikan dulu dengan Bernard.
__ADS_1
Setelah berbaikan, kemudian akan mencoba mendekati nya lagi pelan-pelan sampai hati Bernard luluh.
"Viona, tolong bicaralah pada Bernard agar dia mau untuk bicara padaku!" sahut Irina memelas pada Viona.
Sontak membuat Bernard semakin marah mendengar perkataan Irina tersebut, jangan coba-coba untuk menarik simpati istriku!
Tidak akan kubiarkan! pikir Bernard marah.
"Brengsek!!" teriak Bernard marah, "Kamu pikir siapa dirimu meminta pada istriku untuk mendapat restu agar aku bisa bicara padamu?! sungguh lancang...jangan coba-coba untuk merusak rumah tangga kami!!"
Bernard benar-benar sangat marah, dia tidak tahu ada perempuan tidak tahu malu seperti ini.
Sungguh menjijikkan!
Menginginkan milik orang lain, sungguh keterlaluan.
Bodyguard Bernard tergesa-gesa datang menghampiri Tuannya.
"Seret dia keluar!!" tunjuk Bernard kearah Irina.
"Tidak Bernard, jangan! aku tidak mau, aku datang dengan susah payah kesini, aku ingin bicara denganmu Bernard!!" teriak Irina berontak, dia tidak mau dipegang oleh Bodyguard Bernard.
"Diam!!!" teriak Bernard marah, "Kalau kamu berani menginjakkan kakimu didepan gerbang Mansionku, jangan menyesal kalau anak buahku akan berlaku kasar padamu!!"
Sialan! pikir Bernard, dia sangat kesal. Orang asing yang sungguh lancang mengganggu kemesraan nya dengan istrinya.
Dan berani mengganggu mereka dengan masuk kedalam rumahnya. Keterlaluan!
__ADS_1
Bersambung.....