
Setengah jam Bernard menunggu Viona dengan sabar di ruang tunggu.
Sedikitpun dia tidak mengeluh karena menunggu Viona begitu lama, dia terlihat santai sambil mengkotak-katik ponselnya.
Sudah lama istrinya tidak memanjakan diri di salon, dan Bernard tidak mempermasalahkan semahal apa pun perawatan yang di habiskan istrinya di salon.
Dia akan selalu memanjakan istrinya, dan akan memenuhi apa yang diinginkannya.
Leo sepertinya sama dengan Bernard, tidak merasa bosan duduk di ruang tunggu.
Leo menikmati tayangan yang ditampilkan di layar televisi, sembari sesekali menikmati menyesap kopinya.
Sementara itu Jos menunggu Tuannya di dalam mobil, dia tampak sibuk saling chating dengan Lidia.
Sesekali bibir Jos tersenyum senang dan bahagia membaca chat dari Lidia.
Malam ini Jos berencana akan membawa Lidia kencan, dan telah menyusun rencana akan membawa dinner, lalu membawa Lidia berkeliling mencari tempat-tempat indah di kota mereka.
Viona dan Anna akhirnya selesai juga.
Viona merasa kakinya agak ringan setelah di massage, dan juga kepalanya juga terasa ringan setelah creambath.
Karena dia hamil muda, Viona tidak melakukan massage badan.
Hanya Anna saja yang dilayanin massage seluruh badan.
Mereka tampak puas hasil pelayanan salon tersebut, sampai Viona tertidur saking nyamannya pijatan yang di berikan pelayan salon tersebut.
Viona dan Anna menemui Leo di ruang tunggu.
Viona terkejut begitu mereka membuka ruang tunggu, suaminya di sana tampak duduk santai di sofa ruang tunggu.
__ADS_1
Dan terlihat fokus memeriksa ponselnya, tidak memperhatikan ke arah pintu yang terbuka.
Dengan langkah ringan Viona menghampiri Bernard, dan berjalan mendekati Bernard dari belakang.
Viona melingkarkan tangannya ke seputar leher Bernard dari belakang.
"Suamiku, kenapa kamu bisa ada disini?" tanya Viona memeluk leher Bernard dan menempelkan pipinya ke pipi Bernard.
Bernard tersenyum senang, istrinya ternyata telah selesai massage, tangannya dengan lembut membelai pipi Viona.
"Pekerjaanku sudah selesai, jadi aku datang untuk menjemput istriku, kalau pulang ke rumah rasanya tidak enak, tidak ada melihat istriku yang cantik menyambutku!" kata Bernard tersenyum.
Viona mengecup pipi suaminya merasa senang mendengar perkataannya tersebut.
"Kami sudah selesai, Ayo! kita sudah bisa pulang!" kata Viona, lalu melepaskan tangannya yang memeluk leher suaminya.
"Oke, Yok!" Bernard pun bangkit dari duduknya.
"Antar Nona Anna pulang!" perintah Bernard pada Leo.
"Baik Tuan!" angguk Leo patuh.
Bernard membuka pintu mobil untuk Viona, setelah istrinya naik Bernard pun menyusul masuk ke dalam mobil.
"Silahkan Nona!" sahut Leo mempersilahkan Anna untuk naik ke mobilnya.
Leo membuka pintu belakang, tapi Anna berjalan menuju pintu depan penumpang.
Membukanya lalu duduk di sana, dan kemudian memasang sabuk pengaman dengan kencang.
Melihat Anna memilih untuk duduk di depan bersama dengannya, Leo menutup kembali pintu belakang.
__ADS_1
Mobil yang dikendarai Jos perlahan meninggalkan pelataran parkiran salon membawa Bernard dan Viona.
Leo juga sudah siap akan meninggalkan pelataran parkir salon.
"Bolehkah aku mendengar musik?" tanya Anna pada Leo.
"Oh..iya, silahkan Nona!" jawab Leo.
Anna kemudian memutar musik, dan suasana pun terasa tidak canggung.
Anna sesekali ikut bernyanyi dan menggoyangkan tubuhnya mengikuti alunan lagu.
Leo senyum-senyum melihat Anna begitu terlihat senang dan santai mengikuti alunan lagu yang diputarnya, dan suara Anna terdengar merdu juga saat bernyanyi.
Tiba-tiba Leo mengerem mobilnya dengan mendadak, sebuah mobil di depan mereka berhenti dengan mendadak.
Dan membuat Anna menjerit terkejut, kepalanya terhuyung ke depan.
Dengan reflek tangan Leo menahan kepala Anna dengan tangannya, nyaris saja kepala Anna membentur dasbor mobil.
"Terimakasih" ucap Anna karena sudah ditolong Leo.
"Tidak masalah Nona, anda baik-baik saja kan?" tanya Leo khawatir.
"Iya, tidak apa-apa!" jawab Anna.
"Tanganmu berdarah kak!" pekik Anna terkejut melihat tangan Leo yang menahan kepalanya tadi berdarah.
Leo tidak menyadari kalau tangannya terbentur ke dasbor saat menahan kepala Anna tadi.
Bersambung.....
__ADS_1