
Bernard membopong istrinya setelah mereka selesai membersihkan diri dan mengenakan handuk.
Pagi ini mereka akan sibuk hingga malam nanti.
Setelah mereka selesai berpakaian, Bernard menelepon Jos memberitahukan hari ini Leo akan melangsungkan pernikahannya.
Jos juga terkejut mendengar pemberitahuan Bernard mengenai pernikahan Leo tersebut.
Dan berita itu pun disampaikan ke pulau, tempat anak buah Bernard yang selama ini tempat tinggal Leo sebelum tinggal di Mansion kastil.
Semua jadi heboh mendengar Leo akan menikah, mereka tidak mempercayai apa yang mereka dengar.
Dan mereka semua berinisiatif untuk datang ke pernikahan Leo.
Dulu mereka tidak bisa datang ke pernikahan Tuan mereka Bernard, karena indentitas Bernard disembunyikan.
Dan itu sebenarnya membuat anak buah Bernard sedih tidak bisa hadir untuk melihat pernikahan Bos mereka.
Kali ini mereka tidak perlu lagi bersembunyi, mereka akan datang menyaksikan pernikahan salah satu bagian dari anggota mereka.
Jos dan beberapa anak buah Bernard lainnya dengan cepat bergerak untuk mencari tempat resepsi pernikahan Leo nanti malam.
Dan hasilnya yang mereka cari jatuhnya berakhir di Resort Bernard ditepi pantai.
Dan Leo pun menyetujui usulan dari teman-temannya tersebut.
" Istriku...kita akan pergi ke Pemberkatan Leo dan Nona Anna, mereka telah selesai menandatangani akta nikah....ayo kita pergi ke butik dulu...aku sudah memesan pakaian kita " sahut Bernard pada Viona yang tengah memilih perhiasan yang akan dipakainya untuk ke acara pernikahan Leo dan Anna.
" Iya kak...sebentar " sahut Viona dari dalam walk in closet.
Bernard telah membelikan satu etalase perhiasan untuk Viona, menyimpan perhiasannya disana dengan rapi.
__ADS_1
Bernard masuk kedalam walk in closet melihat istrinya yang menurutnya terlalu lama didalam sana.
" Pakai yang ini saja " tunjuk Bernard pada sepasang berlian yang pernah dibelikan nya saat di Mall Gold Star.
Kalung berlian yang menjadi rebutan seorang wanita sombong yang ternyata tidak sanggup membelinya.
" Oke " jawab Viona.
Lalu memasukkan satu set kalung berlian tersebut kedalam tas kecilnya.
Merekapun bergegas untuk pergi ke butik.
Tidak berapa lama mereka sampai di butik, dan disambut oleh Manjer butik.
Viona pun memakai gaun yang telah dipilih Bernard, dan Bernard memakai setelan jas yang sepadan dengan warna gaun Viona.
Sungguh tidak bisa percaya, mereka terlihat sangat tampan dan cantik.
Viona terlihat semakin cantik, membuat Bernard pangling melihat istrinya, walaupun sedang mengandung bayi mereka.
Setelah mereka selesai berpakaian, mereka pun pergi menuju gereja tempat Pemberkatan Leo dan Anna.
Sebagai wali pengganti, Bernard harus sudah ada disana sebelum pengantin wanita datang.
Akhirnya mereka pun sampai sebelum mempelai wanita datang.
Bernard membawa istrinya untuk berdiri di depan pintu gereja bersama Leo menunggu mempelai wanita datang.
Dan tidak berapa lama kemudian mobil mempelai wanita pun datang, dan Anna turun dari mobil di bantu oleh Ayahnya.
Anna terlihat sangat cantik mengenakan gaun pengantin, sungguh mencuri perhatian.
__ADS_1
Leo sangat gugup disamping Bernard, menunggu menyambut tangan Anna untuk dibawanya masuk kedalam gereja.
" Tenang, jangan gugup " bisik Bernard pada Leo.
" Baik Tuan " jawab Leo sembari menelan ludahnya tanpa sadar.
Langkah Anna pun sampai mendekat kearah mereka, dan Leo pun mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Anna yang di ulurkan Ayah Anna kepada Leo.
Leo menggenggam tangan Anna dalam genggamannya dengan erat, lalu membawanya memasuki gereja.
Mereka pun masuk kedalam gereja yang telah dihadiri oleh seluruh anak buah Bernard dan keluarga pihak Anna.
Ucapan untuk mengikrarkan mereka sebagai sepasang suami-istri, walau ada kata-kata pengucapannya harus diulang lagi karena Leo gugup, akhirnya selesai juga diucapkan kedua mempelai.
Lalu mereka memakaikan cincin pada jari manis pasangan masing-masing.
Dan Pendeta pun mengucapkan dengan lantang, bahwa mereka sah menjadi suami-istri.
Semua bertepuk tangan untuk ikut berbahagia pada kedua mempelai.
Dan tibalah untuk mencium mempelai wanita.
Dengan tangan gemetar Leo menggenggam kedua tangan Anna didalam masing-masing tangannya.
Lalu diapun menunduk untuk mencium bibir istrinya.
Begitu Leo selesai mencium bibir Anna, terdengarlah tepukan tangan yang sangat riuh.
Leo dan Anna saling menatap sambil tersenyum manis.
Bersambung.....
__ADS_1