
Setelah mereka merasa tenang, mereka mulai membersihkan diri.
Bernard membantu istrinya membersihkan diri.
Setelah mereka bersih-bersih, berpakaian dan kemudian makan malam.
Dan setelah selesai makan malam, Jos datang memberitahukan sesuatu pada Bernard.
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam.
Bernard memberitahu pada Viona bahwa dia akan keluar sebentar, ada masalah yang akan diurus.
Viona mengangguk dan tidak menanyakan masalah apa yang mendesak malam begini.
Dia tahu suaminya tidak akan perduli kalau bukan masalah yang serius.
Bernard dan Jos pergi meninggalkan Mansion.
Viona pun pergi untuk beristirahat karena sudah malam, dan waktunya untuk beristirahat.
Mematikan lampu kamar, dan menyalakan lampu tidur di nakas.
Kemudian menarik selimut menutupi tubuhnya.
Viona pun tidak berapa lama akhirnya tertidur.
Dan besoknya hari sudah siang Viona baru terbangun dari tidurnya.
Dia tidak menyangka hari sudah siang.
Viona menoleh kesamping, kosong.
Viona menyentuh bantal disampingnya, dingin.
Berarti Bernard tidak pulang tadi malam.
Viona turun dari tempat tidur.
__ADS_1
Masuk ke kamar mandi, membersihkan diri lalu sikat gigi.
Setelah itu pergi sarapan.
"Tuan tidak ikut sarapan Nona?" tanya Bibi Rose, dia heran tidak melihat Bernard datang untuk sarapan.
"Dia tadi malam keluar bersama Jos, belum pulang, mungkin ada urusan yang penting, jadi belum bisa pulang" kata Viona sambil memakan sarapannya.
"Oh..." Bibi Rose akhirnya mengerti.
Bibi Rose meninggalkan Viona.
Viona memakan sarapannya dalam diam.
Setelah Viona selesai sarapan, dia pergi ke halaman belakang.
Duduk santai di ayunan sofa.
Memainkan ponselnya, mengkotak-katik ponselnya.
Hari sampai siang Bernard belum pulang juga.
Apa yang sebenarnya terjadi? pikir Viona cemas.
Jam sudah menunjukkan jam sebelas siang.
Viona tidak ingin berpikiran negatif, dia tidak mau memikirkan suaminya mengalami sesuatu.
Viona merasa tidak tenang, dia memutuskan akan memasak makan siang sendiri agar pikiran nya tidak terlalu cemas.
Bibi Rose menawarkan diri untuk membantunya, tapi Viona menolak.
Dia akan memasak sendiri.
Sudah jam dua belas saat Viona selesai memasak.
Dan Bernard belum pulang juga.
__ADS_1
Viona tetap bersikap tenang, tidak mau berpikiran yang tidak-tidak.
Jam satu siang Viona merasa bosan, dia bermaksud untuk berjalan-jalan disekitar halaman depan Mansion.
Leo Bodyguard Bernard yang berjaga didepan Mansion melihat Viona.
Dia menghampiri Viona, dan berdiri memberi jarak antara mereka.
"Apakah ada yang perlu saya bantu Nyonya?" tanya Leo.
"Aku ingin jalan-jalan, sangat bosan didalam rumah" kata Viona.
"Mari saya temani Nyonya!" sahut Leo menawarkan diri untuk menemani Viona.
"Tidak apa-apa, aku bisa sendiri saja!" kata Viona lalu berjalan ke halaman Mansion yang luas.
"Jos mengatakan Tuan Bernard belum bisa pulang, dia masih di pulau!" sahut Leo tiba-tiba.
"Oh..iya, terimakasih!"
"Sama-sama Nyonya"
Viona berjalan sampai pintu gerbang.
Dia tampak bimbang sesaat, tapi kemudian dia berbalik menghadap Leo.
"Apakah kamu bisa mengantarkan aku ke kota?" tanya Viona.
"Bisa Nyonya!" angguk Leo mengangguk cepat.
"Kalau begitu, ayo!" kata Viona berjalan lagi kedalam halaman Mansion.
Leo bergegas menuju parkir mobil.
Membawa mobil yang pernah dipakai nya untuk membawa Viona.
Viona kemudian masuk kedalam mobil.
__ADS_1
Dia ingin pergi ke rumah Anna, dan ingin membuat kejutan pada Anna.
Bersambung....