Suamiku Bukan Sampah

Suamiku Bukan Sampah
133. Barbeque.


__ADS_3

Taman Resort ada didepan kamar Presidential suite, mereka tidak perlu jalan jauh untuk pergi ke taman.


Jos dan beberapa anak buah Bernard lainnya telah menyiapkan bahan-bahan untuk barbeque.


Dan mereka juga menyiapkan dua botol Anggur merah di dalam sebuah wadah berisi es batu.


Satu meja panjang telah terisi beberapa macam makanan yang akan mereka panggang.


Ternyata dua Pelayan wanita dari Mansion datang juga berlibur untuk membantu mengurus keperluan mereka.


Setiap kamar Resort mempunyai taman sendiri, karena setiap pengunjung ada yang makan malam di taman, suasana resort jadi terlihat sangat ramai.


"Nyonya, apakah anda ingin dagingnya dipanggang pedas atau biasa saja?" tanya Jos.


Jos mengeluarkan beberapa bungkus daging siap panggang dari dalam kotak pendingin.


"Suamiku, kamu mau yang pedas?" tanya Viona pada Bernard.


"Iya, tapi aku mau kamu saja memanggangnya ya!" kata Bernard pada Viona.


"Oke!" angguk Viona.


Dua Pelayan wanita, Lana dan Susi membantu menyiapkan salad dan minuman jus.


Arang terlihat telah memerah dengan rata di dalam Grill, dan siap untuk memanggang daging dan lainnya.

__ADS_1


Viona mengoles daging, sosis dan ikan dengan bumbu pedas yang telah dibuat oleh Lana dan Susi.


Mudah-mudahan suamiku tidak mual dengan bumbu buatan mereka! pikir Viona sembari mengolesi bahan yang akan dipanggang.


Viona memakai sarung tangan anti panas, dan mengambil penjepit untuk mengambil daging.


Viona meletakkan beberapa potong daging dan ikan ke atas grill, bara api semakin menyala dengan kipas kecil yang dinyalakan oleh Jos didekat grill.


Bernard duduk tidak jauh dari Viona, dia memperhatikan daging dan ikan yang dipanggang Viona.


Bernard merasa seperti aneh dengan dirinya, dia tidak ada niat untuk membantu Viona memanggang makan malam mereka.


Tetapi dia hanya ingin menantikan hasil panggang yang dibuat oleh Viona untuk dinikmati nya.


Viona mengangkat daging yang sudah matang sempurna, lalu meletakkan kedalam piring.


Lalu diberikan pada Bernard, dengan dua tangan Bernard menerima piring berisi daging panggang hasil buatan Viona.


Jos membuka satu botol anggur, lalu menuangkannya setengah gelas kedalam lima gelas berkaki tinggi.


Jos memberikan satu gelas untuk Bernard, dan selebihnya untuk mereka para Bodyguard Bernard.


Bernard memotong daging hasil buatan Viona dengan pisau daging, lalu menusuknya dengan garpu dan memakannya perlahan didalam mulutnya.


Matanya terlihat berbinar merasakan tekstur daging panggang tersebut.

__ADS_1


Enak sekali, bisik hati Bernard.


Diapun terlihat dengan lahap memakan daging panggang tersebut dengan salad sayur yang diletakkan Viona disisi daging panggang.


Viona mengangkat ikan yang telah matang sempurna, lalu meletakkannya kedalam piring.


Mengambil salad sayur dan meletakkan disisi daging panggang.


Lalu memberikannya pada Jos.


Mata Bernard nanar melihat piring berisi ikan yang akan diberikan Viona untuk Jos, spontan tangannya memukul tangan Jos yang terulur untuk menerima piring tersebut.


Jos terkejut.


"Kamu bisa panggang sendiri kalau mau, ini untukku!" Bernard mengambil piring berisi ikan panggang yang akan diberikan Viona untuk Jos.


Aduh Tuan, bikin kaget saja! bisik hati Jos, untung aku tidak ada penyakit jantung.


Ini baru pertama kali ingin merasakan dilayani Nyonya, tapi Tuan tidak rela! bisik hati Jos suram.


"Ini masih ada Jos, sepertinya sudah matang, kamu ambillah sendiri!" kata Viona menunjuk sosis dan daging diatas grill yang dipanggangnya.


"Tidak! biar dia panggang sendiri untuknya!" Bernard berdiri, lalu mengambil piring bersih dan meletakkan sosis dan daging yang telah dipanggang Viona tersebut.


Grill kosong, semua sudah diambil Bernard.

__ADS_1


Lalu meletakkan piring tersebut didepannya, dan menarik tangan Viona agar duduk disebelahnya.


Bersambung......


__ADS_2