
Leo terlihat kaku mengikuti gerakan yang dilakukan Anna, tubuhnya bergerak seperti robot.
Anna terus menengadah menatap Leo sembari tersenyum untuk membuat Leo rileks.
Tindakan Anna tersebut bukan membuat Leo rileks, malah membuat dia jadi gugup dan berdebar-debar.
Senyuman Anna membuat mata Leo tidak berkedip melihat betapa cantiknya Anna.
Mata Anna begitu indah, dan manik matanya terlihat bercahaya begitu indahnya.
Tangannya yang memeluk pinggang ramping Anna, dan tangan satu lagi menggenggam tangan Anna dalam tangannya, dan tubuh Anna yang merapat ke tubuhnya membuat Leo tidak berkonsentrasi dengan setiap gerakan dansa yang diajarkan Anna.
Anna yang sebenarnya gugup juga dengan rapatnya tubuhnya dengan Leo, mencoba tetap tenang dan pura-pura terlihat santai.
Alunan musik terus mengalun dengan merdunya, membuat beberapa pasang pelanggan lainnya ikut bergabung ke aula mini panggung taman tersebut.
" Kak...kakimu gerakkan kekiri, iya begitu " Anna masih terus mengajari Leo sambil terus tersenyum.
Leo dengan gerakan kaku terus mengikuti arahan Anna.
Beberapa pasang pelanggan lainnya jadi ikut tergoda untuk bergabung ke aula dansa.
Tempat yang tidak begitu luas mulai penuh pasangan pelanggan restoran untuk ikut berdansa.
Tanpa sengaja sepasang pelanggan yang berdansa menyenggol Anna karena lantai dansa yang semakin penuh.
Anna terdorong hingga menempel pada Leo, dan wajah Anna pun membentur dada Leo.
Leo terkejut juga dengan insiden kecil itu, dan dengan reflek malah memeluk Anna kedalam dekapannya.
__ADS_1
Dia takut Anna tersenggol lagi dengan pasangan lain yang tengah berdansa.
Alhasil tangan Leo jadinya melingkar keseputar pinggang Anna, dan mereka terlihat sangat intim berpelukan seperti sepasang kekasih.
Tangan Anna yang tadi memegang bahu Leo, sekarang telah melingkar memeluk Leo.
Jadilah mereka berdansa sambil berpelukan.
Leo belum menyadari apa yang telah dilakukannya, yang ada dipikirannya menjaga Anna agar tidak kena senggol lagi dengan pasangan yang lain.
Anna tersenyum senang dengan kejadian ini, dia menempelkan pipinya ke dada Leo yang bidang.
Matanya terpejam mengikuti irama musik sambil berdansa.
Tangannya dua-dua semakin erat memeluk Leo.
Leo baru tersadar dengan apa yang telah dilakukannya karena Anna diam saja, tidak memberi dia arahan lagi.
Dan Anna terlihat santai saja, Leo jadi gugup begitu menyadari posisi mereka.
Kedua tangannya memeluk pinggang Anna dengan erat, dan begitu juga dengan Anna yang memeluknya dengan erat.
" Nona.." bisik Leo.
" Iya " gumam Anna masih memejamkan matanya menikmati alunan musik.
" Bagaimana kalau kita kembali duduk? disini sudah banyak pasangan berdansa, sangat sulit untuk bergerak lagi " bisik Leo.
Dadanya semakin berdebar.
__ADS_1
Anna yang memeluk Leo tersenyum lebar, dia mendengar debaran jantung Leo di telinganya yang menempel didada Leo.
Perlahan Anna menengadahkan wajahnya menatap Leo, dan Leo juga tengah menunduk memandangnya.
Mata indah Anna berbinar, dan senyumannya terlihat merekah semakin lebar.
Leo semakin terpesona menatap mata indah Anna, mata Leo tidak berkedip menatap mata indah itu, jantungnya semakin kencang berdegup.
Ada apa denganku, kenapa Nona Anna begitu sangat cantik sekali...bibirnya sangat indah! bisik hati Leo tidak mempercayai apa yang dilihatnya.
Eh..! tiba-tiba Leo mengerjapkan matanya, dia seperti pria mesum melihat bibir Anna yang menggoda.
Ini tidak benar, kami harus duduk, aku sudah semakin tidak sopan pada Nona Anna! pikir Leo semakin gugup.
" Aku masih ingin berdansa " gumam Anna lembut, seraya masih memasang senyuman manisnya.
" A..aku rasa, posisi kita semakin tidak pantas Nona " bisik Leo.
" Kenapa? menurutku ini sangat nyaman " kata Anna.
Satu tangannya dilepaskannya dari memeluk Leo, lalu perlahan ditaruhnya ke dada Leo.
" Nona " gumam Leo tercekat, tanpa sadar dia kembali menelan ludah karena semakin gugup.
" Aku merasakan sesuatu disini, debaran yang sangat kencang " gumam Anna tersenyum.
Wajah Leo sontak memerah mendengar apa yang dikatakan Anna.
Anna mengetahui dadanya berdebar-debar karena kedekatan mereka yang terlalu intim.
__ADS_1
Bersambung.....