Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti

Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti
Perlakuan Manis Almeer


__ADS_3

Almeer baru saja selesai memeriksa berkas-berkas pekerjaan sebelum dia meninggalkan Indonesia untuk waktu yang cukup lama. setelah sebelumnya Almeer dan Zafira sepakat akan tinggal di Mekah untuk beberapa bulan sampai dirasa pekerjaan di negeri Arab bisa ditinggalkan dan dipantau dari jauh.


Almeer keluar dari kamar ya. keadaan masih sepi. mengingat masih pukul setengah lima subuh. Almeer mencari keberadaan isterinya. saat memasuki dapur ia melihat sang isteri sedang bergabung bersama para ART menyiapkan sarapan untuk semua orang.


"Beruntungnya menikahi wanita cantik dan sholeha sepertinya. sederhana dan baik pada semua orang." gumam Almeer mengagumi sosok sang isteri.


Diam-diam Almeer memanggil salah satu ART dan membisikan sesuatu. dan tak lama kemudian satu persatu ART yang Menemani Zafira memasak diam-diam meninggalkan dapur. Zafira tidak sadar ditinggalkan oleh para ART. Zafira fokus mengongseng bumbu dalam wajan. tiba-tiba ada sebuah tangan yang memeluknya dari belakang.


Zafira terkejut. Namun seketika sadar saat mencium aroma parfum yang sanagt dia hafal. aroma yang mampu membuat nya merasa tenang saat berada didekatnya. ya aroma seseorang yang sejak tiga hari lalu resmi menikahinya. ya Aroma sang suaminya.


tiba-tiba Almeer mencium pundakna . dan seketika membuat tubuhnya meremang, deg-degan tidak karuan. ini kali pertama Almeer beriskap seperti ini. hal ini membuat Zafira salah tingkah.


"Lagi masak apa sih isteri Akang yang sholeha ini?" kata Almer sambil menyenderkan dagunya pada pundak sang isteri.


sapuan nafas Almeer diwajahnya Zafira membuat bulu kuduk Zafira merinding. jantungnya Berdetak tidak karuan.


"Akang.. Fira lagi masak. malu ihh sama yang lain." kata Zafira.


"malu sama siapa hemmm? disini cuma ada kita berdua." kata Almeer semakin erat memeluk sang isteri


Zafira melepaskan pelukan sang suami. dan berbalik untuk memastikan perkataan sang suami. benar ternyata didapur hanya ada mereka berdua.


"Loh yang lain pada kemana?" kata Zafira heran.


"Kamu ini!" kata Almeer sambil mencubit hidung Zafira Gemas.

__ADS_1


"Aww .. kok dicubit sih?" kata Zafira dengan wajah cemberut.


"Kamu ini. ada suami kamu disini tapi malah cari yang lain. kamu nggak suka emang deket-deket suami kamu. atau justru kamu lebih suka deket sama si mbok dari pada deket-deket Suami kamu ini. gitu?!" kata Almeer dengan sedikit cemburu.


Zafira tersenyum sambil geleng kepala. merasa lucu dengan tingkah suaminya yang cemburu Dengan para ART. walau begitu dia senang karena sebelumnya dia tidak pernah bertingkah seperti ini. Zafira pun mematikan kompor. lalu menghadap kembali ke sang suami.


Zafira tersenyum.


"kenapa tersenyum?" tanya Almeer heran.


"Akang lucu kalau lagi cemburu gitu. lagian kenapa harus cemburu sih sama si mbak. buat Fira akang itu prioritas Fira sekarang. Fira nggak nyangka deh ternyata suami Fira yang ganteng ini bisa cemburu juga" kata Fira sambil memegang tangan sang suami.


"Cemburu? enggak! siapa juga yang cemburu?" kata Almeer mengelak.


"enggak!" kata Almeer ngembek sambil memalingkan wajahnya.


Zafira merasa lucu dan Gemas dengan tingkah sang suami. dengan reflek Zafira berjingkek dan mencium pipi sang suami. Almeer kaget. Namun seketika perasaannya pun berbunga-bunga. tidak menyangka Zafira akan menciumnya.


"Pipi yang ini belum. nanti cemburu loh pipi yang satunya lagi" kata Almer menunjuk pipi yang belum di cium.


"Ihhh apaan sih akang. Udah ah. Fira mau lanjut masak lagi. Akang nggak olahraga?" kata Fira.


Zafira pun menyalakan kembali kompornya. dan melanjutkan acara masak-memasak. Namun Almeer justru kembali memeluk Zafira dari belakang.


"Akang Fira kan lagi masak nanti nggak beres-beres masaknya." kata Zafira.

__ADS_1


"ya udah kamu masak aja" kata Almeer.


"Kalau Akang kayak gini Fira nggak fokus masaknya." kata Zafira.


Almeer pun melepaskan pelukannya.


"oke. kalau gitu kita masak bareng. akang mau bantu kamu masak. kamu lagi masak apa?" tanya Almeer.


"Lagi masak tumis. ini juga mau masak kentang." kata Zafira.


"oke. akang bantuin ya" kata Zafira.


"emang akang bisa masak?" tanya Zafira.


"yaps.. ya walaupun nggak seenak koki di hotel bintang 5. setidakna rasanyanyavlayak lah buat disebut makanan." kata Almeer.


mereka pun mulai asik memasak. Zafira mengalami cara Almeer memasak. bahkan ia tidak menyangka jika rasa masakan Almeer sanagt lezat seperti rasa masakan di restoran hotel bintang lima. sesekali mereka berxanda dan bermesraan didapur.


tanpa mereka sadari para ART sedang mengintip dan menguping mereka. mereka tersenyum bahagia melihat pasangan tuan muda mereka sedang bermesraan bersama. mereka senang karena tuan mereka bahagia.


"Kalian kok ngintip disini. lagi liatin apaan sih?" tanya Nadira yang tiba-tiba ada di belakang ART yang sednag mengintip.


"eh non. sstttt.. jangan berisik non kita lagi nonton keromantisan tuan Al bersama isterinya. mereka romantis banget nong. seneng banget rasanya ngeliat mereka harmonis bahagia dan romantis kayak gitu. semoga bis aseterusnya. dan pernikahan mereka langgeng sampe kakek nenek. sampe punya anak cucu yang banyak." kata salah satu ART.


Nadir Apun melihat kearah dapur. ternyata apa yang dikatakan ART benar. Nadira bahagia. bisa melihat kakaknya bahagia bersama wanita yang tepat. wanita yang dicintai Kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2