
"Selamat pagi tuan Al. bagaimana badannya apa lebih enakan?" tanya sang dokter.
"Pagi dok. sudah jauh lebih baik. Apa saya sudah bisa pulang Dok?" tanya Almeer.
"Karena kondisi Tuan juga sudah pulih. Tuan sudah boleh pulang. Kalau begitu saya permisi dulu ya. saya masih harus periksa pasien lain. mari tuan. kata Sang dokter.
"Makasih dok" kata Almeer.
Almeer pun turun dari tempat tidur. Almeer bersiap-siap untuk pulang. hari ini adalah hari pernikahan Zafira dan juga Syam. Meskipun berat untuk hadir disana. Almeer harus tetap datang. walau Almeer merasa khawatir akan sikap Elmeer padanya nanti. Mengingat apa yang sudah dilakukan Elmeer padanya. Saat Elmeer sudah tau tentang hubungannya dengan Zafira dimasa lalu. Elmeer begitu marah hingga memukulinya hingga dia tidak sadarkan diri dan dirawat selama tiga hari d RS.
Almeer keluar dari kamar mandi. dia sudah rapi dan siap meninggalkan RS. Almeer pun menyalakan handphonenya yang sudah tiga hari ini tidak dia mainkan. saat memeriksa handphonenya tiba-tiba ada panggilan masuk. Terlihat Nadira menelponnya.
"Ya Allah ada 60 panggilan tak terjawab dari Nadira dan yang lainnya juga. Pasti mereka khawatir karena tiga hari ilang nggak ada kabar." kata Almeer.
Almeer mengangkat telponnya.
"Assalamualaikum dek." kata Almeer.
"Waalaikumsalam. Ya Allah. Kakak kemana aja sih? tiga hari ilang nggak ada kabar. Kita semua khawatir tau nggak. Mana telpon nggak aktif. Kakak sama Kak Syam kemana aja sih? sekarang Kak Syam mana? apa lagi sama Kakak?" kata Nadira.
"Syam?. nggak ada. tiga hari kakak dirawat dirumah sakit. tapi Syam nggak ada kesini. gimana bisa Syam nggak ada? kalian udah cari ke apartementnya. ini kan hari pernikahannya." kata Almeer.
"Kakak dirawat dirumah sakit. kok bisa? kenapabnggak ada yang kasih kabar? kakak sakit apa? aku kesana sekarang." kata Nadira panik saat mendengar Almeer ada dirumah sakit.
"Kakak udah nggak apa-apa. ini kakak udah mau pulang. Sekarang yang penting itu kita harus temuin keberadaan Syam. ini hari pernikahannya jangan sampai pernikahan nya gagal karena Syam nya nggak ada kabar" kata Almeer
"Iya Kakak. Kak Ali, Althaf sama Ashraf juga lagi nyariin kak Syam. Tapi masih belum ada kabar. bagaimnaa ini kak. dari tadi pak Damar sudah menelepon. Menanyakan kita sudah jalan atau belum. Dua jam lagi akad dimulai. Seharusnya kita udah jalan kesana. tapi ini Kak Syam nya aja kita nggak tau dimana" kata Nadira.
__ADS_1
"Kamu tenang aja Dek. Jangan panik. Jangan buat Nenek dan Kakek khawatir. Sebisa mungkin kamu harus tenang. Biar kakak bantu cari. Kakak bakal minta seluruh anak buah kakak buat cari Syam. Sekarang kalian berangkat aja ketempat acara. Nanti kita ketemuan langsung disana." kata Almeer berusaha menenangkan Nadira.
"Iya Kak. Kakak juga harus hati-hati dijalan. Assalamualaikum" Nadira pun mematikan sambungan telpon itu.
Almeer segera menelpon seluruh anak buahnya. Almeer langsung mengerahkan mereka untuk segera menemukan Elmeer dan membawanya langsung ke tempat Pernikahan. Almeer pun langsung pergi dari rumah sakit dan langsung mencari Syam.
...----------------...
Almeer masuk kedalam ruang tunggu untuk keluarga pengantin pria. Terlihat mereka semua sedang menunggu Almeer dan Elmeer. Saat Almeer masuk kedalam mereka samua langsung mengahampiri Almeer.
"Ya Allah. Nak kamu dari mana aja? Syam mana? Kenapa dia belum datang?. Acaranya tinggal 10 menit lagi. Nanak kira kamu sama Syam" kata Nenek.
"Nggak Nek. tapi Nenek tenang Aja. anak buah aku masih nyari keberadaan Syam kok. aku yakin Syam pasti Dateng. Syam orang yang bertanggung jawab. dia nggak mungkin pergi gitu aja meninggalkan hari pernikahan nya." kata Almeer.
Sejujurnya Dia sendiri ragu. Apa Elmeer akan datang?. Mengingat betapa marahnya Elmeer saat tau dia dibohongi. Bahkan Elmeer tidak ada di rumah sakit untuk menunggunya. Tapi biar bagaimanapun Elmeer laki-laki yang bertanggung jawab dan tidak mungkin lari dari tanggung jawabnya.
"Semuanya tenang disini. Zein mau ketemu sama Ayah Damar dulu. buat diakusiin Semua ini. Zein kesana dulu ya. assalamualaikum." kata Zein.
"Assalamualaikum Ayah. boleh Zein duduk dan bicara disini?" kata Almeer.
" Waalaikumsalam. Ayo Nak sini duduk" kata Ayah Damar sambil sedikit bergeser untuk memberikan Almeer tempat duduk
Almeer duduk disamping Ayah Damar.
"Bagaimana Apa sudah ada kabar tentang El?" tanya Ayah Damar.
Almeer bingung. Apa jangan-jangan Ayah sudah tau perihal Elmeer yang hilang tidak ada kabar.
__ADS_1
"Belum Ayah. Semua teman dan saudara Zein masih mencarinya. Tapi belum juga ketemu". kata Almeer dengan rasa menyesal.
Ayah Damar terlihat sanagt sedih. Tidak menyangka untuk kedua kalinya pernikahan sang putri tercinta terancam gagal.
"Dosa apa yang ayah perbuat. Kenapa harus dilimpahkan pada putri Ayah. Kenapa setiap kali pernikahan Zafira selalu saja dia ditinggal pergi tanpa kabar oleh calon suaminya. Zafira anak baik. Kenapa kesalahan Ayah harus dilimpahkan pada putri Ayah?." Ayah Damar menangis.
Ayah Damar merasa gagal menjadi ayah yang baik bagi putrinya.
"Ayah. tolong jangan Nangis. Zein janji. Akan berusaha semaksimal mungkin agar pernikahan ini tetap berjalan. Tolong Ayah jangan putus asa. Bantu Zein dengan Doa." kata Almeer.
" Tiga hari lalu El menemui Ayah. Dia bertanya tentang pernikahan Fira denganmu. Ayah bisa lihat raut wajah kecewa, dan terluka. Mungkin dia merasa telah dibohongi oleh orang-orang yang begitu ia percaya. Ayah punya firasat jika El tidak akan datang". kata Ayah Damar
Hati Almeer mencelos. ternyata Elmeer menemui Aya sebelum bertemu dengannya di rooftop. Almeer khawati. Sakit rasanya membayangkan jika sampai Zafira mengalami apa yang pernah terjadi di pernikahannya yang pertama dulu. Zafira akan sangat terluka. Almeer tidak ingin nantinya Zafira menjadi trauma dengan namanya pernikahan. Almeer tidak bisa membiarkan semua ini terjadi.
"Zein. Ayah tidak akan sanggup jika Pernikahan Zafira Gagal karena pengantin prianya yang pergi tanpa kabar. katakan Apa yang harus Ayah lakukan untuk menyelamatkan pernikahan putri ayah." kata Ayah Damar.
"Ayah tenang dulu. Ayah percaya kan Sama Almeer?" kata Almeer
Ayah Amar mengangguk.
"Almeer janji sama ayah apapun yang terjadi pernikahan ini akan tetap berlangsung. Sekarang ayah tenang agar semua orang tenang. Jangan sampai Fira tau apa yang terjadi saat ini. Karena Fira pasti akan syok. ini Hari bahagia buat Fira. jangan sampai berubah jadi hari menderita." kata Almeer
"Kamu benar. Ayah percaya sama Kamu. Ayah mohon tolong bantu Ayah selamatkan pernikahan Fira". kata Ayah Damar.
"Pasti Ayah'. Sekarang Ayah masuk. biar Almeer urus ini semua." kata Almeer.
"Baiklah Ayah masuk."
__ADS_1
Ayah Damar pun masuk kedalam.
"Ya Allah bantu hamba menyelesaikan ini semua. bantu hamba menyelamatkan pernikahan Zafira." Kata Almeer berdoa.