Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti

Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti
Kemarahan Elmeer


__ADS_3

Elmeer terdiam data's rooftop perusahaan. dimalam yang pekat bertaburkan bintang. Elmeer termenung memikirkan nasib cintanya. entah takdir cinta seperti apa yang dia jalani. akankah membawanya pada cinta sejati. atau justru membawana pada jurang pemisah antara cinta dan amarah.


Potongan-potongan kejadian yang mempertemukan nya dengan Almeer kembali berputar. Dia tidak akan pernah bisa lupa mata itu. Mata dimana menjelaskan kejujuran, yang memendam luka, dendam dan juga kelemahan. Mata yang juga mengingatkannya pada sang paman yang selalu mengajarkannya arti kehidupan. Dia masih tidak menyangka mata itu masih menyimpan rahasia yang tidak pernah Dia sangka.


"Gimana Bisa Zein. kamu sembunyikan ini semua? kenapa Zein. kenapa Kamu lakuin ini ke Aku dan Fira" kata Elmeer sambil berteriak.


Elmeer bingung. Setelah dia mengetahui semua ini. masih sanggupkah dia melihat Zafira dan Zein. Bisa kah Elmeer menghadapi pernikahannya bersama Zafira. saat dia tau bahwa dihati Zafira masih diisi oleh Zein.


"Mom, Dad, Paman Albi, Tante. Syam tau kalian semua pasti liat semua dari sana. tolong bantu Syam . tasih tau Syam apa yang harus Syam putusin. Syam sungguencintai Zafir. Api Zafira tidak pernah bisa mencintaiku. Rasanya melepaskan pernikahan. ini bukan pilihan yang tepat. Namun bertahan dan menjalankan pernikahan ini terasa sulit dan bahkan mustahil." kata Elmeer sambil menonggal ke langit seadan sedang berinteraksi dengan mereka yang sudah tidak ada.


Elmeer terdiam. Dia membayangkan pertemuannya dengan Zafira. wanita yang berhasil membuatnya kembali percaya dengan cinta dan kebahagiaan. wanita yang berhasil membuatnya bangkit dari keterpurukan. mampukah Dia melepaskannya.


"Sedang Apa Kamu disini?. calon pengantin duduk termenung sendirian dia atas rooftop malam-malam begini. ada apa? cerita siapa tau aku bisa bantu" kata Almeer. yang tiba-tiba datang dan duduk disamping Elmeer.


Elmeer diam. Dia berusaha keras mengendalikan dirinya.


"Seharusnya kamu istirahat yang sukup. mengingat pernikahan kalian 3 hari lagi. dan rentetan acara nanti pasti sangat menguras tenaga. Kamu harus menyiapkan diri untuk itu." kata Almeer memberi nasihat


"Entahlah. Aku merasa Gugup. Dulu aku pernah bermimpi berdiri diatas pelaminan bersama seorang wanita yang ku cintai dan juga mencintaiku. membangun rumah tangga. semua terasa sangat indah. Namun. Entah kenapa Yang terjadi sekarang Rasanya tidak sama seperti mimpi dan harapanku itu." kata Elmeer.


"Kamu ragu? kenapa?" tanya Almeer.

__ADS_1


" Karena aku merasa Zafira belum bisa menerima ku sepenuhnya" kata Elmeer.


"Ayo lah. itu hanya perasaanmu Saja. setiap pengantin pasti selalu berfikir terlalu jauh. dan terkadang banyak pikiran-pikiran negatif yang membuat kita ragu. Padahal itu hanya ketakutan kita aja" kata Almeer.


"Apa iya?" tanya Elmeer


"iya semua orang pasti mengalaminya. coba kamu tanyain ke orang-uang sudah nikah atau yang mau nikah. pasti mereka akan jawab hal yang sama" kata Almeer


"Oh ya tapi kenapa kamu tau soal ini? Apa Kamu juga udah pernah nikah?" tanya Elmeer. berusaha untuk memancing Almeer jujur.


Raut wajah Almeer berubah untuk beberapa saat. namun segera dia bisa mengendalikannya.


"Hah?. kamu tau setiap Teman-teman aku selalu bercerita hal ini saat mereka akan menikah. Jadi ya aku tau dari mereka." kata Almeer berkilah.


Elmeer menghembuskan nafas. lagi-lagi Almeer tetap tidak jujur.


("Mau sampai kapan kamu Kamu menutupi semua ini Zein" ucap Elmeer dalam Hati. )


"Dasar sebuh hubungan adalah saling percaya dan jujur. Aku rasa keduanya tidak bisa dilakukan Zafira padaku. Aku rasa Zafira menyembunyikan banyak hal dariku." kata Elmeer.


Almeer Diam. Almeer berfikir jika keraguan Elmeer timbul karena masa lalu Zafira bersamanya yang masih jadi rahasia. Elmeer memperhatikan Almwer yang Diam. Elmeer merasa jengah dengan Almeer yang terus bungkam. Elmeer pun berdiri. berjalan sedikit menjauh dai Almeer.

__ADS_1


"Jawab jujur Zein. ada hubungan apa sebenarnya antara Kamu dengan Zafira?" kata Elmeer akhirnya.


"Apa maksudmu? nggak ada hubungan apapun diantara Aku sama dia selain dia sebagai calon kakak ipar dari sepupuku, yaitu Kamu. Kenapa kamu tiba-tiba bertanya seperti ini?" Kata Almeer berusaha mengelak.


"Sudahlah Zein. Aku capek liat kalian yang terus bersandiwara dihadapanku. Jawab jujur semuanya" kata Elmeer.


"Kamu menuduhku punya hubungan dengan Zafira dibelakang my gitu?" tanya Almeer.


"Hahaha. Zein.. Aku rasa kamu bukan orang yang bodoh sehingga tidak bisa memahami maksud perkataan ku. Katakan Ada hubungan Apa kamu sama Zafira di masa lalu? kenapa kalian menutupinya dariku.?!" kata Elmeer.


Almeer diam. dia berfikir apa mungkin Elmeer sudah tau. tapi bagaimana bisa? Almeer bertanya-tanya. Almeer Diam. bagaiman dia akan menjelaskan pada Elmeer sementara Elmeer sudah terlihat marah.


"Jawab Zein ! jangan diam saja. Aku udah tau semuanya ! jadi tolong jangan berpura-pura lagi. sudahi semua sandiwara kalian. Aku sudah muak !" Elmeer terlihat marah.


Almeer diam. dia tau Dia salah. Almeer bisa melihat dari matanya Elmeer luka, karena dikhianati dan juga dibohongi. Seharusnya sedari awal dia jujur. setidaknya Elmeer tidak akan berfikir macam-macam.


Elmeer jengah melihat Almeer yang diam saja tanpa mengatakan apapun. Elmeer berjalan menghampiri Almeer lalu memukulnya dengan sangat keras hingga membuat Almeer tersungkur. Almeer diam. dia merasa pantas mendapatkan pukulan ini. Melihat tidak ada perlawanan dari Almeer. Elmeer pun memukuli Almeer habis-habisan. dan Almeer tidak ada niatan sedikit pun membalasnya. Almeer membiarkan sepupunya itu meluapkan kekecewaan dan amarahnya. setelah itu baru dia akan menjelaskan semuanya.


Elmeer terus memukuli Almeer tanpa belas kasihan. hingga amarahnya mereda dia pun berhenti. namun saat amarahnya mereda dia melihat Almeer sudah tidak sadarkan diri dengan luka lebam di seluruh wajahnya. Elmeer pun menjadi panik. hasil dari amarahnya membuat saudaranya tak sadarkan diri. dengan panik Almeer pun menelpon ambulans. dan dia emmanggil beberapa anak buahnya untuk datang keatas rooftop. setelah beberapa anak buahnya datang Elmeer dan anak buahnya menggotong Almeer


Melihat Almer tak sadarkan diri Elmeer menyesal. Kenapa Dia bisa melakukan hal ini pada saudara nya yang sudah menyelamatkan dirinya berkali-kali. bahkan saat Elmeer habis-habisan memukulinya. Almeer tidak ada niatan menghindar apa lagi membalas pukulan-pukulan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2