
Almeer pun sedang berjibaku dengan jalanan yang padat. Hana dan Nadira memaksanya untuk pulang. sepanjang perjalanan dia terus memikirkan perkataan Hana dan Nadira. saat ini dia bingung apa yang harus dia lakukan nanti ketika sudah sampai dirumah. perasaan Almeer tidak tenang.
"gimana kalau ternyata Fira marah. dan dia mendiamkan Aku?" kata Almeer berbicara sendiri.
dia terus gelisah. ditambah kondisi jalanan yang sangat macet.
"ah.. apa coba cari di internet aja kali a gimana caranya bikin surprise buat pasangan pengantin baru. iya bener. siapa tau ada yang bisa diikuti caranya." kata Almeer.
Almeer pun segera memainkan handphonenya. ia pun mulai melakukan pencarian di internet.
"Nah nih ketemu." kata Almeer berbinar.
Almeer pun mulai memikirkan rencana untuk malam nanti.
...****************...
hari sudah malam saat Almeer baru saja tiba dirumahnya. keadaan jalanan yang sanagt macet total membuatnya terjebak dijalan. saat masuk kedalam rumah. terlihat para ART sedang merapihkan meja makan sepertinya yang lain sudah selesai makan malam. melihat jam didinding menunjukan pukul setengah 10 malam.
"ehh Aden. pulang. dikira Aden menginap di rumahsakit seperti kata Non Fira. Aden mau makan malam biar si mbok siapin makan malam buat Aden." kata si mbok.
"Nggak usah Mbok. beresin aja. saya tadi sudah makan. yang lain Pada kemana? Zafira sudah pulang?" kata Almeer.
"Non Fira sudah pulang sedari sebelum maghrib Den. bersama dengan Ibu. setelah makan malam Non Fira langsung kekamarnya. kalau tuan sama nona Adam baru saja masuk ke kamar mereka sehabis nonton tv tadi." kata Si Mbok.
"Yaudah mbok. Kalau sudah beres kerjaannya. kalian langsung istirahat aja ya. saya ke atas dulu" kata Almeer.
"Baik tuan." kata Si Mbok.
Ting..
Almeer mendapatkan notifikasi di handphonenya. saat dia membuka handphonenya dia tersenyum. Almeer pun segera naik kelantai atas menuju kamarnya.
__ADS_1
tok.. tok.. tok..
tak lama pintu kamar terbuka.
"assalamualaikum." sapa Almeer sambil tersenyum.
Zafira kaget saat melihat sang suami Sudah berdiri didepan pintu kamar. yang semula dia fikir suaminya akan menginap di rumah sakit untuk menemani Hana.
"Waalaikumsalam." jawab Zafira.
Zafira membukakan pintu kamarnya. Almeer pun masuk.
"Akang pulang?. Fira kira akang akan menginap bersama Kak el Nadira dan Ali untuk menemani Kak Hana." kata Zafira.
"Disana sudah ada Nadira Ali dan juga Syam. jadi Akang putusin buat pulang." kata Almeer.
"owh.. " kata Zafira singkat.
Pandangan keduanya bertemu. Almeer berusaha menyelami perasaan sang istri melalui tatapan matanya. Almeer melihat jika sang isteri sedang berusaha menekan perasaan cintanya. hanya karna tidak ingin terlalu dalam mencintai sedang ia merasa jika sang suami tak mencintainya.
Almeer tersenyum. namun Zafira berusaha keras agar tidak ikut terbawa perasaan.
"Akang sudah makan malam? mau makan dulu atau mau mandi dulu?" kata Zafira mengalihkan perhatian.
"Akang mandi dulu. setelah itu ada yang ingin akang bicarakan sama Sayang." kata Almeer.
Degh..
ada desiran yang menyelinap ke dalam jantung Zafira saat Almeer memanggilnya dengan panggilan sayang.tidak ingin larut terbawa perasaan Zafira berusaha mengalihkan perhatian.
"Yaudah Fira siapin dulu air hangatnya." kata Zafira mencoba menghindar.
__ADS_1
Zafira pun kekamar mandi dan mulai menyiapkan untuk mandi sang suami. Almeer tau sang isteri terlihat gugup dan juga berusaha menghindar. Namun Almeer yang sudah bertekad untuk memperbaiki semuanya pun segera melepas pakaiannya dan masuk ke kamar mandi. melihat sang isteri yang telaten menyiapkan segala keperluan suami.
Degh .
jantung Zafira berdetak tidak karuan saat tiba-tiba Almeer langsung memeluknya dari belakang saat dia sedang menyiapkan air hangat didalam Bathtub.
"Makasih ya sayang." kata Almeer
Zafira langsung membalikkan badannya. karena tidak aman untuk jantungnya jika lama-lama berada dalam posisi seperti ini.
"ya udah Fira keluar ya. Air hangatnya udah siap. akang bisa langsung mandi." kata Zafira bersiap keluar dari kamar mandi.
Almeer menahan tangan Zafira.
"kita mandi bareng yuk?" kata Almeer.
wajah Zafira bersemu merah. Zafira salah tingkah.
"emmm. akang aja yang mandi ya. Fira sudah mandi tadi. akang mandi Fira siapkan baju akang." kata Fira.
"emmm. ya udah. tapi kamu jangan langsung tidur ya. ada yang ingin akang lakuin dan bicarain berdua sama kamu." pinta Almeer.
Zafira mengangguk kecil. Zafira pun keluar dari kamar mandi. didalam kamarnya Zafira teus memegangi dadanya yang berdetak sangat kencang. aduh kenapa sih.
" Aduh kalau begini terus nggak aman buat kesehatan jantung aku. kenapa sikap Akang berubahnya sepulang dari rumah sakit. apa ya yang pengen akang bicarakan"
Zafira gelisah. perasaannya tak karuan. jantungnya berdetak sangat kencang.
...kira-kira apa yang sudah dipersiapkan Almeer untuk Zafira ya?....
...ikuti kelanjutan ceritanya. jangan lupa dukung , vote, like dan share cerita ini ke akun sosmed kalian. terimakasih...
__ADS_1