
Diruangan yang tidak begitu besar. Almeer sibuk berkutat dengan laptopnya. Mencari informasi yang sangat penting. Terhitung sudah tiga bulan dia tinggal di rusia. Sampai saat ini dia terus berusaha membobol server black mostr. Setelah beberapa informasi penting dia dapatkan. Kini dia sedang berusaha menyusun rencana.
Almeer mengambil mantelnya dan memasukan dompet dan ponselnya kedalam saku celananya. Setelah itu dia mengunci rumah sewanya dan menghentikan taksi.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh dari keramaian kota. Almeer turun disebuah peraimpangan. Terus berjalan menuju tempat sesuai dengan informasi yang dia dapat. Lingkungan yang cukup mengerikan. Almeer berjalan mengendap agar keberadaannya tidak diketahui oleh siapapun.
Almeer tau bahwa saat ini dia sedang berada dalam kandang ainga. Yang setiap langkahnya sangat diperhitungkan. Karena salah langkah dia akan ketahuan dan kemungkinan terburuknya nyawanya jadi taruhan.
Saat Almeer sedang mengawasi tempat tersebut almeer melihat ada laki-laki lain yang melakukan hal sama sepertinya. Almeer terus memperhatikan setiap gerak-gerik laki-laki tersebut. Terlihat jelas jika laki-laki itu sedang memantau setiap pergerakan yang ada di dalam ruangan tersebut. Namun tiba-tiba laki-laki itu tidak sengaja menginjak kaleng bekas soda.
"****.." terdengar suara lakiclaki itu mengumpat.
tak lama kemudian laki-laki itu lari karena ada banyak laki-laki berjas hitam dengan tampang yang menyeramkan mengejar laki-laki yang mengintip tersebut. Laki-laki tersebut terus berlari sekencang mungkin. Menabrak apapun yang menghalangi jalannya. Laki-laki itu berlari kearah keramaian.
Almeer ikut lari mengejar laki-laki itu. Saat melihat laki-laki itu lari ke arah jalan yang buntu Almeer memotong jalan agar bisa menolong laki-laki itu. Dan disaat yang tepat Almeer menarik laki-laki itu ketempat yang aman. dan laki-laki itu terlihat panik saat ada yang menariknya. Namun Almeer segera memberi kode pada laki-laki itu untuk diam karena orang-orang itu datang.
Setelah beberapa saat akhirnya orang-orang itu pergi. Merasa situasi sudah lebih aman. Almeer mengajak laki-laki itu pergi.
"ikuti aku" kata Almeer dengan bahasa indonesia.
Laki-laki itu diam saja.
"kalau mau bernasib sama dengan orang-orang yang didalam sana terserah." kata Almeer. Almeer terus berjalan meninggalkan laki-laki itu.
Setelah berpikir beberapa saat. Laki-laki itu pun berjalan mengikuti Almeer. Almeer yang tau laki-laki itu mengikutinya. Terus berjalan menuju salah satu resto. laki-laki itu menghampiri Almeer.
"black mostr. Gangster no 1 terkejam. Sekaligus mafia penjualan organ tubuh dipasar gelap. Ada urusan apa kamu dengan dia?" kata laki-laki tersebut.
__ADS_1
Almeer sempat kaget saat laki-laki itu bisa bahasa indonesia. Tapi itu justru lebih baik buatnya.
"sama sepertimu. Hanya saja ada perbedaan diantara kita. Kamu tau perbedaan antara orang bodoh dengan pemberani?" kata Almeer.
"maksud anda" tanya laki-laki itu
"orang bodoh menganggap dia pemberani dan membalas dendam tanpa rencana. Tapi pemberani akan selalu punya perhitungan dan bertindak bila waktunya. Anda tidak bisa bertindak sendiri saat menghadapi gengster berdarah dibgun seperti mereka.". Kata Almeer.
"jadi anda seorang pemberani yang cerdas dan saya orang bodoh. Begitu maksud anda?" laki-laki itu terlihat sangat kesal.
"amarahmu tidak akan membuatmu berhasil. Simpan tenagamu. Itu akan sia-sia. Gunakan saat kamu benar-benar bertemu dengannya." kata Almeer. Almeer mengeluarkan uang dan meletakannya di meja. Lalu pergi.
Laki-laki itu mengikuti Almeer. Mereka berjalan tanpa berkata apapun. Almeer membawa laki-laki itu ke rumah yang dia sewa.
Klek.
Suara kunci pintu yang terbuka. Almeer masuk dengan laki-laki itu. mereka masuk . Lalu melepaskan sepatu dan mantel dan meletakannya ditempat yang tersedia. Almeer menunjuk sofa untuk laki-laki itu. Dan laki-laki itu duduk, sedangkan Almeer kedapur mengambil softdrink dan cemilan.
Almeer datang dengan membawa 2 kaleng softdrink dan cemilan. laki-laki itu menerima satu kaleng softdrink yang diberikan Almeer.
"kamu orang indonesia. Sejak kapan tinggal disini?" kata laki-laki itu
"tiga bulan."
"apa tujuanmu sebenarnya disini?" tanya laki-laki itu lagi.
"sama sepertimu. Selain sebagai mahasiswa, black mostr salah satu tujuanku." kata Almeer.
__ADS_1
"kenapa? Ada urusan apa kamu dengan black mostr?" laki-laki itu sangat penasaran.
"kenapa saya harus kasih tau?" Almeer menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.
"saya Elmeer Karl. black mostr adalah musuh terbesar saya. Black mostr udah bunuh 4 orang yang paling saya cintai. Tunangan saya, mama saya, Paman Bian dan istrinya tante Hana. tujuan hidup saya saat ini mencabik2 mereka." kata laki-laki yang menyebet namanya sebagai Elmeer.
"saya tidak ada urusan dengan cerita anda." kata Almeer.
"karena anda orang baik." kata Elmeer.
"jangan terlalu mudah percaya sama orang asing. Bahkan serigala bisa berubah jadi domba untuk mengalahkan lawannya" kata Almeer.
"ya kamu benar. tapi saya tetap percaya kamu orang baik." kata Elmeer.
"jadi kawan saya pengen balas dendam dengan black mostr. Saya yakin kita bisa jadi pathner yang kompak." kata elmeer.
"kamu terlalu yakin"
"kita punya tujuan yang sama. Kamu juga punya dendam dengan gangter itu kan. Jika tidak kamu tidak akan ada disana. Aku lihat kamu juga mengamati tempat itu. Jadi kita pathner sekarang?" kata elmeer mengulurkan
Almeer hanya diam. tidak membalas uluran tangan Elmeer.
"ayolah. Bukankah kamu bilang tidak bisa menghadapi gengster berdarah dingin seperti mereka hanya seorang diri. Kamu butuh pathner dan saya juga sama. Kita bisa bentuk tim untuk menghancurkan mereka. Tujuan kita sama kenapa kita tidak bekerja sama?" kata Elmeer.
Almeer pun mengulurkan tangannya. Mereka pun bersalaman.
"teman" kata Elmeer.
__ADS_1
"pathner satu Misi." kata Almeer.
Obrolan mereka pun berlanjut. Banyak hal yang mereka saling tanyakan satu sama lain. Baik latar belakang pribadi dan masalah mereka. Karena untuk membentuk suatu tim sangat penting untuk memahami kepribadian masing-masing agar mereka bisa saling mengenal dan percaya.