Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti

Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti
He's Good People


__ADS_3

Semua keluarga dan sahabat sedang cemas menunggu didepan ruang UGD. Hingga datang seorang pria muda dengan stelan jas warna hitam datang bersama dengan dua orang pria paruh bayah menggenakan kemeja rapih. Mereka berjalan menghampiri Hana.


Hania bangkit dan menyambut kedatangan mereka. Meligat Hana bangkit yang lain lun ikut berdiri.


"Selamat datang Mr.Steve. Dan Mr.Sam Terimakasih sudah bersedia datang dan menolong Al." kata Hana sambil mengulurkan tangannya.


Mereka pun menjabat tanggan Hana secara bergantian.


"Oh ya. Kenalin Mereka ini Mr.Steve dan Mr.Sam mereka ahli bedah dari Amerika. Mereka yang akan membantu menolong Zein untuk Operasi" kata Hana memperkenalkan kedua dokter tersebut.


"Selamat datang Mr. Dan terimakasih sudah bersedia membantu" kata El.


"Saya mohon selamatkan Kakak saya Dok. Tolong dia Dok" kata Nadira memmohon.


"Kami akan berusaha semaksimal mungkin. Hanya saja Kami harus tau terlebih dulu mengenai kondisi Al sebelum kami mengambil tindakan" kata Mr.Steve


"Baik dok. Saya antar pada dokter yang menangani Al"


Hana pun membawa kedua dokter tersebut keruangan Doketer Andre yang menangani Almeer tadi.


...----------------...


Setelah semua dokter berkumpul mereka mulai memeriksa kondisi Almeer. Hampir satu jam mereka berada didalm ruangan. Hingga satu persatu dari mereka pun keluar.


"Bagaimana Dok?" tanya Ali.


Mereka menghela nafas berat. Raut wajah keraguan terpancar jelas.


"Ada apa?" tanya El


"Kondisinya sangat buruk. Luka dikepalanya sangat parah. Terlebih adanya kerusakan dioragan vitalnya yakni Ginjalnya hancur. Tapi kami tidak bisa melakukan dua operasi besar sekaligus disaat kondisi pasien kritis." kata salah satu dokter


"Lakukan cara apapun untuk menyelamatkan nyawa Kakak Saya. Saya mohon dok" kata Nadira sambil menangis


"Kami akan berusaha. Kami akan melakukan operasi dikepalanya terlebih dahulu. Tapi.." kata dokter

__ADS_1


"Tapi apa dok?" tanya El.


"Kami tidak yakin presentasi kemungkinannya sangat kecil. Dan bisa dibilang mustahil." kata dokter steve.


Hancur sudah perasaan mereka semua. membuat mereka lemah tak berdaya dalam ketakutan dan kecemasan.


"Berapa persen kemungkinannya dok?" tanya Hana


Sang dokter menghela nafas.


"Maaf. Hanya 10%" kata Sang dokter.


Mereka samkin takut. Mereka menangis. Tidak bisa membayangkannya. Mereka tidak siap ditinggalkan oleh orang yang paking mereka sayang.


"Keputusan ada ditangan kalian. Apa dilanjutkan operasi ini meski kemungkinannya hanya kecil atau... " kata Dokter Steve.


"Lakukan dok. Lakukan walau kemungkinannnya hanya ada 0,1%." kata Hana yakin


"Anda yakin?" tanya Dokter Andre


Semua melihat kearah Hana.


"ya. Kamu benar. Al selalu bilang lakukan selama masih bisa kamu lakukan. Lakukan sampai titik darah penghabisan. Ubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kita punya tuhan. Biarkan semua bekerja dengan cara Tuhan. Tugas kita hanya berusaha sampai akhir. Dan hasil adalah milik Tuhan. Selama kita yakin tuhan tidak akan pernah mengkhianati kita." kata Mr.Steve mengakatan nya persis seperti cara Almeer mengatakannya.


"Ya Kami akan berjuang dan berusaha sampai akhir. Tugas kalian Berdoa. Hana sekarang keyakinanmu sudah sana dengan mereka berdoalah seperti mereka dan seperti Al berdoa. Karena saya yakin doa kalian membawa Al kembali pada kalian." kata Mr.San.


......................


Sudah Tiga jampara Dokter berjuang menyelamatkan Almeer didalam ruang operasi. seluruh keluarga sudah berkumpul didepan ruang operasi menunggu dengan cemas dan tetap berdoa.


Setelah 4 jam. Lampu tuang operasi dimatikan. Pertanda operasi sudah selesai. Dokter Steve dan ke 5 dokter lainnya keluar dari ruangan.


"Bagaimana keadaan cucu saya Dok?" tanya Kakek.


"Operasi yang sudah berjalan. Walau ada beberpa kendala. Tapi semuanya sudah berhasil. hanya saja kondisinya kritis. Kami akan bawa dia keruang IGD. Untuk pemantauan secara intensif. Kalian terus berdoa."

__ADS_1


Tak berapa lama brangkar yang membawa Almeer keluar dari ruangan didorong bersama 3 perawat.


"Selanjutnya kita akan mulai memikirkan tentang operasi selanjutnya. Setelah kondisi Al stabil kita harus segera melakukan operasi cangkok ginjal. Karena jika tidak dilakukan akan membahayakan nyawanya." kata Dokter Steve.


"Apakah kalian sudah mendapatkann donor ginjal untuk Al? Tanya dokter Sam.


"Kami belum membicarakan hal ini. Tapi saya siap mendonorkan ginjal saya untuk kak Zein" kata Ali


"Saya juga siap" kata Ashraf


"Atau saya saja Dok" kata Altaf


"Siapapun boleh mendaftarkan diri menjadi pendonor. Tapi tidak semua orang bisa mendonorkan. Ginjalnya. Ada prosedur yang harus dilewati. Seperti tek kecocokan dan lainnya. Agar nantinya tidak ada komplikasi setelah pencangkokan baik pada sipenerima maupun sipendonor" kata dokter Andre


"Baik kami akan ikuti setiap tes dan prosedurnya"


Diantar dengan beberapa tim dokter El, ali Ashraf dan Althaf pun mengikuti prosedur tes. Tersisa dokter Steve dan Sam.


"Kami tidak menyangka orang sebaik Al akan berada dan terbaring lemah seperti sekarang. Kami janji. Kami akan selalu membantu dan berjuang untuk Al." kata Dokter Steve.


"Terimakasih dok."


"Bagaimana Dokter bisa kenal dengan cucu saya?" tanya Kakek.


"Cucu kakek orang hebat. Dia sangat jenius dan baik. Dia sering membantu saya menyelamatkan pasien. Di Amerika , Dia bukan hanya menyelamatkan pasien dia juga menyelamatkan kehidupan banyak orang. Karena kepintaran kerja kerasnya akhirnya penelitian yang saya dan Al lakukan berhasil. Dan dapat menyelamatkan kehidupan banyak orang. Terutama para pasien penderita kanker." cerita Dokter Steve


"Al tidak pernah tidur sampai dia bisa berhasil menyelesaikan tugasnya. Dia pernah menolong seorang pemuda yang hampir mati. Tapi pemuda itu berhasil diselamatkan. Bahkan sampai sekarang Al masih terus menyelamatkan banyak orang. Dia mendirikan rumah sakit. Dimana setiap pasien yang miskin bisa berobat dirumah sakit itu tanpa membayar sepeserpun. Bahkan mereka tetap mendapatkan pelayanan terbaik." kaja dokter Sam


"He's good people. Dia sangat amat baik. Saya yakin orang baik sepeti dia masih sangat diharapkan kehadirannya. Banyak orang yang mendoakannya."


"Bahkan saat ini 10 greja dan 5 panti asuhan tempat Al menjadi donatur sedang melakukan doa bersama demi kesembuhan Al. Ya walau keyakinan Kita berbeda. Tapi Kami yakin tuhan kita pasti sama tuhan Allah akan mendengarkan doa kita. Karena Al adalah hamba Allah yang baik." kata dokter steve.


Mereka tidak menyangka jika Almeer yang mereka kenal begitu baik. Dan sangat disayangi oleh banyak orang.


"Kang Almeer. Akang harus bertahan. Banyak orang yang menyayangi Akang. Yang terus mendoakan Akang. Jangan tinggalkan kami." gumam Zafira.

__ADS_1


__ADS_2