
Almeer dan Zafira mendengarkan dengan baik semua cerita Elmeer. Almeer tidak menyangka jika sepupunya bisa merencanakan hal tersebut. Zafira juga bingung. sebenarnya siapa kedua laki-laki yang mencintainya ini. kenapa mereka sanagt baik? kenapa mereka sangat memikirkan kebahagiaannya?.
"Maaf Karena telah memukulmu. dan Maaf kare meninggalkan Zafira dihari pernikahannya." kata Elmeer.
"Kakak tau Zein memang layak mendapatkan pukulan tersebut." kata Almeer.
"Ya bahakan sangat layak. Pukal itu untuk kebohongan yang Kamu lakuin. untuk Kamu yang merasa paling tau tentang kebahagiaan Kakak. dan Untuk Luka Hati Zafira yang sudah Kamu tinggalkan. dan Kalian tau Kalian sangat serasi bersanding dipelaminan. " kata Elmeer.
"Kakak disana?" tanya Almeer.
"Ya. gimana bisa saya melewatkan momen terpenting dalam hidup sepupu saya. Saya disana membantu dan memastikann bahwa rencana saa berjalan sesuai dengan seharusnya." kata Elmeer.
Almeer dan Zafira saling melihat. ternyata dugaan mereka benar. orang yang mereka lihat di acara kemarin adalah Elmeer.
"Apa kaputusanmu selanjutnya Zein? Apa kamu akan tetap melepaskan Zafira setelah melihat saya kembali?" tanya Elmeer.
Zafira merasa deg-degan. hal yang sama yang ingin dia tau jawabannya dari suaminya. apakah sang suami akan melepaskannya. Almeer melihat Zafira yang menunduk sat Elmeer menanyakan hal tersebut.
"Ketahuilah apapun keputusanmu Kakak tidak akan pernah kembali pada Zafira. Kakak tidak bisa hidup bersama dengan wanita yang tidak pernah bisa mencintai Kakak. sedari dulu laki-laki yang dicintai Zafira itu Kamu." kata Elmeer.
__ADS_1
"Keputusan Zein ada pada Zafira. apa Zafira mau menjadi isteri dari laki-laki seperi Zein?. yang bahkan kalian jua tau seperti apa Zein. dan kekurangan Zein. Apa Zafira mau nikah dengan Laki-laki yang bahkan tidak bisa berada di dalam kamar ketika malam tiba." kata Almeer.
Zafira mengangkat kepalanya melihat kepada sang suami.
"Bagaiamana Fira? apa kamu mau menjadi isterinya? bahkan setelah tau semua kekurangannya?." tanya Elmeer.
"tidak ada makhluk Allah yang sempurn. semua diciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. bagi Fira. jika Laki-laki itu Sholeh, baik, bertanggungjawab dan bisa mencintai kekurangan Fira dan keluarga maka tidak ada alasan bagi Fira menolaknya." kata Zafira.
"Alhamdulillah. kamu bagaimana Zein. apa kamu masih mau melepaskan Zafira setelah mendengar jawaban Fira? dan apa kamu masih mau tetap pergi ke Saudi dan emnetap disana?" tanya Elmeer.
"Pergi? ke Arab?" tanya Zafira shock.
"Iya. dia berencana berangkat hari ini. rencana awalnya dia akan pergi sehari setelah akad nikah kita. tapi keadaannya sudah berbeda. apa kamu tetap melanjutkan niat awal kamu?" tanya Elmeer.
"Maaf. Fira" kata Almeer menyesal.
Elmeer mengeluarkan sebuah amplop putih. dan memberikan nya pada Almeer. Almeer membukanya. dia melihat didalamnya ada Paspor, tiket dan beberapa berkas lainnya. Almeer dan Zafira kaget.
"anggap ini sebagai hadiah pernikahan kalian dari saya. kalian bisa ibadah umroh disana sambil bulan madu. dan selebihnya apa kalian akan menetap tinggal disana atau kembali semua kalian diskusikan bersama. cuman satu pinta Kakak. tolong jaga Zafira dimanapun kalian berada. cintai Zafira dan bahagiakan Zafira. dan beri Kakak keponakan-keponakan yang banyak, sholeh-sholeha, baik dan lucu-lucu." kata Elmeer.
__ADS_1
"Terimakasih kak." kata Almeer.
"Sama-sama. kalian baik-baik. kakak mau pulang dulu. Kakak harus siap menghadapi amukan dari Nenek dan Kakek. kalian sialhakan habiskan waktu berdua. dan ingat nanti habis magrib ada pengajian dirumah. kalian jangan sampe nggak Dateng. assalamualaikum"
Elmeer pergi. kini hanya tinggal Almeer dan Zafira. Zafira masih diam. dia kecewa lagi-lagi Almeer akan meninggalkannya. apa jika dia jadi menikah dengan Elmeer. itu artinya dia tidak akan pernah bertemu lagi dengan Almeer. lalu apa keputusan Almeer sekarang.
"Maaf. Sebenarnya ada hal penting yang membuat Akang ingin menetap disana. selain karena urusan bisnis yang baru saja berjalan disana. Akang ingin mengobati trauma akang. Ada seorang guru akang dia salah satu imam besar disana yang menyarankan akang untuk tinggal disana sambil memperdalam ilmu agama. dengan begitu akang berharap rasa sakit dan trauma itu bisa hilang" Kata Almeer
"Apa hanya itu alasan akang? atau ada alasan lain lagi? atau karena akang tidak ingin tinal bersama Fira sebagai ipar?" kata Zafira.
"Iya itu juga jadi salah satu alasannya."
"Lalu kenapa Akang nggak pernah perjuangin Fira. Apa karena Akang tidak pernah benar-benar mencintai Fira. sehingga Fira tidak layak untuk Akang perjuangkan?. kata Zafira.
Almeer diam. entah harus jawab apa.
"Akang tau. ingin rasanya Fira membenci Akang saat Fira taupernikahan kita dipenuhi kebohongan. Fira ingin benci akang saat Fira tau Akang tidak pernah menganggap pernikahan kia ada. Fira ingin membenci akang saat tau Akang tidak pernah menceritakan tentang kita pada keluara akang. Fira ingin benci akang saat Akang tinggalin Fira. namun darisekuan banyak alasan untuk Fira benci akang tetap tidak bisa mengalahkan satu-satunya alasan Fira bertahan dan ingin menjadi isterinya akang. karena sedari dulu Akang laki-laki yang menagjarkan artinya ketulusan mencintai tanpa mengharapkan balasan." kata Zafira.
Zafira meneteskan air mata. Almeer mengusap air mata itu. dengan lembut dia mencium kening sang isteri.
__ADS_1
"Maafkan akang. maaf karena Akang mencintai kamu dengan ketidak sempurnaan akang. Maaf pernah menghadirkan luka dan air mata dalam hidupmu. sungguh bukan hanyavkamu yang menderita Akang juga. maafkan ketidakberdayaan akang. maaf ya sayang." kata Almeer.
Zafira pun menangis dalam pelukan sang suami.