Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti

Takdir Cinta Sang Pengantin Pengganti
Bertemu Ali


__ADS_3

disebuah restoran di kota hujan Almer duduk menunggu Ali. seorang asistent pribadi sekaligus adik dipanti. 2 hidangan makanan dan minuman sudah tersaji dimejanya. Setelah menunggu 15 menit lamanya akhirnya orang yang ditunggu datang


"assalamaualaikum ka"


"waalaikumsalam. Duduk lah. Makan"


"apa kabar ka?. 3 minggu nggak ketemu kakak kurusan. Sepertinya tidur kakak tidak baik?" kata ali


"entahlah, kapan gua bisa tidur dengan benar."


"dan kali ini mungkin bukan cuman mimpi buruk itu, tapi karena ada masalah yang rumit. Benar bukan?" kata ali


"mimpi itu sudah jadi makanan setiap malam gua."


"ya benar. Tapi bukannya nggak ada masalah serumit apapun itu yang nggak bisa kakak selesaikan. Dengan kemampuan yang kakak punya mudah buat kakak selesaiin. Jadi boleh gua jadi pendengar yang baik?" kata ali


Almer terdiam untuk beberapa saat. Sedangkan ali tampat menikmati makanan favoritnya yang dipesankan oleh sang kakak.


"gua udah nikah" kata almer akhirnya


"uhuk.. uhuk... " ali tersedak. Dia segera meneguk minumannya.


"lo mau bikin gua mati tersedak ka gara gara lulucon lo yang garing itu?" tanya ali dengan sedikit kesal


"gua juga berharap yang sama. Kalau itu semua cuman lulucon. tapi nyatanya itu yang sebenarnya." kata almer


Ali seketika meletakan sendok makannya dan menjauhkan makannya.

__ADS_1


"ada masalah apa? Yang gua tau lu adalah orang yang paling anti sama wanita. Bukan kali pertama lo menolak dijodohkan dengan rekan bisnis. Bakhan nggak sedikit lo biarin cewek nangis setelah kata penolakan dari lo. Kali ini apa? Jangan bilang lo ngehamilin oranv. Oh.. Tidak itu tidak mungkin karena gua tau lo. Jawab apa sebenernya?" kata ali


Almer mulai menceritakan kejadian yang sebenarnya yang membuat statusnya berubah menjadi suami.


"lu tau ka. Sebelum lo telpon ajakin ketemuan ibu telpon gua. Dia nanyain lo. Ibu bilang udah 3 hari ini ibu selalu mimpi klo lo nikah. Namun dipernikahan itu ibu liat isteri lo nangis dan lo cuma melihat tangisan isteri lo dari kejauhan dengan tatapan rapuh. lo tau ibu adalah orang yang selalu tau apa yang terjadi di lo tanpa dengar cerita apapun dari lo. Bahkan gua pun baru tau setelahnya. Ibu sayang banget sama lo. Lo itu malaikat yang berwujud anak kecil yang dikirim Allah buat menghadirkan pelangi dikehidupan kami dirumah panti. Itu sebab nya ibu tidak pernah menanyakan apa yang terjadi ke lo apa lagi maksain lo. walau apapun yang lo lakuin ibu selalu sayang sama lo." kata Ali


"lo bener. Bahkan rasa sayang nya gua nggak kalah jauh dengan rasa sayang ibu. Itu sebab nya gua mati-matian buat membahagian ibu. Dan itu alasan kenapa gua meninggalkan ibu saat gua SMA. Karena selama gua ada dipanti setiap malam ibu selalu terbangun untuk mengompres dan nemenin gua dari ketakutan mimpi itu. Gua nggak bisa liat ibu yang khawatirin gua."


"iya dan karena itu. Lo bisa buat kita anak anak panti bisa ngerasain kehidupan seperti sekarang. Kapan lo tengok ibu.? Ibu kangen banget sama lo bahkan setiap gua datang gua liat ibu berusaha nahan tangisnya karena kerinduan dia ke lo." kata


"setelah ini gua mau temui ibu. Tapi gua minta sama lo tolong jangan bilang apapun soal ini ke ibu dan yang lain cukup lo aja yang tau."


"sampe kapan?" tanya ali


"lo tau pernikahn gua karena apa. Bahkan setiap harinya yang gua liat dimatanya saat liat gua adalah kesedihan dan luka. Gua nggak mau kalau ibu tau gua nikah tapi pernikahan yang gua jalanin seperti ini. Lagian gua nggak yakin pernikahan ini akan berjalan sampe kapan. Saat ada laki laki baik yang dicintai Fira dan mereka ingin hidup bersama saat itu juga tugas dan peran gua selesai. Jadi lebih baik ibu nggak tau tentang ini." kata Almer


"lo cinta dia."


"karena gua tau lo ka. Lo yang nggak pernah perduli sama perasaan cewek kini tiba-tiba jadi perduli mikirin gimana perasaan dia dan nggak mau kalo cewek itu menderita saat nanti dia dihina dan di ejek orang-orang karena pernikahannya yang gagal. Tanpa lo sadar cinta itu udah tumbuh dihati lo saat pertama kali lo liat dia. Dan semakin tumbuh saat ayahnya minta lo jadi pengantin penggantinya. Dan kini lo ngerasa tersiksa liat kepedihan dia. come on.. Apa namanya kalo bukan cinta" kata Ali


" "


"lo itu orang jenius dalam segala bidang. Bisnis, pengetahuan umum ,politik, ilmu agama, lo hafal dengan ribuan ayat qur'an dan hadist lo hafal dengan rumus rumus bahkan lo bisa ciptain teknologi yang sangat canggih tapi sayangnya lo bodoh ka soal mengartikan perasaan cinta. Lo harus mencari guru tentang ini. Ya mungkin lo bisa belajar dari gua" kata Ali dengan sedikit PD


"owh... Dengan lo. Belajar dengan si jomblo. Apa yang bisa gua dapet" kata Almer sedikit mengejek


"gua bukan jomblo ka. Gua nggak mau ngiket cewek dalam hubungan yang nggak tau kapan resminya. Lo tau kan gua nggak akan ngelangkahin lo nikah. Ya walau gua tau lo udah nikah sih tapi kan lo mutusin buat ngerasiain ini dari ibu dan yang lain lalu gimana bisa gua nikah dan bangun rumah tangga bahagia sedangkan kakak gua harus menutupi rumah tangganya yang entah seperti apa. Seperti janji gua. Gua akan nikah setelah mastiin kebahagiaan lo dan kebahagiaan rumah tangga lo" kata ali

__ADS_1


"adek gua udah dewasa ternyata." kata Almer


"owh so pasti. Lu nggak liat kehidupan yang mendewasakan gua. Kerjaan kantor yang menggunung karena ditinggalkan oleh sang empunya. Masalah sana sini yang nuntut gua dewasa sebelum waktunya. Entah kapan sang empunya berbaik hati kembali mengerjakan tugasnya. Tidak kah kasihan dia pada daku yang menderita bercinta dengan berkas berkas yang tidak ada habisnya silih berganti" kata Ali sedikit mendramatisir


almer tertawa dengan celotehan sang adik yang mengeluh.


"oke. Besok gua bakal kembali ke kantor. Gua bakal urus kerjaan luxury hotel. Lo bisa bawa berkas yang penting ke sana gua ambil kantor disana. Gua nggak bisa kekantor yang dijakarta. Karena biar gimanapun juga gua nggak bisa ninggalin Bandung. Dan pulang pergi Jakarta - Bandung bukan pilihan yang tepat. tolong urus ruangan gua. dan minta setiap kepala kantor cabang dibidang apapun itu untuk berkas berkas langsung diserahkan ke gua. Dan kasih tau mereka juga pastikan jangan dampe ada kesalahan saat berkas itu ingin ditandatangain gua. Karena gua belum ada asistent jadi gua nggak mau kerjaan gua bertumpuk cuman gara gara banyak kesalahan laporan. Lo juga tetep urus kantor pusat. Sesekali gua bakal kesana buat cek semua. Dan untuk klient-klient penting aja yang bisa ketemu sama gua. lo paham kan"


"alhamdulillah. Thanks ka. Lo udah mau kembali dan memperingan kerjaan gua. Oh ya Noval sama Ardi pekan depan bakalan ke bandung. Kita bakal bahas tambang batu bara disana sama proyek di sumatra."


"oke nanti lo urus aja jadwal gua kapan pertemuan dengan klient dan rapat penting. Klo nggak ada jadwal itu gua bakal stay di luxury hotel."


"oke sip. Oh ya lo nggak ada niat buat ngenalin gua sama isteri lo?"


"lo boleh kenal dia. Tapi gua nggak bakal kenalin lo berdua. Dia nggak boleh tau lo. lo ngerti kan maksud gua. status gua cuman pengganti dan itu yang buat gua nggak bisa ungkap jadi diri gua sebenernya dikeluarga itu."


"kenapa lo nggak coab buat dia nerima lo sih ka?" tanya ali.


"gimana?"


"ya. Lo coba buat dia jatuh cinta sama lo kaya lo jatuh cinta ke dia. Gua rasa Fira bukan orang yang keras. hatinya lembut. Dia tau mana yang tulus dan nggak dan klo lo bisa nunjukin rasa lo ke dia dengan perhatian lo gua yakin kok lambat laun dia bakalan cinta ke lo dan terima lo setulus hati dia. Lo tampan ka. Pasti nggak bakal sulit buat cewek jatuh cinta ke lo. Wanita itu butuh sosok yang perhatian, pengertian, dan yang bisa muat dia nyaman dan merasa terlindungi. Lo lakuin itu ke dia gua jamin dia pasti jatuh cinta ke lo"


" "


"ka obatnya patah hati itu hati. Lo pasti bisa. Belajar buat ngerawat perasaan lo yang udah tumbuh buat dia dan belajar buat dia jatuh cinta ke lo. Semangat ka. Pasti bisa ko"


"lo terlalu banyak bicara. Cepet kembali ke kantor. banyak kerjaan yang harus lo utus. Dan inget pesen gua yang tadi sekalian juga siapin ruangan gua. Gua mau kerumah ibu. Jaga diri lo." katavalmer

__ADS_1


"hmm. Kebiasaan. Kalo udah tenang aja maen usir aja. Apalah daku yang cuman permen karet. Setelah hambar langsung dilepeh. Dah lah bye ka. Titip salam buat ibu ya. Assalamualaikum"


Ali pergi meninggalkan Almer. Setelah itu Almer pun membayar bill pesanannya. Dan pergi meninggalkan restoran


__ADS_2