Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Gaun


__ADS_3

Tap...tap...langkah kaki Nella cepat memasuki Butik X membuat para pelayan di sana terkejut.


"panggil Mr.Li sekarang.!"Nella berteriak


sambil menghempaskan tubuhnya ke sofa indah di tengah ruangan bernuansa putih.


"ada apa my queen,pagi pagi sudah membuat pegawaiku kocar kacir ejek Mr.Li pemilik butik X.


"Lihat,jahitannya tidak pas di tubuhku ,sesal Nella memperlihatkan foto dirinya saat mencoba gaun pengantin tadi.


"wel..wel...calm dear." masih ada waktu kata Mr.Li kita perbaiki ya.


"gaunku harus yang paling spektakuler.acara pertunanganku akan diganti dengan acara pernikahan karena aku harus segera menjadi Ny.Hamilton"katanya puas.


"ok dokey honey."ujar Mr.Li penuh percaya diri.


Mr.Li pria keturunan tionghoa yang lahir disebuah kota besar sudah lama menjadi langganan keluarga konglomerat di ibu kota ini salah satunya keluarga Gunawan atmodjo ini.Keluarga yang sangat mudah diingat dengan 2 putri yang bagaikan bumi dan langit.Mr.Lin ingat betul saat remaja Nella membakar gaun untuk perpisahannya karena warnanya sama dengan yang dipakai oleh Keira adiknya...adik angkatnya lebih tepatnya.Sejak itu Keira selalu memilih gaun atau apapun setelah Nella memilih lebih dulu.Mr.Lin memandang foto Keira yang ia pajang di salah satu ruangan bernuansa pelangi dimana hasil karya terbaik Butik X di perlihatkan,Foto Keira tidak besar namun cukup menarik tidak ada yang menyangka jika itu Keira.bahkan keira pun tidak tau jika fotonya dipajang di Butik itu.Mr.Li bergumam kemana gadis tomboy cantik dan pemalu itu,apa kabarnya ?"Mr.Li tersenyum dan meninggalkan ruangan itu sambil menerima sebuah panggilan.


"Hallo tuan Gunawan,apa kabar?apa???sungguh baiklah .bisakah kau minta Kei untuk ke butikku tuan aku akan meluangkan waktu untuk kesayanganku"kata Mr.Li bersemangat.


sesaat setelah menerima telpon Mr.Li tersenyum kenapa mereka bisa menikah dalam waktu berdekatan ya gumamnya.

__ADS_1


Hari ini akan berjalan lambat itu yang ada dibenak Keira.Gadis itu menuruni tangga menuju lobby dengan perlahan mendekati seorang pria berpakaian loreng dan berkacamata hitam yang tersenyum penuh arti.


"please jangan beri aku senyum manis itu aku tak bisa bernafas,"gumamnya.


"lapor dokter Kei,kendaraan sudah siap,calon suami pun sudah siap."teriak Dewa dengan gaya menghormat pada Keira.


Keira segera berlari dan membungkam mulut Dewa."sst.....Jangan teriak2,kau membuat semua orang menoleh pada kita."kata Keira panik.


tiba tiba Cup...cup bibir Dewa mengecup telapak tangan Keira yang membungkam mulutnya."ih jorok."seru Keira sambil melepas tangannya.


"jorok mana sama seorang gadis yang tiba tiba ingin memegang mulut seorang pria ."kata Dewa pura pura manyun.


"maaf,"Keira tersadar dan menunduk malu.


Duuuh itu mata.....maniis banget pengen memandangi terus."runtuk Hati Keira.


Dewa menyodorkan berkas2 ."Alhamdulillah sudah kelar nih."hari ini ketemuan sama ibu komandan aza kayanya ."Dewa menjelaskan sambil menggandeng tangan Keira cepat menuju lahan parkir.


Didalam mobil Keira segera menyalakan AC dan membuang pandangannya jangan sampai bertemu tatapan Dewa.Dewa tersenyum melihat tingkah Keira.kehidupannya akan berwarna saat bersama Keira nantinya.


Disebuah ruangan yang sangat nyaman duduk berhadapan Keira dan Dewa menghadap Kolonel Broto Dwi Sasongko Komandan di Kesatuan dimana Dewa adalah salah satu perwira terbaik yang membuatnya bangga.

__ADS_1


"jadi sudah berapa lama kenal dengan Kapten Dewa.?"tanya Sundari isti Kolonel Broto menyelidik


"Belum lama ibu,tapi kami mantap menikah."ujar Keira gugup dibawah meja Dewa mengenggam tangannya menyalurkan kekuatan.


"jadi istri prajurit ga mudah lho..ditingal tinggal belum kalau prajuritnya kesepian dan lama LDR bisa bisa kepicut wanita lain ditempat dinas."Sundari berujar sambil menatap Keira seperti meremehkan.Keira mengepalkan tangannya.Dewa menahan senyum Dia tau Bu Sundari hanya menggoda Keira karena semua orang tau Dewa tidak pernah terlibat kisah romantik apapun selama ini bahkan di pendidikan Dewa terkenal dengan dengan sebutan Es Balok.


"hmm dek Kiera,kenapa ga di cempol rambut panjangnya,mau memamerkan kecantikannya ya?"tanya Sundari lagi sambil membolak balik Biodata Kiera.


"Ya Alloh ibu,maaf saya lupa tadi sudah disiapkan koq.Keira menjawab pelan.


"tuh lihat suami saya memandang kamu terus,sedih sundari lagi. Wajah Keira makin memucat


"ha..ha..haa..." Tawa Kolonel Broto pecah.


"wes..wes tho istriku paling ayu,lihat wajah nyonya Dewa sudah pias ngono koq malah di guyoni wae."sergah Kolonel Broto lagi.


"Duh dokter Keira...maaf ya,ibu cuma bercanda lho." Kami kaget Dewa tuh kasih kejutan buat sekompi tiba tiba bawa calon istri yang ayune rek bikin semaput ."tawa Sundari pecah sambil memandang ramah pada Keira.


"tidak apa apa bu,saya yang kurang persiapan memang."Keira tersenyum dipaksa.


Setelah 1 jam mereka berbasa basi akhirnya Dewa dan Keira berpamitan.Sesaat setelah berada di dalam mobil.Dewa terus tersenyum saat memandang tangannya yang digenggam terus oleh Keira sejak mereka keluar dari ruang Kolonel Broto.

__ADS_1


"ehem..Kei."katanya ragu."tanganku berkeringat nih." kata Dewa pelan sambil menahan Senyum.Keira terkejut dan langsung melepas tangannya dengan wajah hampir menangis.


Dewa bingung menatapnya duh kalau mahluk manis gini menangis apa yang harus dilakukan.runtuknya dalam hati.


__ADS_2