
Rio memarkirkan truk nya tepat diluar parit yang dibuat pasukan Dewa .Dia berjalan dengan riangnya,tak sabar menatap sahabatnya yang sudah masuk bulan ke 4 berpisah.Saat Rio memasuki area tenda terlihat Dewa sedang berolah raga.
"gile ,brow....makin sexy aza badan loe.,bisa jatuh cintrong nih gue"Rio pura pura terkejut melihat dewa.Rio duduk sambil menyalakan rokok kesayangannya.
"besok loe gantian di TKP 1,gue mau disini ."lanjut Rio
"jangan main2 Rio,aku belum beres menemui 3 kepala suku yang paling berpengaruh di zona ini."Dewa memaparkan.
"loe ,tinggal kasih apa point pentingnya gue bakal beresin,karena gue bosen di tkp 1 cuma patroli ,gue butuh action yang membuat kegantengan gue meningkat 100x."tawa Rio santai.Dewa hanya menggeleng sahabat nya ini awalnya adalah rival dipendidikan,dengan baground dukungan papanya yang seorang panglima tinggi ga sulit buat Rio naik pangkat mungkin bisa setiap 3 bulan sekali tapi Rio membuktikan kalau dia mengukir karirnya tanpa campur tangan Papa tercintanya.Dan mereka bersahabat sejak hari kelulusan dimana Dewa menjadi Taruna AAU paling berprestasi pertama sedang Rio diposisi ke dua.Dan mereka sejak awal tahun pertama selalu masuk group cadet trengginas versi AAU.
Keira menyelesaikan perawatan pada beberapa prajurit yang ada di RS sementara ini,dilihatnya Almira mulai mensterilkan semua instrument yang telah dipakai.
""Al,jalan jalan yuk beres ini.?"ajak Keira.
"Ok," Almira tersenyum.
Rio memasuki ruang aula tempat berkumpul semua anggota Nakes (tenaga kesehatan).
"mohon perhatian.sebentar lagi Letnan Putri akan membacakan zona tugas bapak ibu sekalian."Rio menjelaskan.Letnan Putri larasati membacakan list nama dan zonanya.
"dr.Keira ,dokter Almira,dodi,rizal,winnie akan di zona 3." terang Letnan Putri.
"Nanti sore kita berangkat!"instruksi Rio.Rio tertawa dalam hati dasar Dewa benar benar ga ngerti aku mau pertemukan dengan istrinya,berarti aku harus action sendiri.gumam Rio.
"aku ga suka,kapten Rio itu sangar ." Al menyampaikan sambil mencebik.
"tentara memang begitu ."kata Keira sambil terus merapihkan keperluan mereka.
Jam menunjukkan pukul 14.00 mereka semua sudah selesai makan siang.Rio mengkoordinasi beberapa truk yang akan berangkat.
"cepat semua naik,!"perintah Rio
__ADS_1
"perjalanan kita sekitar 3 jam mohon tidak ada keluhan."teriak Rio lagi.
"putri,kamu ikut truk saya bawa sekalian radio jarak jauh.!" perintah Rio.
"siap,ndan."letnan Putri menjawab.
Di pinggiran sungai Dewa terlihat memeriksa tumpukan drum berisi minyak yang dibiarkan di pinggiran sungai.
"motty,lihat ada dua penduduk lokal,tanyakan kondisi keamanan daerah ini.!perintah Dewa.
"siap Ndan."motty bergegas.Dewa bersyukur motty sangat pandai dibidang bahas cukup 1 minggu dia mampu berbahasa suku lokal menjadikan komunikasi lancar dan lebih mudah.
Rio menghubungi lewat radio jarak jauh secara private,dia yakin Radit yang memegang radio saat ini.
"Black panter,black Eagle akan mendekat membawa ayam goreng yummy."Rio tertawa.
"siap Black Eagle silahkan mendarat dengan selamat kami sedang berjemur.sahut Radit lagi.
Radit terseyum,kemarin Kepten Rio bercerita jika dokter Keira ikut dalam tim relawan ,tak sabar Radit melihat kebahagiaan komandan kesayangannya.
"ok,berapa beratnya?"tanya Dewa sambil tetap memeriksa senjata ditanganya.
"45kg,bos"jawab Radit
"hmmm,ringan itu."jawab Dewa."kita berangkat sekarang sebelum makin malam."ujarnya lg.
"siap,"Radit bersemangat.
Letnan Putri menarik kaki Rio yang bertumpu pada kakinya dengan Kasar.
"lapor,ndan sudah sampai."ujarnya kesal.
__ADS_1
"oh Ok,"Rio mengikuti turun dari Truk.
"Baiklah,disini kita berpisah,truk 1 dan 2 ke arah kanan,truk 3 dan 4 ke kiri ,dan kami akan lurus melanjutkan perjalanan."everybody clear!"teriak Rio.
"siap ,ndan."jawab mereka kompak.
Mereka melanjutkan perjalanan,Paket yang dibawa begitu berharga Dewa akan sangat berhutang budi padaku.Rio bergumam.
500 meter perjalanan sudah ditempuh,Keira menahan kepala Almira yang bergoyang goyang mengikuti gerakan mobil truk.Tiba tiba Truk dihentikan sekelompok orang berpakaian aneh.Seisi Truk ketakutan.
sekelompok orang itu menyuruh mereka turun,dan memeriksa satu persatu.
Tiba tiba Letnan Putri menarik tangan salah satu pria yang coba memegang pinggangnya.
"jangan macam2 kami tentara indonesia."teriak Letnan Putri galak.
Para pria yang sedang memeriksa tertawa keras,dan mengangguk.Tiba tiba salah seorang dari mereka yang bertubuh besar menarik snelli yang dipakai Almira .mengajak dia untuk mengikutinya.
"jangan dia,teriak Keira.
"aku saja yang ikut,aku juga dokter kata nya lagi sambil mengambil snellinya dan tas nya.
Rio bergerak cepat menangkap kedepan saat Almira di dorong kedepan dan akan menghantam pintu Truk.Buk..buk.Letnan Putri jatuh kedepan saat seorang pemuda kurus memakai ikat kepala hitam memukul nya dengam keras,lalu mereka semua segera pergi.
Rio meletakkan Almira yang terdiam karena syock dan segera mengangkat Letnan Putri ke dalam Truk sambil menceknya
"aku tidak apa apa Kapt."lirih Lt.Putri menjawab.
Rio menganguk
"cepat berangkat!" kata Rio .Truk mulai melaju dengan cepat dengan meninggalkan Rio dan sersan Fahmi.
__ADS_1
"cepat kita ikuti mereka,perintah Rio.