
Pagi ini cuaca sangat tidak bersahabat bagaimana tidak sejak dini hari hujan deras mengguyur kota ini.Sebuah siluet menggambarkan tubuh yang indah terpampang jelas dimanik hijau Bryan yang menatap lurus kedepan.
"hai sayang,kenapa terdiam saja."Nella merangkul tangannya ke pinggang Bryan dengan mesra.
"aku hanya berfikir untuk melakukan marger dengan perusahaan papamu."
"apa ada kendala?"papa akan memberikan dengan mudah."
"aku belum menerima jawaban papamu."
"siang ini biar aku yang menemui papa,kau tunggu kabar baiknya ya."Nella mengecup bibir Bryan sebelum melangkah pergi
Bryan tersenyum penuh arti
Di sebuah ruang kantor yang megah Gunawan memeriksa beberapa berkas dan terdiam saat sebuah berkas permintaan penyatuan perusahaan dari Bryan,ini berkas ketiga yang datang dari Bryan.Gunawan memejamkan matanya memaksa pikirannya berputar bagaimana cara menolak permintaan menantunya ini,selama 3 bulan ini Perusahaan Bryan membuat anak perusahaan Gunawan kolaps dan terpaksa gulung tikar.Gunawan mulai mengerti Bryan ingin menguasai semuanya.
"bip..bip...Tuan ,nona Nella ingin bertemu saat ini."suara sekertarisnya membuyarkan lamunannya.
"hmm...suruh masuk."
Beberapa saat kemudian Nella masuk dan langsung memeluk Tuan Gunawan
__ADS_1
"papa please cepat acc permintaan Bryan,apa papa tidak ingin menantu papa sukses.!"
"apa kau siap miskin Nella?"
Nella terdiam....Gunawan melempar sebuah kertas berisi perjanjian Bank yang menyatakan perusahaan papanya sangat2 hancur masalah finansial.
"papa,ini?"
"3 bulan ini Bryan sudah membuat anak2 perusahaan kita kolaps dan membuat semua gulung tikar,saham kita anjlok,dan tanpa pengajuan marger papa memang harus melepas perusahaan ini pada Bryan."jelas Gunawan parau
"Bryan akan membereskan semua papa,tenang aza ."Nella tersenyum riang
"pulanglah..papa akan menghadiri rapat pemegang saham."
Nella tersenyum mencium Gunawan dan pergi berlalu.
Disaat seperti ini Gunawan hanya mengingat Keira bahkan dia akan mewakili Keira yang memiliki saham 55 persen di perusahaan ini.
Disaat genting seperti ini Gunawan akan mengakui semua pada Keira.
Didalam Mobil Nella tersenyum senang Bryan akan mengambil semua termasuk saham Keira Nella selalu ingin menjatuhkan Keira sejak dulu.
__ADS_1
Dia menatap beberapa foto sexy Keira yang ia kirim pada Dewa suami Keira dan sangat mengesalkan Dewa tidak memberi respon sama sekali sejak foto2 dikirimkan.
Nella beteriak "Aku berhak memiliki semuanya.!"
sambil menekan pedal gas semakin dalam.
Didalam sebuah diskotik ruang private Bryan tampak memeluk seorang gadis berpakaian minim.Meneguk Wine putih beberapa kali
"apa kau sudah melakukan apa yang kuperintahkan?" Bryan berkata pada Carlos sekertaris pribadinya
"sudah tuan,sebetar lagi kita akan tau hasil rapat besar pemegang saham di perusahaan Gunawan." Lapor Carlos tegas
"Bagus..aku ingin dengar berita baik."
Tapi sekarang biarkan aku merilekskam tubuhku panggil 2 wanita lagi untuk menemaniku bermain di ranjang saat ini."perintah Bryan
Carlos segera keluar meninggalkan Bryan dengan para wanitanya.
Nella sampai di apartement mewah pribadinya memeriksa beberapa berkas pribadinya.menghitung semua asetnya mulai mencari sesuatu yang membuat papanya tidak percaya pada Keira lagi.
Nella memandang sebuah foto yang berhasil dia ambil dari mata2 nya menampakkan Keira sedang makan malam bersama seorang laki laki yang memakai tongkat kepala elang berwarna silver
__ADS_1