Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Aturan pernikahan versi Dewa


__ADS_3

Dewa berdehem, Mengajak Keira ke Belakang tenda dimana ada sekat dekat mata air


" bersihkan dirimu disini." Dewa beranjak pergi.


Keira membasuh mukanya.mengosok giginya walau ingin sekali mandi tapi mata air begitu dingin.


Dewa kembali ke tendanya,membawa 2 buah cangkir teh hangat,Dia pun sudah membersihkan diri,melepas seragamnya dan hanya menggunakan kaos loreng miliknya.Keira menghampiri.Dan duduk di depannya.


"minum dulu,"kata Dewa mengangsurkan gelas kaleng pada Keira.


Keira meminumnya dan menatap Dewa lama.


" kenapa?" Dewa bertanya


" mas ,ga rindukah sama aku?" keira menjawab ragu


"rindulah,tapi mau gimana lagi siyal sulit."aku ga bisa kasih info selalu." Dewa menjelaskan sambil menaruh ponselnya dimeja kecil.


"apa wa ku ga sampai mas?" tanya Keira lagi.


"wa yang mana?" jawab Dewa sambil berjalan ke arah pintu Tenda dan menutupnya.


Keira langsung membuka ponsel Dewa,dan terdiam saat melihat Wa dengan nomer private dan membacanya.

__ADS_1


"ini apa?",Keira menunjukkan foto dirinya.Dewa menoleh cepat.


"kembalikan Kei,!" kata Dewa kasar sambil merebutnya.


"pantas sikapmu berbeda mas,kata Keira menahan tangis


"kanapa ga nanya aku langsung?" katanya lagi


" ga perlu ditanya,itu masalalu mu,dan wajar untuk gadis kaya berbuat sesuka hati saat study di luar negri.jelas Dewa tanpa melihat Keira.


Keira menahan rasa kesalnya.


"kau tidak percaya padaku mas?"Keira maju mendekat.


"aku harus apa biar terbukti kalau aku tidak seburuk penilaianmu?" Keira bertanya.


"Kei,sudah tidak usah dipikirkan,aku sangat lelah,kalau kau ingin dipeluk toh aku sudah melakukan tadi."jelas Dewa lagi.


Keira maju,makin mendekat Dewa bergeming,Dewa menahan debar jantungnya yang makin cepat.Keira memajukan tubuhnya,Dengan Berani dia memeluk Dewa sambil berbisik.


"kita lihat apa respon tubuh mu untuk aksiku,mas?"Keira memeluk lalu melepas pelukannya dan mendekatkan Bibirnya pada bibir Dewa.Awalnya dia hanya mengecup sekilas namun gerakan kedua Keira memperdalam ciumannya,Dia berusaha mengingat ciuman Dewa dan mulai mempraktekkannya.Menyesap bibir dewa sambil meringis saat dagunya terkena jambang yang tumbuh kasar didagu Dewa.Ciumannya makin dalam walau Dewa tidak membalas gerakan Keira untuk beberapa saat,sejurus kemudian Dewa menyesap juga bibir Keira,memaksa masuk ke rongga mulutnya dengan lidahnya,Tiba2 Keira melorot kebawah kakinya terasa lemas.Dewa menahan tubuh Keira dan melepas ciuman mereka dan tertawa.


Wajah Keira memerah,dia menyusupkan kepalanya di dada Dewa menyembunyikan wajah malunya.

__ADS_1


"wow....Istriku agresif sekali."ujar Dewa sambil membelai rambut panjang Keira


Keira terdiam


"apa aku benar dengan mempraktekkan seperti ciumanmu sebelum kita berpisah 3 bkn lalu?" Keira bertanya.


Dewa tertawa dan mengangguk.Ah bagaimana bisa gadisnya begitu polos.


Keira tertawa kecil,laki laki didepannya simple sekali.walau saat ini Keira habis habisan merayunya bukankah itu berpahala karena mereka pasangan Halal.


"aturan pernikahan no.1."Dewa berkata


"layani suamimu hingga dia hanya memikirkanmu" kata Dewa.Keira gugup.


"ini di tengah hutan?" jawabnya.


"kanapa?" Dewa bertanya.


Keira menunduk dan mulai memberanikan diri menyentuh wajah Dewa.Dewa menunduk menatap intens mata sang istri.Mendekatkan diri dan berdiri makin dekat.Keira bingung Dewa tidak melakukan apa apa padahal deru nafas mereka saling terdengar.Keira maju mulai mencium kening,pipi.mata dan hidung Dewa berakhir pada bibirnya penuh kelembutan dia menyesap bibir Dewa dan mulai memasukkan lidahnya sesaat kemudian Dewa merespon memperdalam ciuman mereka saling membasahi bibir pasangannya dengan saliva mengambil oksigen sebanyak banyaknya membuat Keira tak mampu berdiri.Dewa duduk tanpa melepas ciumannya dan menarik Keira duduk dipangkuanny,gadisnya benar benar polos membuat dia tidak bisa menahan yang tertunda 3 bln lalu.Tangan Dewa membimbing tangan Kiera untuk membelai tubuhnya dimulai dadanya .pinggang dan berakhir dipangkal pahanya.Keira terdiam saat merasakan sesuatu yang keras didalam tangannya.Dewa menggerakkan tangan dan mulai mengusap punggung Keira dan memegang leher jenjang Kiera dan memperdalam ciumannya.Dewa melepas ciumannya dengan nafas menderu


"aku tidak akan minta hak ku saat kita di hutan seperti ini Kei,please bantu aku memedam hasratku."Dewa menjelaskan


"kenapa?"

__ADS_1


"aku terlalu sedih membayangkan betapa tempat ini tidak layak untuk kegiatan sakral itu."gumam Dewa sambil memeluk Keira


__ADS_2