
"Bagus,tarik dia." laki2 itu memberi perintah
mereka di sergap 20 laki2 terlatih membuat 4 tentara yang mengawal tidak dapat berkutik.
Keira terkesiap tangannya panas dicengkram kuat laki2 gempal berbaju hitam.
Almira merengsek maju dan akan berteriak namun sebelum suaranya keluar sebuah hamtaman memukul tengkuknya segera semua terlihat gelap.
Gerombolan penyergap memaksa Keira naik perahu mereka,semua diam dan 4 perahu mulai bergerak menjauhi posisi penyergapan truk relawan.
Segera setelah penyergap meninggalkan truk relawan para Prajurit sibuk membebaskan diri,
"Lapor komandan,paket dicuri mohon instruksi."Kapten Hadi melapor dengan cemas
disebrang sana suara Dewa terdengar tetap tenang
"Rencana tidak berubah,kirimkan sisa paket ke alamat sesuai rencana,kami akan menelusuri paket lainnya.Laksanakan!"
Hadi terdiam...selalau saja Dewa bisa membereskan masalah yang dia buat sejak awal bertemu di pendidikan dulu.
Hadi segera memeriksa relawan semua baik-baik saja.Hanya dr.Almira yang masih pingsan tapi tidak ada luka serius.
__ADS_1
"Kita lanjutkan perjalanan,waspada selalu,2 KM lagi akan ada bantuan pasukan."Instruksi Kapten Hadi
Sementara itu di dalam sebuah boat terlihat Dewa dan Radit sangat tegang,Dewa mengamati radar keberadaan Keira,dia memasang alat pelacak pada kalung Keira khawatir kejadian tak diharapkan terjadi.
"bagaimana ndan?"Radit bertanya
"dibalik 2 sungai ada lembah sepertinya Kei berdiam disitu."Dewa menjelaskan
Radit mengangguk waspada,kapten Dewa memang luar biasa bahkan istrinya pum dipasangi pelacak senyum Radit tertahan.
Disebuah lembah yang lembab,
"Cepat periksa semua wanita2 itu.!"Hardik pria gempal sambil mendorong Keira.
Keira memperhatikan 12 orang wanita di depannya dan mereka semua tidak bisa berbahasa indonesia beebeda dengan para penculiknya aksen bahasa indonesia bahkan dialeknya seperti dari pulau Jawa.
Keira mendekati mereka ,memgang tanganya dan mengelus dada dan tangan bergantian ,meniru sersan Motty saat akan bicara dengan kepala suku biru dahulu.
Ajaib...para wanita lebih tenang dan mendekat dengan sukarela.
Keira memeriksa dengan teliti,sambil menahan nafas dan perasaan.Aroma tubuh gadis gadis didepannya sangat menggangu,kulit mereka lengket,mereka kurang Gizi dan lemah dan yang lebih membuat Keira merasa ngeri mereka semua dalam kondisi hamil besar.
__ADS_1
Satu orang gadis berkulit pucat,bermata hijau persis pemuda bermata hijau anak angkat kepala suku biru.
Mereka semua di masukkan dalam sebuah ruangan.Saat Keir coba bersandar tiba2 rentetan senjata memberondong ruangan depan dimana ada 9 gadis hamil berkulit hitam.Jerit tangis terdengar.Keira mematung air matanya mengalir terus .
"Jangan dibunuh,kasihan mereka."Teriak Keira meracau.
Tiba tiba sekelompok pria masuk
"gila,kenapa maen dibunuh aza ."Hardik lelaki tinggi besar dengan simbol ketua di bahunya.
"pada akhirnya mereka semua ga berguna ,buat apa dipertagankan?" sela Pria gempal.
"Cepat kuburkan mayat mayat itu."Hardiknya lagi
"dan kalian Diammmm!"hardikny lagi mengarah ke ruangan dimana Keira berada.
Keira menatap nanar,beristigfar dalam hati kekhawatiran muncul bagaimana kalau dia pun akan dibunuh.
3 gadis yang tersisa didalam ruangan yang bersama Keira menegang,mereka semua saling bergenggaman tangan mengalirkan semangat bertahan.
Tiba tiba seorang gadis menjerit dibarengi cairan merah mengalir di sela pahany.
__ADS_1
Keira sigap menidurkan gadis itu dan memegang tangannya.
AllohuAkbar..gadis itu pembukaan 7 sebentar lagi akan melahirkan.Keira sibuk menyiapkan segalanya.