Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Kecurigaan


__ADS_3

Sesampainya dikamar Keira,Dewa langsung menghabur menghampiri Keira yang tersenyum padanya.Dewa memeluk erat sang istri penuh haru.


"maaf Kei kau kesulitan hidup setelah jadi istriku."Dewa memeluk erat sang istri


Keira hanya mampu tersenyum dia benar2 sangat lelah,mengusap belakang kepala suaminya merasakan rambut Dewa yang mulai tumbuh panjang.


Dewa menatapnya."apa ada yang sakit?"


Keira menggeleng.


Radit menutup tirai pembatas membuat ruang privacy untuk komandan dan kk iparnya.


"aku akan berjaga di depan dan memastikan tidak akan ada yang mengganggu kk ipar."Radit berujar sambil menutup tirai.


Keira mengelus wajah Dewa yang di tumbuhi jambang halus.


"jangan menggodaku." erang Dewa


Keira malah menelusuri garis bibir Dewa perlahan membuat Dewa memejamkan mata dan sedetik kemudian mendaratkan bibirnya pada bibir kering Keira.Menyesap dan makin memperdalam ciumannya Dewa benar benar melepas kerinduannya.Sesaat Dewa mengakhiri ciumannya menatap mata Keira yang perlahan terbuka,mengusap bibir Keira yang menjadi basah.


"maaf."Dewa tersenyum


Keira memeluk Dewa "aku lelah."


Dewa menidurkan kepala Keira kembali.


Sebuah Suara mendekat


"Dimana Kei?"


"maaf anda tidak diperkenankan masuk."Radit menahan.

__ADS_1


"Saya Gunawan keluarga Keira satu2nya."


"tapi tetap kau tidak boleh masuk."Radit bersikukuh


"Biarkan paman Gunawan masuk."Suara Dewa memecah ketegangan.


Radit terdiam dan mempersilahkan


"Kei,ya tuhan..kenapa kau sangat menyedihkan?" Gunawan menghampiri.Keira menatap pamannya.


"Dewa bisakah kau membuat Keira bahagi,lihat tunuhnya kurus dan dipenuhi luka."hardik Gunawan


"paman sudahlah."Keira melerai dan merentangkan tangan agar pamannya memeluknya.


Tiba2 Rio menghampiri,"kita harus bicara."Katanya serius.Dewa dan Radit mengikuti sebelum pergi Dewa berpamitan pada Gunawan dan mendaratkan ciuman singkat di kening sang istri.


Di sebuah ruangan.


"syukurlah."


"hasil pemeriksaan mu baik hanya sedikit retak di tulang iga kanan mu."Rio menunjuk diagfragma kanan Dewa.


"dan kau cepat balut bahumu karena ada retak disana."ucap Rio menunjuk bahu Radit.Radit mengangguk."baik aku akan ke IGD setelah pembicaraan kita selesai."


Rio tiba2 meletakkan hasil Lab baby boy dan juga foto seorang gadis bermata hijau seperti milik baby boy .


"aku minta maaf sudah memeriksa ponsel istrimu."Rio menjelaskan.


"tapi ke curigaanku berdasar,istrimu Smart,dia memotret bukti otentik."


"beberapa laporan suku2 pulau biru,terdapat penculikan gadis2 sejak 3 tahun terakhir."

__ADS_1


"sepertinya gadis ini pun korban penculikan dan pemerkosaan ."


"dan baby boy yang dilahirkan memiliki kandungan besi dan tembaga yang tinggi pada darah di tubuhnya akibat terrkontaminasi ."Rio menjelaskan panjang lebar


"Hadi sedang bernegosiasi agar kasus ini di berikan pada tim khusus."


"lalu apa yang terjadi dengan baby boy."Radit bertanya.


"mereka sedang mengobservasi dan coba mengobati."Rio menjelaskan.


"aku curiga orang2 yang memperkosa adalah pada para penyelundup."Dewa bersuara.


"hmmm"


"bisa jadi."Rio ikut bersuara


"banyak kejanggalan disana sini,tapi bukti satu persatu terkumpul."Rio berujar.


"cepat kalian ke ruang tindakan agar dibalut luka kalia."Rio memerintah diikuti Dewa dan Radit yang kompak berjalan keluar.


Di sebuah cafe ...


"apa Kei sudah kembali dan terluka."Nella terdengar berteriak


Bryan yang duduk dihadapanny mendengarkan dengan seksama


" oh baiklah papa..nanti setelah rapat selesai aku dan Bryan akan ke sana."


"kita bisa kesana sekarang."Bryan berkata sambil memanggil bodygardnya mendekat.


"aku benci rumah sakit,aku tidak mau kesanna."Nella menegaskan

__ADS_1


Bryan menatap dengan kesal.


__ADS_2