
Keira memeluk foto pamannya,dan tertidur dalam mobil.Dewa sejak pagi sudah memerintahkan anak buahnya untuk membersihkan rumah dinas yang menjadi haknya,rumah dinas itu jarang sekali ditempati karena Dewa lebih banyak melakukan dinas Luar dalam waktu yang lama.Dewa melirik sang istri bertanya2 bisakah Keira tinggal di rumah Dinas TNI yang sangat sederhana.
Didepan Rumah Dinas berwarna Biru muda,Dewa sudah mematikan mesin mobil sejak 10 menit lalu,suasana komplek Asrama sangat sepi maklum saat ini jam menunjukkan pukul 23.30 WIB.
"Kei,bangun kita sudah sampai."
Keira mengeliat membuka mata dan melihat kearah Dewa
"sudah sampai."
"iya,perlu dibantu turun ga?"soalnya aku mesti buka pintu dulu."Dewa bertanya
"bisa sendiri koq."
"ok"
Dewa berjalan turun membuka pintu mobil,membantu sang istri turun.Keira sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit dengan catatan akan mengutamakan istirahat.
"ayo masuk,rumah dinas ya seperti ini sederhana."
Keira memasuki rumah dinas itu sambil memperhatikan keadaan sekitar.
"Assalamualaikum."
Dewa memasukan koper berisi baju Keira dan Dewa.
"kamarnya ada 2,sebelah kiri aku jadikan ruang kerja,nah yang sebelah kanan kamar tidur,kamu mau makan dulu atau langsung istirahat?"
"mau makan dulu tapi aku juga mau mandi dan ganti baju."
"ok"
"dikamar ada kamar mandi,perlu dibantu ga?"
"ga usah,Aku bisa."
"ok,aku siapkan makanan ya."
__ADS_1
Keira mengangguk dan beranjak masuk kamar.
Dewa memeriksa isi kulkas 1 pintu yang jarang digunakan.
"hmm..Dia tersenyum saat membuka kulkas yg sudah bersih dan terisi bahan makanan.
Dewa beberapa saat kemudian sudah mengaduk aduk seporsi nasi diatas wajan.
Tiba-tiba..
"aaaaaa...masss..."
Dewa segera berlari masuk ke kamar.Sesampainya dikamar Keira langsung memeluk dan mengangkat kakinya melingkar pinggang Dewa .
"ada apa Kei?"
"kecoa mas"
"kamu turun dulu biar mas periksa."
Dengan posisi mengendong Keira,Dewa memeriksa kamar mandi dan menemukan lubang pembuangan air terbuka.
"mungkin dari lubang itu kecoa keluar Kei,sudah aku tutup dan pastikan tidak ada kecoa."
"ayo turun,Karena aku sudah ga tahan."Bisik Dewa
"apa aku seberat itu mas,sampe ga tahan."Keira manyun.
"10 kali BB mu saat ini aku masih sanggup Kei,tapi yang dibawah ga sanggup,kalau sudah bangun susah bikin tidur lagi,apalagi kamu pakai handuk begini."Dewa menerangkan.
Keira tersadar dan langsung meloncat turun.
"hei,pelan2."Dewa memegang tangannya
"keluar sana,"Keira tersipu sambil mendorong Dewa keluar kamar.
"oooh..tidak...Dewa sigap mengangkat nasi goreng yang sudah berubah warna itu segera.
__ADS_1
Dia .menatap sedih melihat nasi gorengnya gosong.
Segera dia mengambil telpon seluler
"siapa yang berjaga malam hari ini?"
20 menit kemudian Keira sudah duduk di kursi makan dan memandang Dewa sambil memahan tawa.
"ini nasgor istimewa mas,spesial sekali pokoknya."
"jangan dimakan ,ga layak makan itu."Dewa menjauhkan piringnya sambil melangkah ke kamar.
"minum susu dulu."sambil mendekatkan segelas susu pada Keira
"tunggu sebentar,aku mandi dulu."
5 menit kemudian Dewa sudah menemani Keira
dan terdengar ketukan di pintu.
"lapor ndan,saya bawa 2 porsi nasi goreng pedas."Seorang prajurit terdengar diluar.
Dewa segera keluar mengambil pesanannya.
"ayo makan."
Keira tersenyum
"ini nyuruh anak buah beli?"
" ga ..mereka sedang dinas malam biasanya mereka jajan jam seginj,tadi telp menawarkan ya aku ikut pesan."
"oooooh."
cup..Keira memberikan kecupan di pipi sang suami.
"terima kasih sudah membuatkan ku nasgor istimewa."
__ADS_1