Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Olah raga Pagi


__ADS_3

Jam 03.00 pagi hari Keira bergelung dengan selimutnya dan teejaga,sudah 3 hari dia tinggal di rumah Dewa,dan 3 hari pula Dewa tidak meminta hak nya sebagai suami,Keira terkadang ingin bertanya tapi selalu diurungkan saat melihat Dewa terlihat sibuk.Selalu saja Keira menemukan dirinya terbangun dari tidur selalu ada dalam pelukan erat Dewa .Pagi ini Dewa pun masih memeluk erat dirinya.Keira bergerak untuk bangun.


"hmm....hari minggu jangan buru2 bangun Kei."


Dewa dengan mata terpejam mengeratkan pelukannya.


"aku mau ke RS memeriksa berkas2.senin aku mulai berdinas lagi ya,bosan."Keira menjelaskan pelan.


"hmm..Dewa tidak merespon malah makin mengeratkan pelukannya.


Keira terdiam menyembunyikan wajahnya di dada Dewa.


"ayo bangun sudah jam 4.00 kita siap shubuh dulu."kali ini Dewa yang bangun duluan.


"hmm,duluan deh." Keira mengeliat dan tampaklah 3 kancing blous teratasnya terbuka memperlihatkan sesuatu yang membuat Dewa menelan ludah


Dewa mendekat dan tiba2 mencium pipi Keira


"atau mau olah raga pagi kilat"


"besok aja olah raganya masih gelap"Keira masih menutup mata.


"sekarang aja,udah pemanasan soalnya."bisik Dewa

__ADS_1


"jam berapa mau olah raganya?"Keira menjawab dan mulai membuka mata


"sekarang."Dewa langsung mendaratkan ciuman panasnya pada bibir Keira.Keira terkejut sesaat lalu mulai membalas ciuman Dewa.


Beberapa menit kemudian Keira mendorong dada Dewa berusaha mengambil nafas.


"ada apa koq tiba tiba ?"Tanyanya


Dewa menatap menahan hasratnya


"Memang sudah on Kei,masa di tahan."ucapnya memelas sambil tetap memegang bahu Keira


"Tunggu dulu."


"apa?"jadi kamu menggodaku?"kamu pakai mukena aza aku tergoda Kei,tapi kan aku selalu pulang malam membuat laporan dan penyelidikan."Dewa menjelaskan dengan terburu buru hasratnya sudah di ubun ubun


"oh gitu,ku kira mas sudah ga tertarik sama ak..."Belum selesai ucapan Keira Dewa sudah menutup dengan ciuman panasnya.


"Buka mulut mu Kei,"bisik Dewa sambil memberi kecupan di leher Keira.


"mana mungkin aku ga tertarik sama kamu,Kamu belum menjadi istriku sepenuhnya,hak ku belum aku dapatkan utuh,kali ini harus sampai tuntas ya jangan seperti saat di Tenda."Bisik Dewa


Keira menurut dia mulai berani membelai punggung Dewa,Mencoba membuka kancing kemeja yang di pakai Dewa namun gagal pada kancing ke 3,Dewa tersenyum gadis kota nya sangat lugu

__ADS_1


"biar aku saja."Dewa melepas Semua pakaiannya dan segera masuk dalam selimut menutupi Keira yang juga sudah hampir tanpa busana.Keira terkejut saat menyadari dirinya sudah polos dan siap menerima Dewa.


Dewa terus membuat Keira terlena,desahan Keira semakin terdengar membuat Dewa makin berhasrat.


..."Bismiillah Allahumma jannib naassyyaithaana wajannibi syaithoona maa razaqtanaa.”...


Dewa menyempatkan mengucap doa sebelum melakukan penyatuan dengan Keira.Keira terkejut merasakan sensasi penyatuan mereka,ini ke dua kalinya mereka berhubungan namun menjebol gawang Keira baru kali ini dilakukan Dewa,karena saat dibasecamp dulu mereka melakukan cumbuan tanpa penyatuan.


"mas.."Keira mengeryit


Dewa melihat Keira kesakitan menghentikan gerakannya mencumbu Keira kembali agar gadis itu merasa nyaman dan menikmati gerakan Dewa.


Dewa mendengar Keira mendesah kembali,mengerakkan kembali yang tertunda pelan kemudian menjadi cepat dan Keira mencapai pelepasannya.Dewa hanya memeluk dan mengulangi gerakannya hingga Keira mencapai pelepasan ke dua baru Dewa menyusulnya.


Mereka sangat kelelahan,terbaring bersama


"aku ga sanggup jalan,"Keira menatap Dewa.


"ayo ku gendong,kubantu ya mandi,karena sudah shubuh."


Keira mengangguk.


Membiarkan Dewa mengendongnya ke kamar mandi.Dan pagi itu diisi dengan rasa syukur serta kebahagiaan

__ADS_1


__ADS_2