Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Bergegas


__ADS_3

Dewa membereskan semua,menuju tenda dan bergegas merapihkan keperluannya.


Keira terlihat sedang merapihkan keperluannya juga.


"Kita harus bergegas,aku makin curiga ini bagian sabotase,kamu harus keluar dari hutan ini."Dewa menatap khawatir pada Keira.


Diluar 1 pasukan dengan total 20 orang siap berangkat.


Radit menunjukkan 3 truk yang sudah siap mengangkut pasukan Dewa.


Dewa memberikan instruksi berangkat setelah memimpin berdoa bersama.


Di sebuah ruang kantor terdengar suara wanita memburu dan mendesah nikmat mengema diruangan berlapis peredam suara.


"Teriakan namaku *****!"Suara Bryan kasar memacu ritme kenikmatan yang di carinya.


"Bos besar...Bos...."gemetar wanita itu meneriakkan namanya.


plak...plak... pukulan di bokong indah wanita itu mendarat cepat seiring Bryan melepaskan gairahnya.Dia mencabut dengan cepat dan bergerak ke kamar mandi membersihkan diri.

__ADS_1


Wanita tadi terduduk lemas,merasakan nyeri ditubuh dan bokongnya.Terdengar suara Tom tangan kanan Bryan dari interkom "Bos,ada telpon di jalur 0."


Bryan beranjak keluar dari kamar mandi,melirik pada wanita penghibur yang tak berdaya.


"cepat pergi,"sambil melempar selembar cek berisi nominal uang.


"ada apa?"


"gawat Bos ,ada wanita yang berhasil melahirkan bayinya sekarang dibawa oleh TNI." suara di telpon sedikit gemetar memberikan laporan


"Dam...why..kenapa bisa,aku tidak mau tau ,temukan bayi itu dan bunuh dia bisa jadi saksi hidup menghancurkan kita."teriak Bryan.


klik..telpon dimatikan


Bryan memejam kan matanya,orang orang bodoh itu tidak bisa menyelesaikan misi yang dia berikan.


selama 20 tahun dia dan 2 temannya Rico dan Ken menjalankan bisnis illegal menambang platinum dan tembaga di pulau biru kepulauan terpencil itu semua di wariskan papa Bryan 10 th lalu.


Tiba tiba masuk seorang gadis dengan rok diatas lutut mendekati Bryan, " maaf Bos ,nyonya besar telpon sudah berkali2 menanyakan Bos."Tangannya membetulkan pakaian Bryan yang masih berantakan.

__ADS_1


Bryan duduk dan membiarkan tangan gadis gen-it itu menempel di dadanya alih alih merapihkan pakaian Bryan tangan gadis itu membelai dada Bryan turun ke bawah merasakan benda keras hangat berukuran diatas rata rata.Bryan mengerang halus...menarik wanita itu berjongkok di depannya,wanita itu melepaskan celana hitam Bryan dan memberikan pijatan berakhir blow job pada Bos nya yang memiliki libido tinggi.


Dikedalaman Hutan,


Sudah 5 jam perjalanan ditempuh oleh pasukan Dewa.Keira sangat sigap menenangkan bayi bermata hijau bergantian dengan sersan Made,saat ini Keira sedang tertidur bersandar pada rangasel besar.


Radit melakukan kontak dengan Pusat


"lapor..disini Paket 3 siap mendarat 1 jam lagi.mohon arahan,"


Terdengar jawaban "mohon tunggu info lanjutan. dan tetap siaga."


klik sambungan terputus.


Dewa menatap ke depan,pikirannya gelisah Pusat sepertinya terlalu sepele menanggapi laporan mereka.Apakah ada sesuatu yang akan terjadi.


Dewa menyerahkan secarik kertas pada Radit yang berisi instruksi


truk pertama berbelok ke arah kanan truk ke 2 berbelok ke kiri dengan jarak 10 km sebelum di titik temu.Truk ke 3 akan berhenti lebih dulu dengan jarak 15 km.Radit mengangguk.lalu mengirimkan sandi morse lewat HT pada perwira yang ada di truk 1 dan 2.Dewa memandang Keira yang terlelap,menatap wajah istrinya yang kelelahan namun tetap memancarkan kecantikan alamiah yang selalu membuat Dewa berdegup dan penuh rindu.

__ADS_1


__ADS_2