
Keira mulai melanjutkan kerjanya,sesekali dia menghapus keringatnya dengan ujung bajunya.Dewa memberi isyarat pada motty agar mereka bisa membantu Keira.
"bisakah kami membantu?"tanya motty pada pria bertubuh besar dengan pakaian berhias manik hitam.
Pria itu terdiam sesaat dan mengangguk.Dewa dan Radit mendekati Keira dan membantunya.
Dewa mengambil tempat di sisi Keira dan mengenggam tangannya.
" perintahkan ,apa yang bisa kami lakukan untuk membantumu." bisik Dewa.
"Bantu aku membersihkan daun2 ini terutama di bagian alat vitalnya sepertinya terluka." kata Keira pelan.
Dewa dan Radit melaksanakan instruksi demgan cekatan.Keira mulai menjahit luka terbuka dan memberi balutan setelah menjahitnya.
Keira memperhatikan jika tubuh pasien bergerak dia menatap Pasien itu.
" bisakah kalian memberikan minum pada pasien jaga agar dia tetap sadar ."kata Keira kearah pemuda bermata hijau yang segera bergerak setelah Keira memnjelaskan.
Keira sudah menyelesaikan perawatan lukanya,dia mencek nadi pasien dan teraba lemah "aku harus menyuntik anti perdarahan."katanya .Pemuda bermata hijau bediri dan berbicara pada pria bermanik hitam.Satu persatu pria yang berkumpul keluar ruangan.
"cepat lakukan yang terbaik dan jangan macam macam."pria bermata hijau memerintah sambil menarik kerah baju Keira.Dewa refleks mendorong pria tersebut sampai terjatuh.
__ADS_1
Motty langsung menengahi.
"tuan..maaf dokter ini adalah wanita bapak tentara,tolong mengerti ,dan bersikap baiklah" motty menjelaskan.
Pemuda itu bediri menahan kesal dan duduk menjauh.
Dewa merasakan genggaman Keira yang kuat pada lengannya.
"lakukan segera,agar kita bisa segera pergi."kata Dewa menguatkan.
Keira menyuntikkan asam tranexamat (anti perdarahan) dengan cepat.Radit menunjukkan luka gores diarea vital laki laki tersebut.
"bersihkan dan tutup dengan perban!".Instruksi Dewa.Radit menatap Keira minta persetujuan.
"tidak perlu,apa kau tidak tau malu memegang area ******** orang tersebut,ini melanggar aturan pernikahan kita,ini smaa saja pelecehan?"Dewa menahan Keira.
"aku akan melakukan dengan cepat,dan tenang karena suamiku ada disini,jadi tak ada peraturan pernikahan yang aku langgarkan?" Letnan Radit saksinya,betul letnan?"Keira bertanya pada Radit
" eh betul dokter,ibu eh nyonya."Radit kikuk menjawab.Dimata Radit kejadian saat ini harus di ingat betul2 betapa Kapt.Dewa tidak bisa berargumen dengan penjelasan istrinya.Radit tersenyum.
Keira menyelesaikan jahitannya dengan susah payah bagaimana tidak sekujur tubuh pasien berwarna gelap.ditambah penerangan yang minim dan benang jahit yang berwarna hitam,benar benar memerlukan ketelitian sangat.Pasien tampak stabil setelah di tensi oleh Kiera.
__ADS_1
"ini obat nyeri dan antibiotik selama 1 minggu,usahakan tidak terkena air,makan yang mengandung protein seperti ikan dan daging ya., dan ganti luka demgam lasaa ini,hari ke 5 aku akan membuka jahitannya"jelas keira.
Pemuda bermata hijau mengantar mereka keluar rumah dan menjelaskan semua pada pria bermanik hitam.Segera mereka dikawal keluar dari desa tersebut.
1 jam kemudian mereka sampai di sekitar TKP 3,pemuda bermata hijau berkata menjelaskan mereka harus turun melewati sungai dan akan sampai ke Tkp 3 jika mengikuti aliran sungai.Radit,motty sigap turum demgan berpegang pada akar rambat yang menjutai ke sungai.Dewa memandang Keira yang kebingungan.
"perlu aku gendong?"Dewa bertanya.
" tidak,aku bisa." Keira menolak
Keira perlahan turun mengikuti jalur yang dilalui Dewa.Sebelum menyentuh sungai Dewa merentangkan tangannya menangkap Keira.Mereka menyusuri sungai bersama.
Setengah jam kemudian mereka samapai ke TKP 3.Rio berlari memghampiri.
"kalian tidak apa2?"tanyanya khawatir
"fine."Dewa menjawab lugas.Dan membimbing Keira ke tendanya.
Radit dan motty menuju tenda masing masing.
Dalam tenda.Dewa menatap Keira.Keira pun tak melepaskan tatapannya pada laki laki tampan didepannya.
__ADS_1
Dewa akan berdiri saat tertahan oleh kata kata Keira.
"i miss u mas." Keira memeluk Dewa dengan penuh damba.Dewa ingin membalas namun hanya mampu diam dipikirannya berkelebat foto yang terkirim di ponselnya.