Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Penyergapan


__ADS_3

Dewa terbangun menatap punggung putih mulus ditutupi rambut hitam dengan seikal rambut merah yang membelakanginya,Dewa menarik tubuh Keira merapat padanya mulai mencium mesra pungggung mulus Keira.


"hmm..aku masih ngantuk."Keira bergumam


"tidurlah ...aku hanya ingin memelukmu."Dewa berkata lugas


"jam berapa?"


"jam 04.00 masih ada waktu 1 jam sebelum sholat shubuh."Dewa menyusupkan wajahnya digelungan rambut Keira.


"Kei,maaf ya."bisik Dewa


"hmmm..Kau harus menyayangiku selamanya ya Mr.Dewa."Kei menjawab dengan mata terpejam


"insyaAlloh Honey."


"apakah badanmu sakit Kei?"


"badanku remuk,tapi aku ngantuk sekali."


"baiklah nanti aku bantu kau mandi."Dewa ikut memejamkan mata.


"Kapten Cek..cek.....Terdengar suara Radit di HT."


"ada panggilan dari pusat."


"OK"Dewa bergegas bangun dan membersihkan diri ,sebelum meninggalkan tenda menyempatkan memberi ciuman dalam pada pipi Keira.


Dewa melakukan pembicaraan selama hampir 45 menit dengan pimpinan pusat.


setelah itu memanggil Radit.


"Besok kau harus ikut kembali,keselamatan relawan prioritas utama."


"tapi Ndan,saya harus menemani kapten menyelesaikan misi ini."Radit tegas menjawab.


"aku tidak mungkin mempercayakan orang lain menjaga Keira selain kamu Radit.


Radit terdiam dan menganguk.

__ADS_1


Dewa kembali ke dalam tenda,dilihatnya Keira sudah bangun dan selesai mandi


"hmmm..haruum."Dewa mendekat


"aku sudah wudhu dont touch please."Kei menjauh sambil tersenyum


"Ok,aku mandi juga deh.:Dewa masuk ke area belakang tenda


Azan Shubuh dikumandangkan Radit,semua berkumpul melaksankan sholat shubuh berjamaah.


Setelah selesai sholat semua kembali mencek ricek barang bawaan masing2.


"Kei,koq gelisah gitu sih duduknya?"terus itu blush on pink banget ."Almira bertanya


"ah masa,Kei menghapus pipinya sambil tersipu dan segera beranjak ke arah tenda Dewa.


"mas,tasku tolong dekatkan dong ke pintu tenda"


"ok."


Dewa mendekat "ada yang ga bereskah?"


"apa?" Dewa menyelidik


"apa ada yang berubah,wajahku atau badanku?"kan aku sdh ga virgin." Kei menjelaskan panik


Dewa memeluk "ga ada yang berubah,walau berubah itu pasti tambah cantik Dewa mendaratkan ciuman singkat di pipi Keira.


Kei tersenyum


"ayo,Radit sudah menunggu.


Truk yang akan membawa para relawan datang tepat waktu.


semua relawan menaiki truk dengan tertib.


Keira memeluk Dewa erat


"hati2,jaga kesehatan pokoknya hubungi aku selalu setiap ada sinyal."rengek Kei

__ADS_1


"Siap komandan.!"Dewa mengeratkan pelukannya.


"i love you"bisiknya.


Almira tertatih menyeret tas obat-obatan


"saya bantu dokter,"Radit sigap menarik tas besar itu ke atas truk


"hmm letnan Radit terima kasih ya atas bantuannya selama ini..see u."Almira menunduk


"sama2 dokter..jaga diri ya.hmm..jangan jutek2 karena anda sebenarnya mania sekali."Radit menatap gadis mungil didepannya.


Truk bergerak lambat menyisakan beberapa hati yang merindu.Radit tidak jadi ikut dalam truk karena sudah ada 2 kapten dari kesatuan lain.


perjalan 15000 Km ditempuh dengan waktu yang sangat lama.


Semua penumpang sibuk menflasback kenangan mereka di pulau biru ini.


Tiba2 sebuah panah melukai lengan supir truk kejadiannya sangat cepat semua panik dan berteriak.


Truk terpaksa di hentikan di pinggir sebuah lembah.


"turun...cepat semuanya." seorang laki2 memakai topeng suku biru memerintah


semua penumpang turun perlahan.


"mana istri kapten tentara."teriak lai2 itu lagi


Semua diam...menunduk


"jika tidak memberi tahu kami akan bunuh semua satu persatu."


Almira ketakutan tangannya mencengkram lengan Keira saat akan mengangkat tangan.


Keira menggeleng "lepaskan,aku tidak takut,bisiknya"


Almira melepaskan dengan wajah pias


"aku istri pak kapten."lantang Keira berteriak

__ADS_1


__ADS_2