
Setelah hampir 30 menit Gunawan bercerita akhirnya dia menutup dengan "Bagaimana Kei?apakah kau bersedia katanya penuh harap
Beberapa saat kemudian senyum Keira terkembang "Paman.....Kei bersedia." katanya tegas sambil mengenggam tangan laki-laki dihadapannya yang mulai keriput itu.
"Sungguh Kei? tanya Gunawan tak percaya
"Bagaimana nanti masa depanmu sayang?"
"Paman, Kei baik baik saja...Paman harus berbangga lho Kei tidak punya Pacar." tawanya.
Bagaimana bisa dia menolak permohonan pamannya ,paman yang walau bukan saudara kandung orangtuanya merawat dan membesarkannya hingga seprti sekarang.
"Nah ,apa yang Keira harus siapkan?"
"Kei....hening sejenak hmmm bisakah dalam 7hari ini kau Menikah dengannya?" karena dia akan bertugas ke Timor Leste." ucap Gunawan lirih
"Paman...7 hari....hmm baiklah."Paman tenang saja aku tak akan membuatmu kecewa."Kata Keira sambil menahan kepalanya yang mulai berdenyut.
"Baiklah Kei,persiapan akan Paman lakukan kau hanya perlu bertemu dengannya besok."
Keira tersenyum dan pamit pada Gunawan yang masih memandang punggungnya yang makin menjauh.
Tik..Tik...rintik hujan mulai deras...disebuah Hotel berbintang sepasang kekasih memadu kasih dengan panasnya.
"Sayang,Bagaimana perjalanan bisnismu 2 minggu kemarin?" tanya manja wanita itu sambil memainkan dada bidang sang lelaki.
__ADS_1
"Hmm.sukses tentunya." ujar lelaki itu malas dia bergelung memeluk tubuh wanita itu.Sambil berbisik dia berkata"Kapan kau menyerahkan kesucianmu Nella?"
Nella tertegun sebentar dan makin mempererat pelukannya.
"Saat SMA aku terjatuh dari sepedah."kau tidak kecewakan bukan kau yg mengambil kesucianku?"
"Hmm..aku tidak perduli yang penting kau selalu disisiku Ella." Laki-Laki itu mulai mencumbu wanita itu hingga mereka kembali memadu kasih.
Tap..tap...tap derap suara sepatu kets Keira yang berlari ke arah pintu masuk Rumah Sakit X.Saat galau pilihan Keira selalu membenamkam diri pada pekerjaan,Ruang jaga terlihat lengang.
"Eh,Dokter Kei? koq datang ke RS bukankah jadwalnya Libur ?"tanya Perawat kepala.
"ada Operasi mendesak yang harus saya lihat Usg dan Rongsennya bu." Keira menjawab dengan takdim.Perawat kepala bagian Bedah sangat dihormati itu wanita yang berusia kisaran 50 th itu sangat berwibawa dan keibuan.
"ga bu,terima kasih saya mau langsung ke kamar saja ganti baju,terima kasih ya tawarannya." ucap Keira tulus.
"oke..ibu keluar dulu ya."Keira menganguk dan tersenyum.
Dia menuju kamar dokter dimana setiap dokter Bedah memiliki kamar tersendiri untuk beristirahat,ada 5 kamar yang berjejer.Keira berganti baju dengan kaos Putih dan celana Biru laut dia merebahkan dirinya di ranjang kecil yang ada disudut kamar.Dia menatap langit-langit kamar memutar kejadian siang tadi...Hidupnya serasa Jungkir Balik bagaimana bisa ia akan menikah dengan laki- laki yang tidak dia kenal.Dan tiba- tiba dia tersadar lupa menanyakan nama calon suaminya pada paman Gun.
Keira kamu bodoh... runtuknya,benar-benar bodoh kenapa kamu tidak menanyakan biodata calon suaminya pada Paman Gun,matanya terpejam.Tiba-tiba suara telpon berbunyi
"dokter Kei..maaf bisakah ke IGD...tanya bagian administrasi IGD.
"ada apa mb?" saya ga on duty lho tanya Keira
__ADS_1
"ini dokter ada teman dokter terluka,dia bilang yang menjahit dulu dokter Kei,di IGD sedang sibuk karena ada 20 pasien intoksikasi makanan dari pabrik tekatil.,dan teman dokter blm diperiksa."lanjutnya khawatir
"Siapa namanya ?"kata Keira sambil memakai jas putihnya.
"pak Dewa."ujar petugas Adm itu
"ganteng banget dokter,katanya lagi sambil tertawa
Keira terkejut.kenapa Dewa datang lagi bukankah belum waktunya dia kontrol jahitan.
"Baik mb,nanti saya kesana."
Keira mengambil ponselnya..namun ponsel itu tidak aktif..."huft barei habis." katanya kesal sambil memasang charge Ponselnya.
Lima belas menit kemudian dia sampai ke IGD dan langsung menuju kamar tindakan.Dilihatnya Dewa sedang menatapnya tajam.
"Beraninya anda mengabaikan panggilanku!" katanya dingin
"maksud anda?" Keira bingung.
"apa kau tidak mencek ponselmu ?aku memintamu datang ke skadron 8." katanya kesal
"cepat bersihkan lukaku!" katanya lagi.
Keira bergegas mendekati.
__ADS_1