
Getar ponsel membuat Dewa dan Keira tersadar,Keira memberi isyarat untuk menjauh tapi Dewa makin mempererat pelukannya.
" mas...Hp mu tuh?"bisik Keira.Dewa menggeleng dan mengeratkan pelukan membenamkan wajahnya di gelungan rambut panjang Kiera menghirup dalam dalam wangi rambut dan tubuh Keira.
"boleh minta kiss ga?"tanya Dewa serak.
"Lepas..."Keira tegas.
Keira keheranan kenapa tiba tiba Dewa bersikap seperti ini.
"mas,angkat telponnya." dia mengingatkan
"hallo paman,maaf hp saya di silent ."Dewa memberi keterangan.
"Baiklah."setelah 10 menit berbincang Dewa mengakhiri.
"Besok malam aku diundang ke rumah paman Gunawan karena Nella akan mengumumkan pernikahannya dan kita pun harus mengumumkan didepan kolega om Gunawan." Jelas Dewa gamblang.Keira hanya termangu.
"Kei...sentuh Dewa membuyarkan lamunannya.
" aku...Kei tertahan."takut" katanya lagi."aku tidak suka keramaian.lanjutnya.Dewa tersenyum "ada aku,kau bisa mengandalkanku."janjinya.
Dewa merebahkan tubuhnya di sofa mess.Dia memejamkan matanya sambil mengingat kata2 Keira yang mengatakan tidak suka keramaian.Dia juga mengingat kenapa tiba2 dia ingin memeluk gadis manis itu semata mata karena obrolan pengunjung resto saat menggunjingkan warna rambut Keira.Dewa tidak habis pikir mengapa itu menjadi masalah.Dia mengambil ponselnya menghubungi Keira.
__ADS_1
"Kei,apa kau sudah tidur?"tanyanya
Keira diam menahan kantuk yang sangat
"besok lagi ya,Kei ngantuk sekali paman...Kei akan datang koq."ucapannya melantur
Dewa tersenyum disebrang sana....tetap menempelkan telinganya di ponsel mendengar suara lembut gadisnya tertidur.
Jam menunjukkan pukul 09.00 Kediaman Gunawan penuh kesibukan,bagaimana tidak akan ada acara penting nanti malam dimana para tamu undangan yang merupakan orang orang penting akan datang bahkan selebritis dan sosialita tak luput jua.
"mommy....please aku mau mawar merah dan semua harus yang segar!"teriak Nella dari halaman belakang.
"tenang dear,nanti akan diganti seru Tante Jen cepat.
"ok.aku pergi..mom.tidak usah ikut pastikan semua ok disini!"ujar Nella.
Di Butik Mr.Li pun sangat sibuk ,Mr.Li sedang berbunga hati melihat Keira akhirnya datang
menemuinya dan Mr.Li begitu tidak sabar membahas gaunnya untuk Keira.
"Kei,sayang akhirnya datang juga."Mr.Li menghambur ke depan memeluk Keira.
"Mr.Li.aku sudh dewasa jangan begini,"seru Keira sambil tertawa.
__ADS_1
"Kei,ayo pilih mana yang kau suka?"Mr.Li menunjukkan 3 gaun malam dan Keira memilih salah satunya.
Mr.Li tersenyum Keira selalu saja tampak menawan walau dengan gaun sederhana.
tiba tiba Nella menghampiri.
"Mr.Li mana gaunku?"tanya Nella tergesa.
"ada sayang sudah di siapkan di fitting room."ujar Mr.Li.
"hai Kei...selalu ya pilihanmu tidak berkelas ." kata Nella lagi.
"Hai Kei..."tiba2 Bryan menyapa.
"Hai semua..wah kalian kompak sekali."sapa Keira hambar saat melihat Nella langsung mendaratkan pelukan dan ciuman mesra untuk Bryan.
"Mr.Li ,boleh aku menunggu di aula sebelum dijemput calon suamiku?" kata Keira
"tentu Dear silahkan."Mr.Li menemani Keira ke Aula.Tatapan Bryan sekilas menunjukkan betapa dia rindu Keira ,gadis polosnya yang selalu cantik alami.
15 menit menunggu Keira dikagetkan sebuah suara.
"bengongnya jangan kelamaan ehem."Dewa berdehem.Keira menoleh dan tersipu.
__ADS_1