
Keira membuka matanya dengan berat mengelus perut besarnya meraba kanan dan kiri seakan memeriksa keberadaan Dewa junior
tiba2 perasaannya menjadi panik meraba tombol nursecall dan memencetnya
Sesaat kemudian Dewa masuk tergopoh2
"Kei kau sudah sadar?"Dewa mendekat dan tampak khawatir
"mas bayi kita,aku ga merasakan gerakannya"Keira panik dan mulai berkaca2 manik matanya sudah tergenang air mata.
Dewa tak dapat berkata hanya memeluk sang istri menguatkan
Seorang bidan masuk dan segera memeriksa Keira
"permisi pak dokter Keira diperiksa dulu."Dewa menjauh
"dokter ada keluhan?Sang bidan bertanya sambil memasang alat pemgukur tekanan darah
Keira menggeleng
"tensi nadi normal ya dokter."Bidan itu segera mengeluarkan alat kecil dan ditpelkan ke sisi perut Keira sejenak bergeser seperti mencari sesuatu
Dewa tegang melihatnya
"Djj nya ga ketemu ya?"Keira bertanya cemas
tiba2 terdengar suara beraturan dan Bidan tersenyum
"ada koq dokter,bagus normal mungkin tadi sedang tidur."
Keira bernafas lega
"terima kasih."
Bidan itu berpamitan
Dewa segera memeluk Keira
"semua baik2 saja Kei."Keira mengeratkan pelukannya dan mengangguk
"aku minta maaf meninggalkanmu."
Keira masih terisak
"kei,apa ada yang dirasa?"
"ga ada cuma aku terharu aza."
__ADS_1
"tapi kenapa aku di Rumah Sakit?"
"kau pingsan ,dan di bawa ke sini."
Dewa menjelaskan sambil melepas pelukannya
Radit mengetuk pintu
"kapten,paman Yu mau bertemu."
Sebelum Dewa menjawab
Tuan Yu sudah masuk ke dalam ruangan
Keira menatap nya
"perkenalkan saya Yu Tian,dan saya yang menyelamatkan mu nona."
Keira terdiam dan reflek berkata "terima kasih tuan."
"jangan tuan tapi Kakak."
Dewa memperhatikan air muka keheranan Keira
"bisakah kita bahas ini perlahan2."Dewa menyanggah
diangguki oleh Paman Yu
"adikku orang yang cerdas jadi dia akan faham penjelasan ku."Yu Tian bersikukuh
Keira melepas tangan Dewa
"silahkan tuan ,aku akan dengarkan pemjelasan anda."Keira menunggu
"aku yang akan jelaskan nona."
"perkenalkan namaku paman Yu."paman Yu menarik lengan tuan Yu untuk duduk
"singkatnya kau dan tuan muda adalah saudara kandung."
"apa tandanya pasti itu yang kau ingin tanyakan."
"seikat rambut berwarna berbeda ,itu tandanya karena Tuan Muda juga memilikinya."
"kalian dipisahkan,tuan muda ikut mama sedangkan kau ikut papa."
"diperjalanan waktu kisah yang kau percaya terjadi."
__ADS_1
"papamu meminta Gunawan mengurusmu."
"kakalmu baru mengetahui 10 tahun yang lalu."
"memeriksa semua informasi terkait termasuk DNA mu."
"dan tuan muda menyuruh seorang pengawal menjagamu selama 1 tahun ini,namun saat kau bertugas di pelosok 2x pengawal kami dilumpuhkan."
Keira terdiam mencoba mencerna kata2 yang disampaikan Paman Yu
Dewa menatap Keira entah apa yang harus dia lakukan.Radit mendengarkan dengan tak percaya
"kisah hidup kk ipar benar2 seperti sinetron."batinnya
Paman Yu menatap Keira
"dan kalian adalah penerus marga Yu sebenarnya."
"bisakah kau menerima kenyataan ini?"
Keira tetap bergeming
"kau harus menerima,bagaimana mungkin ikatan darah tak mungkin ditolak bukan?"Yu Tian mendekati Keira
"dan kau menjauh dari adikku."matanya menatap tajam Dewa
"tolong anda semua keluar."
"kecuali suamiku."Pinta Keira
"Mey..aku kakakmu."
"namaku Keira...tolong beri aku waktu."
mereka meninggalkan Dewa dan Keira berdua
Dewa mendekati sang istri
"aku mau dipeluk boleh mas?"
Dewa mengangguk dan merentangkan pelukan pada wanita di hadapannya.
sementara itu Almira dan doktet jaga membaca hasil pemeriksaan Kapten Rio
"semua normal tapi kenapa begitu?"
Radit menghampiri
__ADS_1
"dokter Al ada apa?"
"pesan singkatmu membingungkan."