Teman Sejatiku

Teman Sejatiku
Guardian Angel


__ADS_3

Setelah Rio terbebas,mereka berdua mulai mencari jalan keluar dari ruangan itu.Akhirnya menemukan sebuah jendela rapuh Rio menedangnya dan mereka keluar melalui jendela itu.


"kemana kita Kapten?" Bisik Putri.


Putri sangat khawatir melihat Rio yang penuh luka.


"kita cari kendaraan untuk keluar dari hutan ini."


"hari sudah gelap,kita harus menunggu pagi."Putri menahan tubuh Rio yang mulai limbung.


"baiklah."Rio setuju perkataan Putri


Beberapa langkah mereka berjalan terdengar suara mobil jeep berhenti di jarak 500 meter didepan mereka.


Putri dengan sigap merengsek kedalam semak semak menarik tubuh Rio terlebih dulu.


Dia memperhatikan mobil jeep yang melewati mereka dengan kecepatan tinggi dan berhenti di rumah tempat mereka di kurung.


Seorang Pria botak masuk kedalam rumah dan yang lainnya asik merokok di luar rumah


"bagaimana ini Kapten kita ambil jeep mereka?"


"tunggu,ikatkan dulu luka ku agar tak rembes"


"Kapten,aku bisa mengatasi mereka berdua." ujar Putri sambil mengikat luka sang Kapten dengan ujung kain bajunya.


Putri akan beranjak sesaat tangan Rio menggapai lengannya

__ADS_1


"kita selesaikan bersama."


Putri menatap mata Rio terlihat kesungguhan di mata pria yang sudah lama disukainya namun dia memendam rasa sukanya karena faham betul siapa Kapten Rio sebenarnya.


"ok."


Tiba tiba pria botak berteriak sambil berlari keluar


"mereka kabur."


"apa, bagaimana bisa?Pria yang sedang merokok mematikan rokoknya.


"mereka tidak akan jauh laki laki keras kepala itu terluka parah kita bisa mengejarnya."


"ayo."


"sialan.keluar siapa itu?"Makinya


Beberapa batu melayang ke arah mereka .


membuat mereka makin kesal


"keluar !!


Akhirnya Letnan Putri Keluar dan bersiap dengan kuda kuda.


"hai cantik,lemparanmu bagus juga .tapi jika aku harus melawanmu alangkah ruginya kulitmu bisa terluka oleh pisau ini."Pria botak mengeluarkan pisaunya

__ADS_1


"kita coba saja."Putri memancing sang pria botak


"jangan maju,pancing mereka mendekat!"instruksi Rio dengan berbisik di dalam semak tak jauh dari Putri berdiri


Sang pria botak menghampiri dan mengayunkan pisaunya ke arah wajah Putri,elakan yang pas membuat Tendangan menyamping Putri mendarat mulus di wajah pria botak.Temannya dibelakang tertawa


"katanya kau ingin ditemani tidur wanita itu,taoi malah bonyok di tendangnya."


Sang pria yang terlihat terhuyung mencoba menyerang lagi bersaaman dengan temanya.Rio tidak tinggal diam menendang tengkuk Pria yang lebih kurus hingga berbunyi


"Crak.." seketika sang pria rubuh


Pria botak menoleh dan tetap menyerang Putri,putri yang siaga menunduk menyarangkan tinjunya ke ulu hati pria botak membuat pisau ditangannya terlepas.


Putri menghampiri Rio,aku bisa menyelesaikan mereka tanpa bantuanmu Kapten.


"you are my guardian angel putri." Rio berkata sambil meringis


Sesaat Putri memeriksa luka Rio saat Pria botak berusaha menerjang dari belakang.Rio menarik tubuh Putri ke depan dan dia berputar Menendang ******** sang Pria botak seketika pria botak mengerang kesakitan.


Putri menampakkan wajah jijik


"kenapa area itu yang kau tendang?"


"karena itu kelemahan setiap laki laki."jawab Rio sambil tertawa


Putri berjalan mendekati mobil jeep yang terparkir dengan kunci masih menggantung .namun Rio sempat berhenti mendekati pria botak dan menginjak jari tangan kanan sang Pria botak hingga terdengar suara tulang berbunyi

__ADS_1


"itu hukuman karena tanganmu memegang wajah kekasihku."Rio berkata sambil meninggalkan Pria itu.


__ADS_2