
Dikamar Operasi
Keira tampak menenangkan seorang ibu yang akan melahirkan secara SC,Mengenggam tangannya menyalurkan kekuatan.Sang ibu menatapnya memaksakan senyum dan tertidur kemudian.
"Pasien siap"Keira duduk duduk didekat kepala sang pasien.
"Dokter Kei gimana sudah isi belum?"seorang perawat bertanya
"udah dong,isi tahu."Keira menjawab
"ha..ha..ha..Sang perawat tertawa
"Kei sayang tolong serius."Dokter jhon menegur dengan manja
"siap dokter,silahkan mulai operasinya."Keira memalingkan muka
Sejak Keira menikah reaksi Jhon tidak berubah sama sekali malah semakin sering menggoda,saat Keira menikah ,Jhon tidak hadir karena sedang temu ilmiah di negara tirai bambu.
15 menit berlalu terdengar suara bayi menangis.
"ok bayinya sehat,tapi masih perlu observasi."Dokter spesilais anak menjelaskan sambil mengendong bayi perempuan cantik itu keluar ruangan.
"ok.saya tinggal menutup perut ibu."Jhon menjelaskan sambil melirik dan tersenyum pada Keira.
Dilobby Rumah Sakit
Dewa tampak berjalan menuju lift,Dia memang ingin membuat kejutan dengan menjemput sang istri selepas jam dinas.
"Kapten Dewa." Almira menyapa
"hai dokter Al,apa kabar?"
"Alhamdulillah baik,mau jemput yaaa?"
Dewa menganguk
"ok,aku kearah sana ya."Almira berjalan berlawanan dengan arah Dewa
__ADS_1
Dewa memganguk dan masuk lift
Saat dilantai 2,3 orang dokter muda masuk ke lift sambil bergosip
"eh,dokter Kei cantik dan baik ya,tadi bahan penelitianku walau banyak salah dia ga marah."
"masa,aku mau dong pindah pembimbingnya sama doi."
"ah kan kamu maunya sama dokter Jhon,makan tuh ganteng."
"edun deh galak banget dokter Jhon."Gadis itu tertunduk
"tapi dokter jhon bucin banget lho sama dokter Keira."temannya menjelaskan
"katanya setiap operasi selalu saja harus bareng dokter Kei."
"mereka serasi koq."
"sayang dokter Kei di jodohkan sama tentara yang arogan yang katanya penampilannya ga banget."
"eh udah lantai 5 nih."
Mereka turun meninggalkan seraut wajah yang menahan kesal.
Keira berjalan mendekati inkubator bayi,disitu terlihat sang baby boy,para perawat menamainya Bintang karena di punggungnya ada tanda lahir berbentuk bintang.
Keira membuka sedikit inkubatornya menyentuh kaki kecil Bintang,hatinya sedih melihat bintang terpasang selang selang infus dan lain-lain,1 hari Bintang di bawa ke RS,dia mengalami demam,dan makin hari makin memburuk keadaanya.Dokter Almira menjelaskan sesaat Leira keluar kamar operasi,Sepertinya Bintang memgalami infeksi karena titer zat besi yang tinggi ada di darahnya.
Keira membaca status dengan serius tak menyadari sepasang mata kebiruan menatapnya dari kejauhan.
"anda siapa?"seorang perawat laki2 menegur Dewa
"saya ada janji dengan dokter Keira,bisakah saya bertemu?"
"oh baik,tapi maaf ini area perawatan bayi intensif (NICU) ,kira2 anda akan konsultasi apa pak?"sopan perawat itu bertanya.
Dewa memperlihatkan perban luka di perut kirimya.
__ADS_1
"baik,anda tunggu di ruang tindakan ya,saya panggilkan Dokter Keira."
Dewa memgangguk seraya berjalan ke ruangan yang dintunjuk.
10 menit kemudia
"maaf anda terpaksa menunggu lama karena saya harus memeriksa pasien bayi saya."Keira memjelaskan sambil membuka tirai penutup
"mas?" sudah lama sampai di RS?"koq ga telpon?" Keira memberondong dengan pertanyaan
"habis aku kangen,terus lihat kamu sibuk ga mau ganggu."
"coba lihat lukamu?"
"sudah sembuh koq tinggal recovery."
"siap Kapten,tolong izinkan istrimu yang cantik baik hati rajin menabung ini mengganti perbannya."Keira berkata tegas
"Baiklah."Dewa menurut
"mas,bintang sepertinya kondisinya kritis?"
"siapa Bintang?"
"baby boy yang kita bawa dari hutan dulu."
"ooo...Dewa tampaknya bingung
"apa penyebab kondisi kesehatannya turun"
"hasil lab menunjukkan tingkat besi yang tinggi."
"aku minta bukti LaB nya agar ada data tuduhan pencemaran ĺingkungan."
"siap,sudah aku fotocopikan koq bos👍."
Dewa memeluk Keira gemas.Turun dari tempat tidur dan mengandeng Keira keluar ruangan.
__ADS_1