
Rio...terdiam sejenak dan tertawa kencang
"kamu ga nemu kamar paling mewah?"
"Kapten kalau kapten tau ,ya kasih tau bukan ketawa."Putri kesal menatapnya.
"sejak aku datang ke losmen ini,kamar Kanjeng Mami yang paling besar."
"Apa"
Rio mengangguk dan tersenyum melihat gadis didepannya melonggo gemas.Rio menahan diri untuk tidak menjawil pipi putih dengan luka lecet itu.
"Tapi dimana kamarnya?"
"paling ujung Losmen ini" Rio berkata tegas.Rio menyembunyikan kenyataan bahwa saat Putri sholat dan keluar kamar dia sempat memeriksa area Losmen melalui pintu belakang .Dan menemukam kamar kanjeng Mami sangat mewah berada di ujung deretan kamar losmen dan saat mendekati bangunan itu terlihat beberapa orang ABG bersembunyi di rimbunan tanaman depan kamar itu serta diaatas pohon jambu besar yang ada di samping kamar besar itu.Dan Rio baru tau dari cerita Putri mereka mencari sinyal.
"Kita harus kesana." Putri berkata cepat
Rio mengangguk.Mereka bergegas ke luar kamar,sesaat mereka berpapasan dengan Kanjeng Mami didepan kamar.
__ADS_1
"mau kemana kalian?"
"Mau makan siang Kanjeng." Rio menjawab lugas
"hmmm..kalian makan di taman samping ya.karena akan ada tamu penting!"Ujar Kanjeng Mami ketus dan langsung meninggalkan mereka
Putri dan Rio bergegas mengurungkan niat mereka semula dan berjalan ke taman samping untuk mengambil jatah makan siang.Saat Sampai di taman samping terlihat sepasang pasutri sedang menikmati makanan.
"ayo duduk disitu."Ajak Rio sambil mengandeng Putri
"aku akan ambil makanan dulu."ujar Putri elaknya dan pergi menjauh
Saat kemudian Putri kembali membawa sepiring nasi goreng dengan lauknya.
Rio berdehem "koq cuma satu piring,buat ku mana?"
"ini buat Kapten silahkan makan,aku tidak selera." ujar Putri sambil terus sibuk dengan ponselnya.
Rio tersenyum menyendokkan sesuap besar nasi goreng ke arah mulut Putri.
__ADS_1
"ayo makan,ini perintah!"Rio menatap tegas
Putri dengan wajah kaget membuka mulutnya
perlahan.
"thats my girl." senyum manis Rio tampilkan untuk Putri.
Tiba tiba Rio bergegas ke arah Toilet mengikuti 2 orang berjas hitam yang menuju Toilet.Putri heran melihat tingkah sang Kapten namun urung mengikuti saat dilihatnya Rio menuju Toilet.
Putri memandang keheranan saat dia akan mengikuti Rio ekor matanya menangkap 2 pria botak yang berjalan didepan Rio,Putri berusaha mengingat namun dia terkejut dengan Bunyi ponsel yang sangat dekat.
"Halo bisakah kirimkan pesan "Lapar Berat"pada Kapten Hadi ?"Belum sempat Rio.melanjutkan telpon terputus.
Putri kaget "Kapten dari mana ponsel itu?"
"pinjem." Rio menaruh ponsel di meja makan dan bergegas menarik Putri ke arah Kamar.
Sementara di tempat berbeda Kapten Hadi yang menerima pesan dari Operator jaga kebingungan kenapa ada pesan "Lapar Berat" apa kode rahasia mereka berempat berubah kenapa dia tidak tau dan siapa yang mengirimnya.
__ADS_1
Hadi memerintahkan operator mencek posisi pengirim pesan.Sesaat kemudian operator menjelaskan posisi searah dengan Hutan dipinggir kota dia merasa makin bingung dan mulai mengabsen para sahabatnya Dewa dia tau pasti sedang menjadi bodyguard pada sang istri yang mulai hari ini bekerja,Radit juga baru 1 jam lalu menelpon sedang menemani wanita pujaannya bekerja lalu siapa lagi yang tidak dia ketahui posisinya.