
Pukul 04.00 di Tkp 3,penuh kesibukan semua bersiap untuk melaksanakan tugas.Radit bersiap mengumandangkan azan.Pasukan patroli mulai bergantian tugas.Didalam tenda Dewa,membangunkan Keira dengan lembut,dia tersenyum mendengar dengkur halus tanda kelelahan dari mulut sang istri.
"Kei,bangun sholat shubuh yuk."
"Nanti deh,aku nyusul." Keira menjawab dengan mata masih terpejam.
"ga ada nanti,hari ini kira akan ke suku hitam setelah sholat dan sarapan."jelas Dewa sambil mengendong Keira menuju Mata Air.
"mas,turuni aku takut jatuh." Keira sibuk meronta.Dewa bergeming.
"cepat bersih2 ya." Dewa berkata sambil berlalu.
Keira melihat 1 stel pakaian dan pakaian dalam sudah tergantung dipojok tenda.
Setelah Sholat shubuh,Dewa dan beberapa prajurit masih menyempatkan membaca Al Quran.Keira yang baru selesai melipat mukena nya hanya bisa tersenyum.
"lihat suami baca Al Quran itu gantengnya meningkat 100%." katanya dalam hati.
" Kei,curang aku ditinggal sendiri,masa iya di hutan gini kamu honeymoon?"kata almira mengagetkan.
"maaf,he.he...Al,kamu ga papa kan atas kejadian kemarin?"
" ga..cuma aku beberapa kali mimpi buruk." sendu Almira menjawab.
Radit tiba tiba mengumumkan ADL (activity daily living) hari ini.
__ADS_1
"beberapa group sudah di pasang daftarnya di white board,dan ada beberapa nama yang akan mengikuti kunjungan ke suku hitam kali ini yaitu,dr.Keira,dr.almira,farhan bersiap di depan tenda besar setelah sarapan."Radit menginfokan lebih lanjut.
"siap." beberapa prajurit menjawab.
"kita mau kemana ?" Almira cemas.
"sepertinya mau mengunjungi salah satu suku terbesar." Keira menjawab.
"aku ambil tas dulu ya."Keira berlalu ke tendanya.
Didalam tenda Dewa sedang menalikan sepatunya.Dia menatap Keira yang terlihat kaget.
"kenapa,?
Keira mengambil tas dan cardigan hitamnya.Memasukan 2 lembar handuk kecil dan tempat minum.Dewa mendekat
"apa tidak ada morning kiss?" Dewa bertanya sambil memeluk Keira dari belakang.
"bukannya kamu ga suka mas?"Keira bertanya.
Dewa mendekatkan bibirnya ke telinga Keira
"ga ada laki laki yang ga suka di kasih kiss in the morning." jawabnya sambil menarik Keira menghadapnya dan mendaratkan ciuman singkat dibibir Keira.
"lets go" Dewa keluar dari tenda meninggal kan Keira yang bersemu merah.
__ADS_1
Mereka semua berkumpul di aula untuk sarapan menu kali ini ikan teri main bola (alias teri di tambah kacang tanah).Juru masak pasukan bernama Sersan Mayor I wayan subrata sangat ramah dan penuh humor.
"silahkan makan menu teri main bola para tamu,jika mau tambah kalian bisa tambah nasinya bukan lauknya ya." Serma Wayan menjelaskan
Almira terkekeh mendengar penjelasnya.
dan menoleh ke arah Keira yang terdiam dengan pipi kemerahan.
" jangan bilang kalian bermesraan ya barusan." Selidik Almira.
Keira menggeleng dan tersenyum penuh arti.
Radit duduk dihadapan Almira dan menatap dokter mungil itu
"dokter Al,apa kau benar bisa ikut kegiatan hari ini?"
" bisa,aku sudah membawa gunting untuk senjata pertahanan."katanya penuh percaya diri.
"ok,jangan jauh2 dari ku ya,karena ini wilayah ku." Radit menjelaskan dan berlalu.
Keira dan Almira saling memandang dan tertawa tertahan
"dia ga pantes menggertak begitu."sahut Almira
Sersan motty datang membawa informasi bahwa suku hitam akan mengadakan upacara persembahan dan mereka harus segera bersiap.
__ADS_1