
Entah berapa lama mereka tertidur disofa itu,yang pasti Dewa merasa sangat puas setelah bangun dari tidurnya.Dia menatap kesamping namun tidak menemukan keira.Saat Dewa duduk dan beranjak meninggalkan Sofa terdengar pembicaraan yang serius.
"Kei,aku selalu bisa menemukanmu disini."suara Bryan
"ada apa mencariku?"Keira datar
"Kau mau menikah,dan Lihat sekarang sudah jam 11.00 siang,kau harus segera ke salon untuk perawatan dan mengambil gaun mu nanti."Bryan menatapnya dengan intens.
"please jangan seperti ini,hormati aku sebagai adik iparmu."Keira menjauh.
"kau yakin menyerahkan tubuhmu pada laki laki asing Kei,?"Bryan tersenyum penuh tanya.
__ADS_1
"Dia tidak mengenalmu,apakah kau sanggup memberikan dirimu nanti,kalau kau merasa tak sanggup bersama orang asing,malam ini mampirlah ke kamarku ,aku akan menemanimu. he...he."tawa Bryan mengejek.
Keira melotot pada Bryan dan hanya bisa Diam...dipikirannya kosong entah apa yang bisa dia fikirkan.
Bryan meninggalkannya sambil memberikan sinyal kiss pada Keira.Keira membuang muka muak melihat tingkah Bryan.Selain Bryan keluarga Keira tau betul jika Keira punya trauma tidak akan membiarkan orang lain menyentuhnya bahkan saat masih kecil jika sakit Keira akan diikat untuk mendapatkan pengobatan,entah trauma apa yang membuat Keira seperti itu.Namun sejak bertemu Dewa,entah kenapa Keira merasakan kenyamanan bahkan dia terdiam saat Dewa memeluknya sangat tidak masuk akal menurut Keira.
Keira berjalan meninggalkan rooftop ,sementara sepasang mata penuh tanya memperhatikannya sejak tadi.
"Mr.Dewa...please anda pun harus mendapat perawatan karena nanti malam aku tidak ingin gadisku bersanding dengan laki laki yang Biasa."ujar Mr.Li sambil menarik tangan Dewa.Dewa menurut untuk kali ini aku akan membiarkan laki laki melambai ini memberi perintah padaku gumam Dewa kesal.
Sebuat Notif WAG bertulis "bertulis kandang Burung" berbunyi..."sepiiinya....caten(calon nganten) lagi apa?"3 hari broww ga ada kabar?" Kapten Rio sahabat Dewa yang mengirim pesan.Dewa tersenyum sahabatnya ini memang berisik."woi bodyguard masa ga tau Bosmu dimana posisinya?"teriak Rio lagi.
__ADS_1
"Lapor ,posisi Bos sedang di lulur ndan."Letnan Radit menjawab .Dewa mesem adik litting satu ini masuk dalam kelompoknya karena senasib itu yang membuat Radit sangat loyal pada Dewa."woiii berisik,jangan lupa kalian harus datang nanti malam .!"tulis Dewa.
kompak mereka menjawab "Siap,ndan ."
Akhirnya acara pun sampai pada puncaknya semua tamu menyambut gembira.Dewa mengucapkan Ijab Qabul di masjid dekat rumah selepas Magrib tadi dan sekarang dia sudah berada satu kamar dengan Keira ,mereka dipersiapkan untuk acara ramah tamah.Dalam kamar mereka hanya saling memandang kikuk,para penata rias sibuk membenahi tampilan Dewa dan Keira.Sesekali Keira melirik Dewa dan Dewa pun demikian.waktu 1 jam sudah berlalu.
"ayo kita keluar menyapa para tamu." Perintah Mr.Li bergegas.
"tunggu...Keira ragu2 "Apakah ini tidak terlalu terbuka Mr.Li?"punggungku semua terlihat ." Keira khawatir.Dewa menoleh dan menahan debar jantungnya betapa Keira sangat cantik.
"Keira sayang please ini hanya sekali kau menurut perintahku,hargai aku yg membuat gaun wedding terbaik untukmu sayang."bujuk Mr.Li..."Kau,Mr.Li menunjuk Dewa ...jangan marahi Kei karena menunjukkan punggung indahnya malam ini."tegas Mr.Li.
__ADS_1
Dewa mengangguk perlahan walau dia tidak rela tubuh istrinya terekspose.