Terhalang Restu Orang Tua

Terhalang Restu Orang Tua
pertemuan


__ADS_3

cinta tak mandang usia,umur dan kasta.


pertemuan yang tidak sengaja maupun di sengaja itu sudah takdir dari maha kuasa.


kadang kala kita tak tau apa yang mau kita hadapi di masa depan. cinta memang rumit tidak bisa di ucapkan dengan kata kata.


yah termasuk cinta seorang janda dan pemudah ini tidak bisa di ucapkan tapi saling terikat di dalam doa.


ini bukan pertemuan yang di sengaja tapi mungkin sudah takdir maha kuasa untuk pertemukan mereka berdua .


"astagfirullah " suara ika kaget


"maaf saya tidak sengaja" seorang pemudah yang tidak sengaja nabrak ika


"iya gapapa" sahut ika


lanjut berjalan tampah menoleh lagi ke belakang.


tampa di sadari pemudah itu ternyata terpesona pada ika, entah ini cinta atau hanya rasa penasaran saja yang sedang bergejolak di dalam hati pemudah itu.


pemudah yang bernama ajang itu memberanikan diri bertanya ke temen sepekerjaan nya


"kamu tau gak gadis tadi itu?" ucapnya


"yang mana?" temannya


"yang tadi aku gk sengaja nabrak dia"


"ohh... itu dia adalah janda anak satu"


"janda?"


"iya"


"aku suka ke dia,aku gak peduli status dia janda atau gadis aku ingin serius ke dia" ucap ajang


"kamu yakin jang?"


"insyaallah aku yakin"


"dia agak susah di dekatin"


"bismillah aja bang siapa tau jodoh"


"iya gpp kalau kamu masih mau ngejar dia"ucap temannya

__ADS_1


Besok harinya ajang bertemu lagi dengan ika di persimpangan gang kos kosan.


Ada rasa yang bergejolak di dalam hatinya,sara senang walau hanya melihat sekilas orang yang ia cintai .


tampa disadari ika ajang terus melihat jalannya sampai hilang dari pandangan matanya.


"subhanallah cuma lihat gitu saja aku bahagia"


"namanya juga cinta jang jang" ucap temenya sambil ketawa


"di mana rumah ika itu bang?"


"kurang tau aku jang"


"hemmm."


"tapi kayaknya dia bukan asli sini"


"emang orang mana bang?"sahut ajang


"orang jawa "


"jawa timur bang?"


"kayaknya iya"


Rasa penasaran ajang semakin dalam,ingin tau lebih dalam tentang ika. sedangkan ika tak tau bahwa ada pemuda yang diam diam cari tau tentangnya .


"heehhh mbak pean ro gak onok seng seneng pean loh"


"halah aku ra percoyo kok"


"tenan mbk "meyakinkan ika


"palingan mek penasaran tok"


"pean iki mbk lek onok seng seneng malah bodoh amat se" jawab temannya


"aku gak ate mikir lanangan sek mbk"


"iyo mbk karepe pean ae"


Lanjut kerja sambil cerita dan tertawa bersama.


Hari tambah sore dan udah waktunya istirahat.

__ADS_1


sebelum istirahat biasanya ika telepon anaknya dulu.


"halo assalamualaikum "


"waalaikumsalam " ibunya ika


"hanif nang ndi bu?"


"wes bubuk anak e ndok"


"oalah yowes bu"


"jek nyapo?"


"tas ngasoh aku bu"


"yowes ndok ngasoh sek,mene isuk telepon anak e"


"iyo bu"


"assalamualaikum " ibu ika


"waalaikumsalam "sahutnya


Ika langsung bergegas istirahat walaupun ia belum punya rasa ngantuk,tapi lama lama dia terlelap juga .


kebesokan harinya jam 4.30 ika bangun siap siap sholat subuh dulu sebelum turun kerja.


sehabis sholat iya langsung kerja nyiapin makanan dan perlengkapan sekolah anak asuh nya itu.


jam sudah menunjukkan pukul 6.00


Ika bergegas mandi.


"mbk ika"


"dalem mbk,enek opo?"


"ayok sarapan"


"pean disek ae mbk"


"pean gak luwe ta mbk?"


"aku jek warek mbk"

__ADS_1


"aku maem sek ya"


"iya mbk"


__ADS_2