
Hari berlalu hari...
Minggu pun berlalu Minggu...
Bulan juga semakin berganti bulan.selama itu pula lah Teguh harus ekstra sabar merebut kembali hati Kiki agar mau kembali hidup berdampingan dengan nya.menua bersama sampai rambut memutih dan tidak lagi bisa berjalan tegak.
Selama 4 bulan itu juga Teguh selalu bolak-balik antara ibu kota dan pulau K.Teguh tetap tersenyum meski pun kerap kali rasa lelah itu akhirnya bersemayam juga di dalam tubuh nya.namun demi mendapatkan semua keinginan nya, Teguh rela mati-matian menahan penderitaan yang tidak seberapa ini.
" Terimakasih ya sayang sudah mau kembali ke rumah kita lagi." ucap Teguh saat mereka berdua terbangun dari tidur panjang yang begitu melelahkan.pagi ini mereka berdua terbangun dalam keadaan sama-sama polos,Teguh terus menggempur habis Kiki sampai dini hari dan membuat mereka akhirnya bangun kesiangan,satu bulan yang lalu Teguh dan Kiki sudah resmi menikah kembali dengan segala drama yang sangat memuakkan.Teguh terpaksa mengesampingkan niat nya untuk mengajak Kiki berbulan madu lantaran Kiki yang masih betah tinggal di pulau K.setelah di bujuk oleh Teguh dan di bantu oleh kedua orang tua Kiki, akhirnya Kiki luluh dan mau menerima ajakan Teguh kembali ke ibu kota,usaha bisnis kue yang ada di sana di kelola oleh kedua orang tua nya, sedang kan kedua orang tua Rangga juga sudah merestui pernikahan Kiki dengan mantan suami nya.satu hal yang membuat Kiki tidak habis pikir karena tidak menyangka Noah akan begitu lengket kepada sang Papa dan sama sekali tidak mau di tinggal pergi.Noah akan mengizinkan Teguh berangkat bekerja tetapi dengan satu syarat yang harus di penuhi oleh Kedua orang tua nya.setiap menit ponsel Teguh harus selalu standby dan melakukan panggilan video kepada buah hati nya.
" Sama-sama Mas,Aku juga berterima kasih kepada Kamu sudah menerima Aku kembali setelah melakukan kesalahan fatal." jawab Kiki berusaha meregangkan otot kaki nya yang terasa pegal.tadi malam Teguh terus meminta berganti gaya sampai membuat kaki dan betis nya terasa pegal-pegal.
" Berjanji lah! Suatu hari nanti jika ada masalah yang terjadi dalam rumah tangga kita, selesaikan dengan kepala dingin dan jangan lagi main kabur-kaburan.kita bukan lagi anak kecil atau pun ABG labil.ada Noah yang tersakiti jika tetap mempertahankan ego masing-masing." ucap Teguh sembari menghadiahi kecupan hangat di kening Kiki.
" Iya Mas, harus saling terbuka dan tidak boleh lagi main rahasia-rahasiaan." tambah Kiki yang sukses membuat Teguh tersentil.
" Baiklah,Aku rasa hari ini kita sebaiknya tetap di kamar saja, rasanya Aku sudah malas berangkat ke kantor karena buka puasa nya masih belum kenyang." Teguh sudah menindih tubuh Kiki dan tangan nya sudah merayap masuk ke dalam gua basah.
" Mas! Badan Aku masih capek-capek semua nya,Kamu nggak kasihan apa ?" omel Kiki yang tidak habis pikir melihat tingkah mesum sang suami.
" Sayang! Plisss... Boleh ya." pinta Teguh dengan sorot mata yang sudah berkabut gairah.
" Aku sudah begitu lama berpuasa loh sayang,di tambah lagi saat baru sampai di sini Kamu sedang kedatangan tamu bulanan.Aku takut junior ku berkarat." imbuh nya yang tanpa menunggu aba-aba sudah ******* habis bibir Kiki dan membuat wanita nya mengerang panjang sampai 2 jam lama nya.niat awal yang hanya ingin menambah 1 ronde saja harus molor karena pusaka Teguh terus berdiri tegak dan meminta masuk ke dalam gawang nikmat nya.
" Akhhhhh....." kedua nya terkulai lemas dengan nafas yang tersengal-sengal.Teguh lalu mengelap keringat yang mengucur di dahi Kiki.dan tidak lupa menyematkan kecupan hangat di seluruh wajah yang sudah lama dia rindukan.wajah yang selalu terlihat cantik dan mampu membuat semangat hidup nya bangkit kembali.
" Sudah jam berapa sekarang Mas?" tanya Kiki masih dengan mata yang terpejam.tubuh nya terasa semakin lelah di tambah lagi mata nya juga terasa sangat perih menahan kantuk,tapi perut Kiki tidak bisa lagi di ajak kompromi karena sejak tadi sudah berdemo meminta untuk di isi.
" Sudah jam 12 siang sayang,bangun dulu ya,kita makan." ajak Teguh lalu bangkit dan memungut semua pakaian yang berserakan di atas lantai dan memasukkan ke dalam keranjang baju kotor.
" Pantesan saja perut ku terasa sangat perih,Noah di mana ya Mas?" tanya Kiki lirih.tenaga nya benar-benar terkuras habis bahkan sampai tidak sanggup lagi untuk sekedar berdiri atau pun berjalan.
" Ya ampun maafkan Aku ya sayang,sudah melupakan kesehatan Kamu.tapi mau bagaimana lagi...Nama nya juga kangen." Teguh kembali memainkan bibir Kiki sampai membuat sang empu kesal dan melepas paksa penyatuan bibir mereka berdua.
__ADS_1
" Mas! Kamu mesum banget sih,nanti Noah nangis nyariin kita." Kiki lalu berdiri dengan cepat dan kembali terduduk karena kehabisan tenaga.
" Aww..." keluh Kiki pasrah dan merintih kesakitan.bagian intim nya benar-benar terasa perih membuat Kiki terdiam sambil menggigit bibir bawah nya.
" Sakit ya sayang?" tanya Teguh lalu menggendong tubuh Kiki masuk ke dalam kamar mandi.
Teguh memasukkan Kiki ke dalam bathtub dan menyalakan air hangat untuk mengurangi rasa sakit di pangkal paha bawah nya.Teguh menaburi air itu dengan wangi aromaterapi kesukaan Kiki.
" Mas! Aku bisa mandi sendiri,lebih baik Kamu lihat Noah dulu." tolak Kiki yang tidak ingin kembali di gempur oleh suami mesum nya,dia sangat hapal betul bagaimana tingkat mesum sang suami yang tidak bisa melihat dia dalam keadaan polos.
" Noah masih belum pulang sekolah sayang,tadi sudah pamit sama Aku.memang nya Kamu bisa mandi sendiri." jawab Teguh sambil menggosok punggung Kiki.
" Bisa Mas,Aku hanya takut Kamu tidak bisa lagi mengontrol diri." jawab Kiki pelan memejamkan mata menikmati pijatan lembut dari tangan suami nya.
" Kamu ternyata jago pijit juga ya Mas. enak banget." imbuh nya tidak lagi cerewet.
Teguh tersenyum simpul dengan tangan yang telaten menebus rasa bersalah nya.
" Sakit Sayang." Teguh meringis memegang pinggang yang terasa panas.
" Mampus! Siapa suruh mesum terus.udah sana awas,Aku bisa mandi sendiri,lebih baik Mas mandi di bawah shower sana saja." Kiki yang merasa kesal lalu berdiri begitu saja dan mengabaikan Teguh yang tersenyum melihat wajah cemberutnya.
" Bercanda sayang.hari ini Kamu bebas,tapi Aku tidak bisa menjamin untuk hari esok." Teguh beranjak dari bathtub lalu berdiri di bawah shower untuk membasahi tubuh yang terasah sangat lengket.perut Kiki yang terus berbunyi memaksa dia mempercepat acara mandi dan bergegas memakai pakaian.
Tok...Tok..Tok..
"Mama...Papa..." teriak Noah dari balik pintu,rupa nya bocah kecil jelmaan Papa nya sudah pulang dari sekolah dan membuat kedua orang tua nya mempercepat acara memakai pakaian.
Ceklek.
Teguh membuka pintu dengan rambut yang masih basah lalu menggendong sang buah hati.
" Kata Bibi,Papa sama Mama belum bangun-bangun juga,apa Papa sama Mama sakit?" tanya nya sambil menempelkan punggung tangan nya di dahi Teguh.
__ADS_1
Hahaha...
" Papa nggak sakit kok sayang, Papa tadi cuman ketiduran aja sama Mama."jawab Teguh sambil terus mengendus bau khas jagoan nya.
" Kamu sudah pulang ya sayang.ayok kita makan siang." ajak Kiki setelah selesai mengeringkan rambut nya.dress selutut yang Kiki pakai lagi-lagi membuat pusaka suami nya berdiri dan terasa sangat sesak.
" Mas! Itu kamu berdiri lagi?" tanya Kiki dengan mata yang melotot.saat Kiki hendak menutup pintu kamar,dia tidak sengaja melihat celana suami nya menggembung seperti balon.
" Iya sayang,ini semua ulah Kamu " jawab Teguh nyengir.
" Enak saja,udah ayok makan,jangan sampai Aku mati berdiri karena menahan rasa lapar ini." Kiki menggandeng tangan Teguh yang sedang menggendong Noah yang sudah sangat berat sekali.
" Tapi nanti malam boleh ya sayang." bisik Teguh pelan agar tidak kedengaran oleh Noah.
" Iya..iya.." Kiki terpaksa mengiyakan sebelum suami nya merengek seperti anak bayi.
" Mama sama Papa lagi bahas apa sih? Kenapa harus bisik-bisik?" tanya Noah penasaran.
" Nggak papa sayang,tadi Papa cuman cium Mama saja, rambut Mama wangi banget." kilah Teguh bersorak gembira karena malam nanti mereka akan kembali lembur sampai pagi.
Sedangkan di dalam kantor pencakar langit milik Sentosa group.Ken dan Bimo tidak berhenti mengumpat kesal melihat tingkah Tuan muda yang selalu sesuka hati melimpah kan seluruh pekerjaan kepada mereka berdua.
" Dasar Bos laknat!Padahal Nona Kiki sudah kembali ke ibu kota, tetapi masih saja bolos kerja." umpat Bimo tetap fokus mengetik kan sesuatu di layar laptop.
" Sudah jangan marah-marah, kerjakan dengan teliti,bukan kah bonus berkali-kali lipat setiap bulan mengalir ke dalam rekening mu." sahut Ken yang sudah merasa jengah dengan suara umpatan Bimo.
" Ya sih!" balas Bimo cengengesan.
" Jangan lupa kerjakan berkas dari group patana.nanti sore Kamu ada meeting bersama mereka." Ken keluar dari ruangan Bimo setelah selesai mengingat kan sahabat nya.
" Iya , Aku ingat." Jawab Bimo kembali bersemangat mengingat akhir-akhir ini tabungan nya sudah membengkak akibat siraman bonus yang tidak terbatas dari sang Bos.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 😍🥰🥰😍
__ADS_1