
Teguh menutup pelan pintu kamar nya lalu berjalan menyusuri ruangan rumah yang masih gelap gulita.bahkan para art nya pun belum ada yang bangun sangking kepagian nya Teguh berangkat.
" Jalan Pak." titah Teguh lalu masuk ke dalam mobil nya.
" Siap Tuan muda." Pak Amin lalu menutup pintu mobil belakang dan berlari menuju setir kemudi nya.
" Sebelum ke hotel kita singgah dulu di alamat ini ya Pak." titah Teguh kepada Pak Amin sambil memberi kan selembar kertas.sebuah kertas yang berisi alamat baru Cindy dan tadi malam mereka sudah janjian ingin bertemu.pagi ini mereka akan datang bersama mengunjungi Bunda nya di tempat penginapan.
Hubungan Teguh dan Cindy perlahan mulai mencair dan semakin akrab.sering nya intensitas bertemu membuat Teguh akhirnya luluh juga dan mulai memperlakukan Cindy dengan semestinya.
" Baik Tuan muda."Pak Amin mulai memainkan setir kemudi nya, sebagai seorang sopir Pak Amin hanya bisa mematuhi apa yang di perintah kan oleh Tuan muda nya,tidak banyak tanya,tidak berani membantah dan langsung melaksanakan tugas nya.
Tidak lama kemudian mobil keluaran terbaru milik Teguh sampai dia sebuah rumah mewah dan dari dalam gerbang muncul lah Cindy yang sudah berpakaian rapi dan sangat menggoda.
" Hai..Honey.." sapa nya kepada Teguh dan tidak lupa mengecup pipi kiri dan pipi kanan Teguh.
" Hai." balas Teguh singkat dan menerima semua perlakuan Cindy terhadap diri nya.
Pak Amin yang duduk di kursi depan hanya bisa mengutuk di dalam hati nya melihat tingkah kedua manusia ini.entah apa yang ada di dalam benak Teguh sampai dia mau memaafkan Cindy dan menerima kembali Cindy dengan tangan terbuka.
Cindy sangat pandai mengambil kembali hati Teguh, seluruh tubuh nya sengaja di rapat kan kepada Teguh, padahal di samping dia masih terdapat banyak ruang kosong, Teguh masih fokus dengan gadget di tangan nya.sesekali dia mengangguk dan mengiyakan celotehan Cindy.
" Honey..Next time kita harus punya waktu berdua untuk mengenang kenangan manis kita dulu!" seru Cindy dengan nada manja nya,tangan Cindy sudah bergelayut manja di lengan Teguh.
" Aku sedang sibuk Cin,maaf ngga bisa." jawab Teguh tanpa menoleh kan wajah nya.
" Kapan Kamu bisa aja Honey..Aku masih bisa sabar kok menunggu waktu itu." ucap Cindy dengan berani nya mencium pipi Teguh dan tidak lupa memotret nya secara diam-diam.
__ADS_1
Teguh langsung terdiam saat merasakan benda kenyal dan hangat menyentuh pipi kirinya.sebagai seorang laki-laki dewasa tentu Teguh ingin merasakan lebih dari ini, tetapi otak waras nya masih menyadarkan dia tentang Kiki yang selalu menunggu dia di rumah.
" Maaf sayang." batin nya lalu berusaha menjaga jarak lagi.
" Maaf Cin,jangan melampaui batas." ucap Teguh menggunakan suara dingin nya.
" Aku kangen banget sama Kamu honey...Aku ngga punya maksud lain kok." balas Cindy berpura- pura tersenyum manis, padahal di dalam hati nya sedang merutuki kegagalan merayu Teguh.
" Kita sudah sampai Tuan muda!" seru Pak Amin yang sudah jengah melihat kedua manusia ini.
Tidak ingin semakin lama terjebak dalam kubangan dosa besar yang sedang Tuan muda nya mainkan,Pak Amin bergegas turun dari mobil lalu membantu membukakan pintu mobil untuk Teguh.
" Terimakasih Pak." ucap Teguh tanpa tahu malu.
Pak Amin lantas mengangguk kan kepala nya lalu menghela nafas panjang nya karena merasa terselamatkan dari suasana yang sangat mendebarkan.
Selama ini Pak Amin tidak pernah mengetahui apapun yang di lakukan Teguh di dalam Hotel tersembunyi ini.beliau hanya tau Teguh sering datang dan keluar dari sana bersama dengan Bunda Yeni dan juga Cindy mantan kekasih Teguh.lebih dari itu Pak Amin tidak tahu lagi apa yang mereka kerjakan di dalam hotel sana.
Sedang kan di dalam rumah pribadi Teguh, tepat nya di dalam kamar Kiki, Setelah mendengar pintu kamar telah di tutup rapat.kiki perlahan membuka mata dan juga selimut yang menutupi tubuh nya.dia usap kasar jejak di kening nya yang mendapat kan ciuman dari Teguh.
" Aku ngga butuh lagi ciuman atau perhatian apapun itu dari Kamu Mas, mulai hari ini Aku tidak akan lagi menunggu kamu pulang dan memikirkan semua tentang Kamu,Aku juga sudah tidak ingin lagi berharap banyak dari pernikahan ini." gumam Kiki kalau menangisi kisah pelik kehidupan nya yang tiada akhir.
" Tersenyum lah Kiki.tidak akan ada orang lain yang bisa membantu menyembuhkan luka mu selain diri mu sendiri,Aku mohon tersenyum lah demi jiwa dan calon buah hati mu." imbuh nya sambil mengusap pelan perut nya dengan iringan air mata yang masih menetes.
Hoek...Hoek...Hoek..
Pagi ini rasa mual itu kembali datang menyapa pagi sendu nya,Kiki berjalan cepat berlari ke arah kamar mandi dan mengeluarkan semua isi perut nya.masa hamil muda begini Kiki sangat perlu dukungan dan perhatian dari pria yang menjadi suami nya,namun nyata nya sang suami malah sibuk sendiri dengan dunia nya.
__ADS_1
"Kita harus kuat ya Nak,jangan pernah tinggalkan Mama, tumbuh lah yang sehat dan pintar di dalam sini agar kita bisa bertemu." gumam nya merasakan kesedihan yang sangat membatin.
Tidak ingin larut dalam kisah sedih pernikahan nya,Kiki memilih mandi dan segera berangkat ke kampus seperti biasa nya.
" Rena! Tolong siap kan susu untuk ku dan juga roti tawar 2 lembar." titah Kiki melalui sambungan telepon nya.
Kiki mulai berganti pakaian dan merias wajah nya agar tidak terlihat menyedihkan di luar sana.
Sebenar nya jadwal mata kuliah Kiki masih satu setengah jam lagi.tidak kuat berdiam diri lama- lama di dalam kamar yang menjadi saksi kunci biduk rumah tangga nya,Kiki memutuskan pergi lebih awal dan mencari kenyamanan di luar sana.
Glek..Glek..Glek..Kiki meminum habis semua isi gelas nya ,lalu mulai menyantap roti tawar yang sudah di siap kan oleh Rena di dalam piring kecil.
" Kondisi Nona muda nampak sedang tidak baik-baik saja, tetapi Aku tidak tahu apa yang sebenarnya sudah terjadi kepada Nona muda, Aku hanya bisa melihat dari sorot mata nya nampak kesepian dan memendam kesedihan.sesibuk apa sih pekerjaan Tuan muda , sampai-sampai tidak punya waktu lagi untuk duduk berdua? Apa sebaiknya Aku ceritakan saja tentang kehamilan Nona muda ya? Ah jangan...Nanti Nona muda marah dan menganggap Aku seorang pengecut lagi." gumam Rena sambil mendesah gelisah di dalam hati nya.
Setelah menyelesaikan sarapan yang tidak bergairah itu, Kiki berjalan menuju teras depan dan langsung masuk ke dalam mobil nya.pikiran nya tidak bisa tenang sama sekali,di dalam kepala nya dia mulai merangkai sebuah rencana untuk menyelamatkan hidup nya.
Drt...Drt...Drt.. Ponsel milik Kiki berdering pelan sampai 3 kali lama nya.
Deg..
Jantung Kiki terasa di remas-remas setelah melihat isi dari pesan yang di kirim kan kepada nya.
"Benar - benar tidak punya hati Kamu Mas." batin Kiki dengan mata yang terpejam menahan sesak yang sangat membunuh di rongga dada nya.
Pesan singkat itu berisi video saat seorang wanita sedang mencium pipi Teguh dan merangkul mesra lengan Teguh.dapat Kiki yakini Video ini baru di ambil beberapa menit yang lalu karena pakaian yang di pakai oleh Teguh sama seperti yang dia pakai pagi ini.
"Aku ngga boleh diam saja,akan Aku buktikan kepada Kamu dan keluarga mu bahwa Aku sanggup berjalan di atas kaki ku sendiri." batin Kiki kembali terisak di dalam diam nya.
__ADS_1
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 🥰😍🥰🥰