
Ika masih gak ada rasa lapar samasekali.Ada rasa rindu yang mengebuh di dalam hatinya rindu akan anak semata wayangnya itu.
"tuuttttttt" suara dering hp
"assalamualaikum " ucap salam ika
"waalaikumsalam "sahut nya
"mama kapan mole ma?"
"mama mole bulan 3 ya nak"
"kok suwe mah"
"diluk kas nak"
"mama mben aku sekolah ya ma"
"iyo nak"
"mama seng ngeterno yo ma"
"iyo nak"
ada rasa pingin nangis anaknya ngomong kayak gitu tapi ika masih bisa nutupin dengan tersenyum.
"mama kerja sek ya nak"
"iya ma"
"assalamualaikum "
"waalaikumsalam "
Ada rasa tidak tega menyeliputi hati ika bagaimana rasanya anak usia 4 tahun di tinggal kerja,pasti ada rasa ingin di temani dengan sosok mama dan ayah di sampingnya . Terkadang ika menangis kalau ia mendengar cerita anaknya yang sangat menginginkan seorang ayah di samping nya. Di usia anak yang masih kecil yang akan haus kasih sayang dari mama dan ayah nya itu cuma bisa ia angan angan.
Disisi lain ajang masih cari kesempatan untuk mendekati ika.
sambil ngelamun dia mencoba tanya ke temannya
"bang"
"iya apa jang"
"lama ya ika gak pernah lewat gang ini"
"iya kenapa atuh jang?"
"gpp bang"
"biasanya Minggu dia baru keluar beli sayuran"
"besok berarti bang?"
__ADS_1
"iyah, kenapa sih?"
"biasa bang urusan hati ini"
"kamu suka ke sih ika itu jang"
"iya bang"
"ya udah kejar "
"ini masih mau deketin dia"
"iya"
Esok harinya benar kata temennya ajang ika baru keluar komplek utuk pergi beli sayur di kawasan kampung di daerah situ.
"bukanya itu yang kau nanti dari kemarin jang " ucap temannya
"hah apa bang?"
"jangan sok gak tau kmu"
masih bingung apa yang di ucapkan temannya tiba tiba
"permisi " suara ika
sontak ajang kaget kayak tau suara ini dan langsung menoleh ke sumber suara tersebut
langsung lewat tampa menghiraukan guyonan temennya ajang di situ
"pinten lombok niki bu?"
"mundak kabeh mbk sayuran"
ika masih sibuk memilih sayuran dan tampa sepengetahuan ika ,ajang juga ikut ke bedak itu untuk membeli rokok
"bu, beli rokok ××××××"
"berapa mas?"
"satu aja"
tiba tiba terdengar suara orang batuk
"ehem"
ika menoleh tapi ia hiraukan tampa pedulikan ajang
"emmm mbk boleh kenalan?"
"hah?"
"boleh mbk?"
__ADS_1
"iya"
"namanya siapa mbk?"
"ika"
"asli mana mbk?"
"jawa, udah ya mas saya buru buru"
langsung pergi ke kasir untuk membayar sayur dan langsung pulang.
Setibanya di rumah hana teman satu kerja dengan dia tanya
"kok dungaren men mbk suwe blonjone?"
"mosok se?"
"iyo mbk"
"kowe ngerti gak cah lanang seng pean pernah cerito iko"
hana masih mikir dan dia akhirnya ingat
"ohhh iyo aku eroh opo o mbk?"
"jan megelno loh"
"ojok ngomong ngunu mbak engkok jatuh cinta hahahah"
"ora kiro"
sedangkan ajang menyesal kenapa dia tadi tidak minta no hpnya.
"gimana udah kenalan belum?" tanya temannya
"udah bang"
"berhasil gak"
"proses bang"
"semoga berhasil "sambil nepuk pundak ajang
hari sudah menunjukkan pukul 17.45 sudah waktunya ika menyiapkan makanan anak anak
"masak opo yo mbak?"
"masak udang ae karo sayur bening"
"iyo mbk"
ika dan hana pun masak buat anak anak..
__ADS_1