
Karena terus di desak oleh Bimo,Teguh akhir nya memutuskan untuk menghubungi Mpok Nur untuk meminta bala bantuan nya.
" Selamat pagi Tuan muda." sapa Mpok Nur ketika sambungan telepon mereka tersambung.
" Pagi Juga,di mana istri ku Mpok?" tanya Teguh dengan rasa gelisah nya yang masih menghantui.
" Nona Kiki sedang pergi keluar Tuan muda." jawab Mpok Nur menjelaskan.
" Kemana? Sama siapa dia pergi nya?" tanya Teguh lagi.
" Saya kurang tau juga Tuan muda,tadi Nona muda pergi dengan di antar oleh Rena. sejak tadi pagi..." belum siap Mpok Nur menyelesaikan apa yang ingin dia ucapkan,suara Bimo sudah terlebih dahulu memotong pembicaraan nya.
" Mpok Nur tolong masuk ke ruang kerja Tuan muda sekarang juga,dan cari map besar yang berwarna kuning yang terletak di atas meja kerja nya.sekarang Mpok Nur!" titah Bimo begitu tegas nya.kali ini Bimo tidak berhenti bergerak gelisah karena sudah di kejar oleh waktu yang tinggal sedikit kali, beberapa client mereka sudah masuk menunggu kedatangan mereka berdua di dalam sana.
" Siap Asisten Bimo." Mpok Nur langsung berlari menuju lift yang akan membawanya menuju lantai 3.
Dengan gerakan cepat Mpok Nur berhasil menemukan map yang di minta oleh Bimo,dan tidak lupa langsung mengirim kan nya kepada Bimo melalui jepretan kamera ponsel nya.
tanpa mengucap kan kata terimakasih sambungan telepon itu langsung di putuskan oleh Bimo setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Mpok Nur yang sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini hanya bisa menghela nafas gusar nya.
Di dalam rumah sakit yang memiliki fasilitas yang lengkap ini,Kiki sedang menunggu resep obat yang di berikan oleh dokter kandungan nya setelah selesai mengecek semua kondisi kesehatan dia dan juga janin nya.
" Ini vitamin dan obat - obat anda Nona muda." ujar Rena yang sudah kembali dengan membawa satu kantong plastik yang berisi obat di dalam nya.
" Alhamdulillah ya Allah, ternyata bahagia nya itu sungguh luar biasa ketika Aku mengetahui ada janin kecil yang sedang tumbuh di dalam rahim ku ini,semoga saja Kamu selalu sehat dan tumbuh dengan baik ya Nak." gumam Kiki dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
di dalam ruangan pemeriksaan tadi,Kiki tidak henti-henti nya mengeluarkan air mata nya,karena terharu mendengar detak jantung janin nya untuk pertama kali nya.
" Terimakasih Rena." jawab Kiki dengan suara parau nya.
" Sama-sama Nona muda! Mari kita pulang Nona muda,anda harus banyak beristirahat supaya kondisi tubuh anda segera membaik." ucap Rena menyadarkan Kiki yang masih terlihat betah duduk di kursinya.
" Iya Ren." jawab Kiki langsung menerima uluran tangan Rena yang akan menjadi tongkat bantunya.
__ADS_1
" Semoga saja hasil print USG ini bisa membuat Papa kamu bahagia Nak." gumam Kiki yang tidak berhenti menatap gambar hitam putih yang ada di tangan nya.
" Ren! Nanti kita mampir dulu di supermarket tempat biasa ya." pinta Kiki.
"Baik Nona muda." jawab Rena yang sudah hapal di mana letak supermarket yang menjadi langganan Nona muda nya.
Ketika mobil yang di kendarai oleh Rena melewati gerobak penjual soto ayam.Kiki langsung menelan ludah nya karena tergiur melihat orang yang sedang memakan lahap soto ayam yang ada di dalam mangkok.
" Apa Nona muda mau singgah di sini dulu?" tanya Rena ketika melihat gelagat aneh dari Kiki.
" Iya Ren, seperti nya soto ayam itu sangat enak sekali.Aku jadi ingin mencoba nya." jawab Kiki menatap penuh damba pada gerobak yang bertuliskan Soto ayam Pak kumis.
Rena mengangguk kan kepala nya dan perlahan melambat kan laju mobil nya,ketika menemukan tempat parkir yang kosong,Rena lalu mematikan mesin mobil nya dan bergegas menghampiri Kiki yang berada di kursi belakang.
" Sebaiknya Nona muda tunggu di dalam mobil saja,biar Saya yang memesan nya ke sana." ujar Rena sedikit membungkuk kan badan nya agar bisa melihat ke dalam mobil.
" Aku ikut saja Ren, Aku mau meracik nya sendiri." kekeuh Kiki yang masih ingin turun dari mobil nya.
"Jangan Nona muda! Bagaimana jika anda mencium bau yang tidak sedap lagi,rasa mual anda bisa datang lagi,dan itu tidak baik untuk perut Nona muda." balas Rena kembali menjelaskan tentang kekhawatiran nya.
Kiki berjalan terlebih dahulu, sedang kan Rena mengikuti dari belakang kemana pun langkah kaki Nona muda nya pergi.seperti biasa kehadiran Kiki dan juga Rena selalu berhasil mengalihkan atensi semua orang yang sedang duduk di sana.
" Bukan kah itu istri nya Tuan Teguh Rizaldi?" bisik salah satu pembeli soto ayam itu kepada teman nya yang lain.
" Iya benar,wajah Nona itu sering muncul di layar televisi bersama dengan suami nya.mau apa seorang Tuan putri datang ke pinggir jalan seperti ini?" sambung wanita yang masih memakai seragam kantor nya.
" Cantik banget sih istri nya Tuan Teguh Rizaldi, meskipun dari keluarga sederhana, tetapi kecantikan yang dia miliki sungguh sangat luar biasa." ujar wanita lain nya.
"Kalian yang terlahir sebagai wanita saja sangat memuja kecantikan Nona muda itu,lalu bagaimana dengan Aku yang seorang pria ini, ingin sekali rasa nya Aku memeluk istri Tuan Teguh Rezaldi, tetapi bodyguard perempuan yang berjaga di belakang nya membuat bulu kuduk ku merinding hebat."jawab seorang pria yang duduk di tengah-tengah kumpulan para penikmat soto ayam tersebut.
Kiki terlihat sedang berdiri di tengah antrian para pembeli soto ayam itu, sekeras apapun Rena melarang nya,Kiki tetap bersikukuh ingin mengantri sendiri makanan yang dia inginkan.
Dengan terpaksa Rena ikut berdiri di belakang Kiki,agar bisa mengawasi sang Nona muda dari belakang.
" Pak Saya mau soto ayam nya dua mangkok ya.satu mangkok nya tidak perlu pakai mie.cukup kasih potongan ayam, sayur-sayuran nya beserta bumbu nya yang lain, asalkan jangan masukkan mie ke dalam nya."ujar Kiki begitu panjang lebar nya menjelaskan keinginan nya, Bapak tukang penjual soto ayam ini langsung mengernyit kan dahi nya ketika mendengar permintaan nyeleneh dari Kiki.selanjut nya dia kembali di buat tercengang ketika Kiki mengatakan sesuatu yang menggelitik isi perut nya.
__ADS_1
" Pak ! Boleh tidak Saya minta izin untuk memegang kumis Bapak." ucap Kiki dengan tatapan mata memohon.di belakang dia ada Rena yang sedang memegang dua mangkok soto pesanan mereka berdua.
" Hanya sebentar saja Pak,ini permintaan janin yang ada di kandungan Saya Pak." imbuh Kiki menjelaskan tentang permintaan ambigu nya.
" Ngga apa-apa toh Pak, Nona ini sedang mengidam, kasihan kalau sampai tidak kesampaian." sahut Istri sang penjual soto ayam tersebut.
" Baiklah." jawab Pak kumis.selaku orang yang akan menjadi korban mengidam nya Kiki,sambil tertawa dan mengelus perut nya,Kiki langsung mengusap pelan kumis yang sangat lebat sekali,tanpa merasa geli atau pun jijik Kiki terus mengelus kumis tebal itu,hingga membuat antrian panjang yang tidak teratasi lagi.tidak lupa dia juga meminta Rena untuk mengabadikan momen lucu ini di kamera ponsel milik nya
" Maaf ya Pak, gara-gara Saya.. Antrian nya makin tambah banyak." ujar Kiki merasa bersalah setelah melihat ke arah belakang sana , antrian ini sudah sampai ke badan jalan raya.suara klakson dari mobil yang sedang melintas saling bertalu-talu meminta akses jalan di buka.
" Tidak apa-apa Neng,nama nya juga lagi ngidam,kita ngga bisa menolak nya,dulu istri Saya juga pernah mengalami hal ini.Saya memaklumi nya ." jawab Pak kumis itu begitu pengertian.
Kiki dan Rena akhirnya kembali ke meja yang sudah di siapkan untuk mereka.dengan sangat lahap nya Kiki memakan soto yang begitu menggiurkan bagi nya.
" Nona Kiki,boleh Saya meminta foto bersama, Saya ngefans sekali dengan anda." ujar sang wanita yang berbisik tadi.
Rena langsung berdiri untuk memberikan jarak aman di antara mereka.
" Maaf Mbak,Nona muda Saya sedang makan.tolong jangan di ganggu dulu." ujar Rena lembut namun penuh ketegasan.
" Saya bukan artis loh Mbak,hanya manusia biasa sama seperti Mbak." jawab Kiki di iringi dengan tawa kecil yang keluar dari mulut nya.
" Saya sering loh lihat wajah Nona Kiki keluar di televisi bersama Tuan muda Teguh.anda sangat cantik sekali Nona dan juga rendah hati."ujar teman nya yang lain.
" Masa sih! Aku ngga pernah tau loh tentang hal itu,kalian sudah makan soto nya belum? Ini sangat enak sekali,ayo silahkan di coba." balas Kiki sambil mempromosikan dagangan milik Pak kumis.
" Kami sudah selesai Nona Kiki,mau balik ke kantor lagi,boleh ya kami minta foto nya." mohon wanita ini sambil membungkuk kan badan nya.
Karena tidak ingin menjadi pusat perhatian lagi,Kiki akhirnya mau menerima ajakan berfoto dari fans dadakan nya.setelah rombongan itu pergi ,Kiki juga ikut beranjak menuju mobil nya dan tidak lupa membayar soto yang sudah dia makan.
" Ini kebanyakan Nona." ujar Pak kumis sangat kaget melihat 5 lembar uang merah di berikan oleh Kiki kepada beliau, padahal harga satu mangkok soto ini cukup 15 ribu saja.
" Tidak apa-apa Pak, sebagai ganti atas antrian yang panjang tadi." jawab Kiki sopan lalu pergi meninggalkan Pak kumis yang masih gemetaran mendapat kan uang sebanyak ini dalam sekejap mata.
" Terimakasih Nona." ucap Pak kumis dan tidak lupa bersujud syukur atas apa yang beliau dapatkan pagi ini.
__ADS_1
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.😍🥰😍😍