Terhalang Restu Orang Tua

Terhalang Restu Orang Tua
Bab 48


__ADS_3

Setelah mencuci muka dan seluruh anggota tubuh lain nya,Kiki bergegas mengganti pakaian nya menggunakan baju tidur longgar yang cukup nyaman untuk di pakai tidur.


" Yang sehat ya Nak." gumam Kiki dan langsung meneguk habis isi gelas yang ada di atas nakas.


Kiki langsung tertidur pulas di atas ranjang padahal niat nya tadi hanya ingin berbaring sambil menunggu suami nya pulang,entah karena faktor kehamilan nya atau memang karena dia sudah sangat lelah setelah seharian beraktivitas di luar rumah.


" Mbak Rena! Apa Nona muda sudah makan malam?" tanya Mpok Nur yang melihat hidangan di atas meja makan tidak tersentuh sama sekali dan masih dalam keadaan utuh.


" Sudah Mpok Nur, tetapi Saya ngga tau juga, mungkin nanti Nona muda akan terasa lapar di tengah malam, sebaiknya di simpan di lemari saja,nanti kalau Nona muda mau makan cukup tinggal di panaskan saja." jawab Rena menjelaskan panjang lebar.setahu dia kebiasaan ibu hamil suka lapar tengah malam, untuk itu dia meminta Mpok Nur untuk menyimpan semua makanan ini supaya nanti masih bisa di makan lagi.dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kepada Mpok Nur,bisa heboh dunia persilatan jika ini sampai bocor ke telinga Mpok Nur.


" Baiklah..Akan Saya simpan saja." Mpok Nur di bantu asisten lain nya langsung mengangkat ke belakang semua makanan yang ada di atas meja.


Sedangkan di dalam hotel sana,Bunda Yeni dan Cindy tidak berhenti tersenyum setelah mendapatkan sebuah gambar untuk bisa dijadikan teror kepada seseorang.


Seperti biasanya setelah mengunjungi Bunda Yeni,dan menemani beliau makan dan meminum obat.Teguh langsung kembali ke ibu kota tanpa mau ikut bergabung lagi dengan kedua wanita itu, apalagi kehadiran Cindy membuat dia sangat muak sekali,wanita ini tidak pernah kapok untuk ikut campur urusan keluarga mereka, padahal Teguh sudah sering kali memperingati dia untuk tidak lagi dekat - dekat dengan keluarga nya.


Semua biaya yang di claim oleh Cindy sudah di transfer tunai oleh Teguh hari itu juga.500 juta bukan lah biaya yang besar bagi Teguh jika menyangkut orang tua nya.


Mata Bunda Yeni membulat sempurna melihat uang sebanyak itu telah masuk ke dalam rekening pribadi nya.pipi yang sudah menggembung bertambah menggembung lagi ketika raga nya melayang membayangkan kekayaan yang sudah di depan mata.


" Bodoh sekali putra ku itu,mau saja kita tipu menggunakan Vitamin penambah nafsu makan ini!" ujar Bunda Yeni memperlihat beberapa kantong plastik yang isi nya vitamin semua.


Cindy tersenyum simpul mendengar Bunda Yeni mengumpat putra kandung nya sendiri,demi mendapatkan segala keinginan nya Bunda Yeni bahkan rela bermain licik walaupun itu anggota keluarga nya sendiri.


" Benar-benar wanita gila,Aku harus bermain rapi saat bersama dia,salah sedikit saja! Nyawa Aku taruhan nya." batin Cindy yang terus mengulas senyum paksa.

__ADS_1


"Besok pagi, Wanita miskin itu akan pingsan melihat kiriman yang begitu indah ini." ucap Bunda Yeni yang terus menatap sebuah gambar bagus di layar ponsel nya,yang dia curi di saat Teguh dan Cindy sedang duduk makan bersama.


" Bukan pingsan lagi Bun,Aku yakin dia langsung koma ketika mengetahui fakta perselingkuhan suaminya dengan wanita lain." jawab Cindy begitu percaya diri nya.wanita ini menyeringai nakal sambil membayangkan Teguh kembali masuk ke dalam genggaman tangan nya.


" Orang miskin seperti dia! Tidak akan pernah bisa hidup berlama-lama dengan putra ku dan juga uang nya.sebentar lagi Aku akan mengambil paksa semua yang sudah dia rebut." sahut Bunda Yeni tidak kalah mengerikan nya.


Kedua wanita ini bersulang minuman demi merayakan kemenangan mereka untuk hari ini.


Sudah 1 minggu lebih Bunda Yeni menginap di hotel ini tanpa sepengetahuan sang suami, Pak Heru hanya tau, kepergian istri untuk pulang kampung karena ingin merawat ibu nya yang sedang sakit, seluruh anggota keluarga Bunda Yeni sudah bekerja sama demi mendukung kesuksesan rencana licik ini.


Sesampai nya di ibukota,Teguh tidak langsung pulang kerumahnya, melainkan dia meminta Pak Amin untuk mampir sebentar ke kantor,karena masih ada pekerjaan yang harus dia selesaikan hari ini juga, mengingat sudah banyak sekali berkas-berkas yang menumpuk di atas meja kerja nya.


Huft...


Teguh membanting kasar bokong nya di atas kursi kebesaran.bukan hanya tubuh nya saja yang lelah tetapi hati nya juga ikut lelah tidak bisa menikmati waktu luang bersama sang istri.


Setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan nya,Teguh memutuskan untuk segera pulang kerumah, mengingat pagi besok dia harus kembali berjuang melawan jarak jauh yang sangat menguras energi nya.


" Jalan Pak." ucap Teguh setelah masuk ke dalam mobil.


Pak Amin langsung terbangun dari tidur pulas nya ketika mendengar suara Teguh yang sudah duduk di kursi penumpang.bukan hanya Teguh yang di buat capek oleh sandiwara palsu kedua wanita licik itu.Pak Amin juga ikut menjadi korban nya.sehari-hari Pak Amin lah yang bertugas mengantarkan kemana pun Teguh pergi.biasa nya jam 00.13 begini Pak Amin sudah tidur nyenyak bersama pegawai Teguh lain nya.tetapi beberapa hari terakhir ini Pak Amin harus ikut lembur dan bergadang sampai waktu yang tidak di tentukan.


" Tolong jangan katakan apapun kepada orang rumah ya Pak." pinta Teguh yang semakin takut rahasia ini terbongkar.


" Siap Tuan muda." jawab Pak Amin patuh,lagian kepada siapa lagi Pak Amin akan bercerita sedangkan dia saja tidak pernah bertemu dengan rekan kerja lain nya.

__ADS_1


Pukul setengah 1 dini hari mobil mewah ini mulai memasuki pekarangan rumah.Mpok Nur dan Rena masih terjaga demi bisa bertemu dengan Tuan muda nya .


" Selamat malam Tuan muda." sapa mereka berdua sambil membungkuk kan badan.


" Kenapa kalian berdua masih terjaga,ini sudah malam,sama tidur saja,Aku juga mau langsung masuk ke kamar." ucap Teguh berlalu meninggalkan kedua orang kepercayaan nya yang masih mematung di dekat pintu.bukan nya menjawab sapaan salam dari mereka berdua, yang ada Teguh malah memberi mereka pertanyaan.


Mpok Nur dan Rena yang ingin menyampaikan sesuatu tentang Nona muda nya pun mengurungkan niat nya ketika melihat Teguh sudah masuk ke dalam lift tanpa menoleh ke belakang lagi.


"Sebenar nya Tuan muda Kenapa sih?" ujar Rena tidak habis pikir.


" Mungkin saja Tuan muda sudah lelah setelah seharian bekerja.sebaiknya kita langsung tidur saja,ini sudah mau pagi ." ajak Mpok Nur kepada Rena.namun di saat kedua wanita tangguh ini mau melangkah masuk ke bagian kamar yang berada di bagian belakang,mereka tidak sengaja berpapasan dengan Pak Amin yang juga ingin masuk ke dalam kamar nya.


" Pak Amin!" panggil Mpok Nur yang sukses membuat Pak Amin menghentikan langkah kaki nya.


" Ada apa Mpok Nur? Ke-napa kalian berdua belum tidur?" tanya Pak Amin penuh selidik.


" Kita baru saja mau tidur,Pak Amin sama Tuan muda baru pulang dari kantor?" tanya Mpok Nur membuka pembicaraan.


" Iya Mpok,Tuan muda lagi sibuk banget di kantor nya." jawab Pak Amin berbohong.beliau bahkan menjawab begitu lancar nya tanpa ada sedikit pun tanda-tanda kebohongan.


" Oh.." sahut Rena dengan hanya ber oh ria saja.sedangkan Mpok Nur hanya mengangguk kan kepalanya.


" Sebaiknya kita segera tidur, karena besok pagi harus kembali bekerja." ajak Pak Amin yang langsung di setujui oleh Kedua wanita ini.


Setelah mendengar penuturan Pak Amin ,Rena yang berniat menyelidiki tentang Tuan muda nya bisa bernafas lega setelah mengetahui alasan di balik kesibukan Tuan muda nya.

__ADS_1


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys 🥰😍🥰🥰


__ADS_2