Terhalang Restu Orang Tua

Terhalang Restu Orang Tua
Bab 92


__ADS_3

Kiki menjalani hari-hari nya seperti biasa tanpa merasa menyesal atau pun minder dengan keadaan hidup nya.


" Apa kabar Nak?" tanya Dewa kepada Kiki.


Kiki yang mendengar panggilan manis yang keluar dari mulut Dewa kembali tersenyum bahagia.Om Dewa selalu menyambut dia dengan tangan terbuka dan begitu sangat menyayangi nya.setiap hari ada saja kiriman makanan yang di dapat kan oleh Kiki dari Om Dewa.


Terkadang Kiki merasa malu kepada Rangga dan Om Dewa,mereka begitu terbuka dan menerima dia dengan sikap penuh kasih sayang padahal kisah hidup nya sangat lah dramatis.


Mereka juga selalu memberikan perhatian lebih kepada anak yang masih berada di dalam kandungan Kiki meskipun mereka bukanlah keluarga kandung dari janin yang tidak berdosa itu.


" Alhamdulillah sehat Om." jawab Kiki tersenyum manis.


" Syukur lah,cucu Opa bagaimana kabar nya?" tanya Om Dewa sambil menirukan suara anak kecil lalu menatap lurus ke arah perut Kiki yang sudah sangat besar.


" Baik juga Opa." jawab Kiki di iringi suara tawa renyah nya.


Hahahaha....


" Apa Om sudah makan?" tanya Kiki .


" Sudah, tapi kalau di kasih nyicip roti enak buatan tangan Kamu Om tidak akan pernah menolak nya." seloroh Om Dewa yang hampir setiap hari selalu membeli roti dari toko Kiki tanpa sepengetahuan pemilik nya.Dewa sengaja mengirim kan anak buah nya agar tidak melulu diberi gratisan oleh keponakannya ini.meskipun baru pertama kali bertemu dengan Kiki,Om Dewa sudah begitu sangat menyayangi Kiki seperti anak kandung nya sendiri.


" Khusus untuk Opa,akan dedek bayi kasih yang paling enak dan paling laris dari toko ini." jawab Kiki masih menggunakan suara kecil nya.


Om Dewa mengangguk sambil tersenyum .


" Sebentar ya Om,Kiki ambilkan dulu."


" Ya Nak, hati-hati jalan nya." jawab Om Dewa begitu sangat perhatian.


Dari arah belakang Bi Mus datang dengan membawakan kan segelas teh hangat untuk tamu mereka.


" Silahkan Tuan." ucap Bi Mus sambil meletakkan segelas teh ke hadapan Om Dewa.


" Terimakasih Bi." jawab Dewa .


Kiki yang sudah kembali dari arah depan juga


menyuguhkan Om Dewa dengan berbagai macam jenis roti yang menjadi andalan nya.

__ADS_1


" Ayo Om silahkan di coba." ujar Kiki kembali duduk di tempat duduk nya.


" Terimakasih, padahal Om tadi hanya bercanda saja loh." celetuk Dewa tetapi tetap memakan roti itu dengan begitu lahap nya.


" Enak." ujar nya sambil mengacungkan dua jempol nya untuk Kiki.


" Makasih Om." jawab Kiki atas pujian yang diberikan oleh Om Dewa.


Semua Roti yang di siap kan oleh Kiki sudah habis di makan oleh Om Dewa, sebelum dia pergi meninggalkan toko kue milik keponakan nya,Om Dewa meninggal kan beberapa lembar uang merah untuk membayar semua roti yang sudah dia makan.


" Om!Nggak usah." tolak Kiki yang melihat nya dari jauh.


" Tidak baik menolak rezeki." jawab Om Dewa sambil nyengir lalu berjalan cepat meninggalkan Kiki yang hendak mengejar dia.


" Ya ampun Om!" seru Kiki ketika melihat jumlah lembar uang yang di tinggalkan oleh Om Dewa.


" Untuk dedek bayi." sahut Om Dewa tersenyum tipis lalu menutup kaca mobil nya dan melajukan mobil nya meninggalkan parkiran toko roti milik Kiki.


Teguh yang tidak ingin sang Nenek kecewa dengan apa yang dia lakukan didalam video itu memutuskan untuk menerima pernikahan yang di tawarkan oleh Joko.namun dia masih bersikeras tidak ingin memulihkan keadaan perusahaan milik pria paruh baya itu.


" Aku akan menikahi putri mu itu,tapi dengan syarat setelah menikah dia akan ikut dengan ku dan kalian tidak boleh lagi ikut campur tangan dalam rumah tangga kami,dan Aku juga tidak akan pernah mau membantu perekonomian keluarga kalian,karena Aku bukan tulang punggung keluarga kalian." jawab nya dengan tegas.sorot mata nya memancarkan sebuah kebencian yang mendalam kepada sosok wanita yang berada di depan nya.


" Terserah kalian,kalau Kamu ingin putri mu ikut menderita bersama kalian ya ... Terserah kalian saja, silahkan saja kalian persulit semua ini." ucap nya dengan melipat kedua tangan nya di depan dada.di dalam benak pria ini sudah tersusun berbagai rencana licik untuk membalas rasa sakit hati nya.


" Akan Aku pasti kan,putri mu akan menderita untuk selamanya." gumam Teguh dengan ekor mata sinis nya melirik ke arah Tania.


" Baiklah,kami tidak masalah." sahut Ibu Dona yang merupakan istri dari Joko sekaligus Mama kandung dari Tania.


" Mama apa-apaan sih Ma?" bisik Pak Joko begitu marah nya.


" Papa jangan mempersulit keadaan lagi Pa,kita bisa pulang ke rumah orang tua ku,sedangkan Tania ...Dia harus mendapat kan keadilan untuk masa depan nya." balas Ibu Dona tanpa dia ketahui bahwa putri nya sudah mendapatkan dua kali tamparan keras dari suami nya karena sudah ketahuan tidak virgin lagi.sebelum keluarga Joko memutuskan untuk menemui Teguh,Tania sudah terlebih dahulu di sidang kan oleh Papa nya.pengakuan jujur dari mulut Tania membuat pria itu merasa sangat malu dan bahkan sangat hancur.harga diri nya terasa di injak-injak oleh putri nya sendiri, padahal dia begitu bangga nya memamerkan tubuh putri nya yang begitu seksi dan sangat menggoda sekali.


" Terserah Mama saja lah,kalian berdua sama saja." gerutu Pak Joko memilih diam dan membiarkan istri nya menyelesaikan semua nya.


" Kapan Nak Teguh mau menikahi anak Saya?" tanya Ibu Dona begitu lancang nya.


" Detik ini juga Saya akan menikahi putri anda, pernikahan ini akan di laksanakan secara tertutup dan tidak boleh di ketahui oleh siapapun selain anggota keluarga,jika ada yang sampai berani membocorkan dokumentasi rahasia ini kepada publik,kalian pertanggung jawabkan sendiri akibat nya,Aku tidak pernah main-main." ucap Teguh dengan penuh nada ancaman.


" Hari ini? Di rahasiakan?" Tania menggeleng-gelengkan kepala nya.padahal sudah sejak jauh hari dia menginginkan pernikahan dengan tema outdoor mengundang semua teman sekolah dan juga teman nongkrong nya.baju dan pesta pernikahan yang sangat wahhh.

__ADS_1


" Kenapa harus hari ini? Bukan kah semua persiapan pernikahan itu membutuhkan waktu yang cukup banyak?" tanya Tania memastikan.


" Kita akan menikah secara siri,dan setelah ini Kamu harus ikut tinggal bersama ku.pernikahan ini akan di resmikan nanti setelah semua pekerjaan ku beres." jawab Teguh datar.dia sama sekali tidak tertarik untuk melihat wajah wanita yang sempat menemani dia menghabiskan malam panjang yang begitu sial itu.


" Ba- baik lah." jawab Tania pasrah setelah mendapatkan tatapan mata tajam dari kedua orang tua nya.


Bimo yang sempat merasa was-was mendengar Teguh yang bersedia menikahi putri Joko untuk mempertanggung jawabkan kesalahan nya, langsung bernafas lega setelah mendengar penjelasan dari Teguh.Bimo dan Ken akhirnya langsung bergerak cepat menyiapkan semua keperluan pernikahan dadakan ini.


" Bimo! Dimana Pak Ustadz nya?" tanya Teguh.


" Sebentar Saya panggil kan dulu Bos." jawab Bimo lalu bergegas menuju arah dapur.Pak Ustadz yang kebetulan sudah menyelesaikan acara makan nya bergegas mencuci tangan dan mengikuti langkah kaki Bimo.


" Semua nya sudah siap Bos." ucap Bimo mengalihkan atensi Teguh yang sedang fokus dengan ponsel nya.


" Baiklah." Teguh menyimpan ponsel nya lalu duduk di depan Pak ustadz yang akan menikahkan mereka berdua.


Tania yang juga sudah berganti pakaian muslimah pun ikut duduk di samping Teguh dengan jarak yang cukup banyak.


Malam ini Teguh mengucapkan ijab kabul dengan begitu lancar tanpa ada rintangan apapun.semua anggota keluarga Teguh tidak ada yang hadir dan ikut menyaksikan pernikahan siri ini.semua nya di serahkan kepada Pak ustadz yang bertindak sebagai orang yang akan menikah kan mereka berdua.


Semua saksi berkata sah setelah Tania sudah resmi menjadi istri Teguh.


" Maafkan Aku yang sudah mengkhianati perasaan ku ini kepada Kamu sayang,ini tidak akan bertahan lama, setelah ini Aku akan kembali memperjuangkan cinta kita." gumam Teguh mengabaikan saja tangan Tania yang hendak mencium punggung tangan nya lalu pergi masuk ke dalam kamar nya.


Bimo dan Ken yang sudah tahu apa yang harus mereka lakukan langsung mengusir semua tamu Teguh untuk keluar dari ruangan ini.sedangkan Pak ustadz tadi sudah di antar terlebih dahulu oleh anak buah Teguh.


" Kenapa kalian mengusir Kami dari rumah menantu kami.tolong sampai kan kepada Bos kalian kalau kami ingin meminta izin untuk menginap di sini semalam saja,besok pagi kami janji akan keluar dari rumah ini." pinta Pak Joko sambil mengatupkan kedua tangan nya di dada.di kota ini mereka sudah tidak memiliki rumah lagi yang bisa mereka tempati,bahkan sepeserpun uang sudah tidak mau lagi menghuni dompet dan saku celana kedua pasangan paruh baya ini.hanya Teguh lah yang menjadi harapan mereka satu-satunya.


" Maaf Tuan Joko yang terhormat, seperti yang sudah anda dengar tadi,Bos kami sudah meminta anda untuk segera keluar dari rumah ini." jawab Bimo sambil menunjuk ke arah pintu keluar.


" Malam ini saja,Saya mohon! Kami tidak mungkin mencari kereta api di tengah malam seperti ini." ujar Pak Joko lagi.


" Saya tidak berani melawan perintah Bos Teguh! Jika kalian ingin selamat,lebih baik segera angkat kaki kalian dari rumah ini." Bimo berbicara begitu tegas sekali, wajah sangar nya sama persis seperti wajah Teguh.


" Kalian mau pergi dengan kaki kalian sendiri atau harus pakai cara kekerasan." kali ini Ken yang angkat bicara.sejujurnya sejak tadi Ken sudah muak melihat tingkah mereka satu keluarga yang sangat tidak tahu diri, sudah bersyukur Teguh mau menikahi putri nya yang sangat tidak berharga ini.tetapi kedua orang tua nya malah ngelunjak minta di berikan tumpangan tempat tidur.


Tania yang melihat kedua orang tua nya di bentak dan di perlakukan secara kasar sama sekali tidak tertarik untuk menolong atau pun membela mereka berdua,yang terpenting hidup nya saat ini sudah terjamin aman dan mewah.


Tanpa berkata-kata apa-apa lagi ,Joko beserta istri nya langsung berjalan menuju pintu keluar dengan membawakan koper besar yang berisi baju milik mereka berdua, sedang kan koper milik Tania mereka tinggalkan begitu saja.semua harta benda milik Joko Mulyono sudah habis di sita oleh pihak bank dan rekan bisnis nya yang lain untuk membayar ganti rugi yang sangat fantastis itu.bahkan semua harta yang mereka miliki saja tidak mampu untuk menutupi seluruh utang piutang yang mereka miliki.Joko meminta tenggang waktu untuk melunasi semua nya karena dia sangat yakin kalau putri nya akan mampu mengatasi masalah ini dari uang milik Teguh.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍


__ADS_2