
Cukup lama Kiki menyakinkan hati nya untuk berani melangkah lebih maju lagi sebelum Teguh berhasil menemukan keberadaan nya.dia tidak pernah lagi berharap untuk kembali dan memperbaiki hubungan mereka yang sudah rusak ini.saat ini tujuan utama nya adalah berpisah dan mengurus semua urusan hidup dan janin yang ada di kandungan secara mandiri tanpa ada campur tangan dari Teguh.
" Halo! Siapa ini?"tanya Ibu Ratna dari sebrang sana.
Mendengar suara wanita yang sudah lama dia rindukan membuat Kiki terdiam menahan tangis yang akan pecah.
" Maafkan Kiki Bu!" gumam nya sambil memegang dada nya yang terasa nyeri.
" Halo! Siapa?" tanya Ibu Ratna lagi meskipun tidak ada komentar dari sebrang sana.
" I-Iya Bu! Ini Kiki." ucap Kiki dengan suara bergetar, perasaan nya saat ini sangat gugup sekali.
" Kiki! Ada apa Nak? Kenapa suara Kamu berbeda? Kemarin Rena datang kesini sendirian untuk mencari Kamu?" tutur Ibu Ratna mengungkap kan.
Hiks...Hiks..Hiks...
" Maaf kan Kiki yang pergi tanpa berpamitan kepada Ibu dan juga Ayah,Kiki harus pergi saat itu juga Bu." jawab Kiki perlahan mulai membuka cerita, terlalu lama menyimpan rahasia besar ini dari kedua orang tua nya membuat Kiki merasa tidak nyaman dalam menjalani hari-hari nya.
" Rumah tangga Kiki sudah hancur dan tidak bisa di selamatkan lagi Bu." sambung nya menjelaskan.
" Ya Gusti! Ini teh benaran Nak? Apa yang sudah terjadi?" tanya Ibu Ratna berurai air mata.Riko yang baru saja datang dari luar bergegas menghampiri Ibu nya saat mendengar isakan tangis milik Ibu dan menenangkan dengan mengusap punggung nya.
" Kenapa kalian bisa berpisah? Kalau ada masalah sebaik nya di selesaikan secara baik-baik dan dengan hati yang dingin dan juga tenang,jangan pergi dari rumah." imbuh beliau menasehati putri nya.
" Kiki sudah mencoba untuk bertahan Bu, tetapi Kiki sudah tidak sanggup lagi,Kiki hanya ingin hidup tenang dan damai bersama calon anak Kiki."jawab Kiki bersusah payah menyelesaikan kata demi kata.
" Maafkan Kiki yang sudah berbohong kepada Ibu tentang kedua orang tua Mas Teguh,sebenar nya pernikahan kami ini...." akhir nya Kiki membuka semua tabir kepalsuan yang telah mereka simpan rapat,Kiki juga tidak lupa menjelaskan penyebab retaknya hubungan mereka.
" Ya Allah Nak,kenapa Kamu menyimpan semua nya sendiri? Kenapa Kamu nggak cerita sama Ibu?" tanya Ibu Ratna dengan nada suara pilu nya.
__ADS_1
"Kiki pikir semua nya akan baik-baik saja Bu! Ternyata malah lebih parah dan lebih hancur lagi.Kiki nggak mau menyia-nyiakan hidup Kiki dengan bertahan dalam kehidupan yang menyakitkan itu Bu!"
Bu Ratna terdiam menyimak semua keluh kesah dari putri nya,air mata ibu Ratna mengalir deras bahkan sampai jatuh ke baju nya.tidak banyak yang bisa di lakukan oleh wanita paruh baya ini selain berdoa dan meminta perlindungan untuk putri semata wayangnya.dia tidak ingin memaksa Kiki bertahan jika itu hanya bisa menambah luka untuk hidup putri nya.Ibu Ratna tetap menasehati tetapi semua keputusan ada di tangan Kiki.
" Terus! Kamu tinggal di mana sekarang Nak? Apa kamu benaran hamil?" tanya Ibu Ratna memastikan yang sempat mendengar Rena yang keceplosan berbicara saat bersama Riko tadi pagi.
" Kiki berada di sebuah tempat yang aman Bu!Tidak perlu khawatir tentang keadaan Kiki,karena ada orang yang baik hati mau menjaga Kiki Bu!Maafkan Kiki yang belum bisa memberitahu Ibu di mana Kiki berada saat ini,Kiki hanya takut ketahuan sama Mas Teguh." ucap Kiki menenangkan Ibu nya agar tidak kepikiran tentang diri nya lagi.
" Kiki mohon Bu! Jangan pernah memasukkan masalah rumah tangga Kiki ini kedalam beban pikiran Ibu, Kiki nggak mau melihat Ibu jatuh sakit di saat keadaan Kiki sedang berada jauh dari posisi Ibu.jaga kesehatan ibu demi cucu ibu yang ada di kandungan Kiki." imbuh nya agar sang Ibu merasa senang dan bersemangat mendengar kata cucu.
" Baiklah Nak, hati-hati berada di sana,jangan lupa makan dan jaga kandungan Kamu dengan baik.doa Ibu akan selalu menyertai langkah Kamu."
" Terimakasih Bu! Kiki janji suatu hari nanti Kiki akan kembali dengan keadaan yang berbeda dan dengan kisah baru yang lebih menyenangkan.maafkan Kiki yang sudah mengecewakan Ibu sama Ayah." ucap Kiki kembali memecahkan tangis nya.
" Kamu tidak bersalah Nak,semua ini terjadi sudah atas kehendak dari yang maha kuasa,Kamu di pilih mendapatkan ujian ini,karena Kamu adalah wanita yang kuat dan wanita yang berharga.jaga diri kamu baik-baik ya." jawab Ibu Ratna menenangkan putri nya.
" Terimakasih Bu! Ibu juga jaga diri baik-baik,kalau terjadi apa-apa segera hubungi Kiki ke nomer ini ya Bu! Tapi Kiki mohon jangan beritahu siapapun tentang Kiki atau pun nomer yang Kiki pakai saat ini." pinta Kiki sebelum memutuskan sambungan telepon nya.
" Kiki tutup dulu ya Bu,Kiki mau buang air dulu." pamit nya yang sudah tidak tahan lagi menahan sesak di bagian bawah.
" Iya Nak,jangan sampai telat makan."
" Assalamualaikum Bu."
" Wa alaikum salam." jawab Ibu Ratna langsung menyandarkan tubuh lemas nya ke dada sang putra.
"Kakak kenapa Bu?" tanya Riko penasaran.
Hiks...Hiks..Hiks.
__ADS_1
" Kakak Kamu sudah pergi dari rumah suami nya,mereka sedang mengalami masalah besar.kalau nanti ada Mas mu datang kesini untuk mencari Kakak mu,bilang saja tidak tahu,dan jangan pernah bilang kalau Ibu pernah di telpon oleh kakak mu,paham." ucap Ibu Ratna mengajari putra nya agar bisa menyimpan rapat rahasia ini.
" Baik Bu." jawab Riko patuh.
lelaki remaja ini terus menemani Ibu nya sambil memberikan pijitan lembut di sekitar punggung nya.
" Pantesan saja!Mas Teguh kemarin datang sendirian ke sini,tanpa membawa Kakak." batin Riko yang sama sekali belum menceritakan kejadian ini kepada kedua orang tua.
Tap..Tap..
" Ada apa ini? Kenapa tidak ada yang menjawab salam yang Ayah ucapkan?" tanya Pak Agus yang baru pulang bekerja.
" Ayah! " panggil ibu Ratna lalu meminta sang suami agar duduk di samping nya.
" Ada apa Bu? Kenapa Ibu menangis?" tanya Pak Agus merasa penasaran.
" Kiki Yah,Kiki ......" Ibu Ratna pun kembali menceritakan apa yang sudah di katakan oleh putri nya tadi.
" Dasar bajingan! Berani sekali dia menyakiti putri ku, padahal Aku selalu berpikir bahwa dia adalah lelaki yang baik dan sangat bertanggung jawab sekali.ternyata apa yang Ayah lihat selama ini salah.pandai sekali dia memainkan drama kejahatan nya." sahut Pak Agus ikut geram mendengar pengaduan istri nya.
" Dimana anak kita sekarang Bu? Kenapa dia tidak pulang ke rumah saja?" sambung pak Agus mulai mengkhawatirkan keadaan putri nya.
" Ibu juga nggak tahu pasti di mana Kiki berada yah,yang jelas saat ini dia sudah aman dan baik-baik saja.dia belum ingin pulang karena tidak ingin bertemu dengan suami nya.dia takut keluarga suami nya akan melenyapkan janin yang ada di kandungan karena mengetahui kabar kehamilan ini."
" Sebaiknya mulai saat ini,kita harus berhati-hati lagi,jangan sampai lengah dan jangan sampai salah berucap." kata Pak Agus yang sudah mulai paham dengan keadaan.
" Iya Pak." jawab Ibu Yolan dan Riko secara kompak.
Sedangkan kan di kediaman Rangga,Kiki benar-benar merasa plong ketika sudah membagi kan kisah hidup nya kepada kedua orang tua nya.
__ADS_1
" Aku boleh gagal menjadi anak,Aku juga boleh gagal menjadi seorang istri.tetapi Aku nggak mau gagal lagi dalam urusan menjaga kandungan dan menjadi orang tua untuk anak- anak ku." gumam Kiki pelan.
Jangan lupa, Like,Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍